(2) Bagus Rifaldi
(3) Bagus Rifaldi
(4) Fauzan Pahrezi Akbar
(5) Fauzan Pahrezi Akbar
(6) Mayyada Alfi Nasywa
(7) Mayyada Alfi Nasywa
(8) Pia Khoirotun Nisa
(9) Pia Khoirotun Nisa
*corresponding author
AbstractMedia sosial telah menjadi alat yang strategis dalam komunikasi politik, terutama di kalangan generasi muda. TikTok, sebagai platform berbasis video pendek, memegang peranan penting dalam pembentukan opini politik. Artikel ini menganalisis bagaimana iklan politik di TikTok memengaruhi preferensi pemilih muda di Korea Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivisme, artikel ini mengeksplorasi teknik penyampaian pesan, jenis-jenis iklan politik, dan respons generasi muda terhadap konten politik yang dikemas dalam bentuk hiburan.
KeywordsIklan politik, TikTok, preferensi politik, Korea Selatan.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3365-3370 |
Article metrics10.31604/jips.v12i8.2025.3365-3370 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Andi Amir, PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK, (Klaten: Penerbit Nasmedia, 2024), h. 3
Barun Basak, The Impact of Social Media on Voters Behavior In Recent Elections, (International Journal of Humanities Social Science and Management: Vol 4, Issue 2, 2024), h. 1263
Fatmawati, KAMPANYE POLITIK Sebuah Pendekatan Fenomenologi, (Banyumas: CV. Amerta Media, 2021), h. 89-90
Khoirul Muslimin, BUKU AJAR KOMUNIKASI POLITIK, (Yogyakarta: UNISNU PRESS, 2019), h. -72
McNair, B. (1981). Political Communication: An Introduction. London: Routledge.
Putra Muskita, “TikTok users surpass Facebook in South Koreaâ€, (https://www.techinasia.com/news/tiktok-users-surpass-facebook-in-s-korea-over-privacy-issues), diakses pada tanggal 19 Februari 2025
Yuniar Waliulu, dkk., PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI, (Batam: Yayasan Cendikia Mulia Mandiri,)h. 136
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download