(2) Teguh Widodo
*corresponding author
AbstractPerilaku hidup bersih dan sehat merupakan aspek fundamental dalam kualitas kesehatan lingkungan bagi masyarakat adat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Suku Akit di Sungai Dua Desa Kelemantan, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, serta memahami konsep bersih dan sehat menurut mereka. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara mendalam dengan lima informan dari masyarakat Suku Akit yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian dianalisis menggunakan teori perilaku sosial B.F. Skinner yang berfokus pada penguatan dan pengaruh lingkungan terhadap pembentukan perilaku. Temuan menunjukkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat masih belum optimal di berbagai aspek meliputi pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, pembuangan limbah, dan kebersihan permukiman. Meskipun memahami pentingnya hidup bersih dan sehat, terdapat kesenjangan signifikan antara pengetahuan dan praktik sehari-hari karena keterbatasan ekonomi, kurangnya pengetahuan teknis, dan tidak adanya dukungan serta bimbingan pemerintah. Keywordsperilaku hidup bersih dan sehat, sanitasi lingkungan, masyarakat adat, teori perilaku sosial, Suku Akit.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i7.2025.%25p |
Article metrics10.31604/jips.v12i7.2025.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Astarika, R., Endang, P., & Sulastri, E. (2019). Membangun sumber daya manusia berkelanjutan pada komunitas adat terpencil (Studi kasus Suku Anak Dalam di Taman Nasional Bukit Duabelas Jambi). Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK), 2(1), 52-62. https://doi.org/10.51454/instek.v2i1.97
Boekosoe, S., Yusuf, S., & Katili, A. S. (2018). Perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga ditinjau dari aspek pengetahuan dan status ekonomi masyarakat pesisir. Gorontalo Journal Health and Science Community, 2(1), 44-57.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2008). Health behavior and health education: Theory, research, and practice (4th ed.). Jossey-Bass.
Kusuma, E., Nastiti, A. D., Puspitasari, R. H., & Handayani, D. (2022). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam membangun gaya hidup sehat sejak dini di wilayah pesisir Kota Pasuruan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(4), 1305-1315. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i4.10841
Martin, G., & Pear, J. (2019). Behavior modification: What it is and how to do it (11th ed.). Pearson.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Sagrim, M., Noor, N. N., Thaha, R., & Maidin, A. (2015). Kearifan lokal komunitas adat terpencil Suku Taburta dalam perilaku hidup bersih dan sehat berbasis rumah tangga. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Universitas Hasanuddin, 11(2), 78-85.
Sekarningrum, B., Nurwati, N., & Wibowo, H. (2023). Sanitasi lingkungan di wilayah pemukiman perkotaan (Kasus pada masyarakat di wilayah Kelurahan Kebon Jeruk Kota Bandung). SOSIOGLOBAL: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 8(1), 112-128.
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. Macmillan.
Skinner, B. F. (1974). About behaviorism. Knopf.
Wirawati, M. K., Prihati, D. R., & Supriyanti, E. (2021). Gambaran pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(6), 1285-1295.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download