(2) Eva Khairani Hasibuan
(3) Rizki Rey Sandi
(4) Ahmad Syafrizal Banjir Siregar
(5) Ahmad Darlis
*corresponding author
AbstractDegradasi moral dan hilangnya nilai-nilai kasih sayang di kalangan peserta didik menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan Islam kontemporer. Pendidikan yang selama ini cenderung menekankan aspek kognitif belum sepenuhnya berhasil membentuk karakter peserta didik secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep, karakteristik, serta implementasi Kurikulum Cinta dalam pendidikan Islam sebagai alternatif pembelajaran berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), yang dilakukan melalui telaah literatur dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Cinta menekankan integrasi nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan cinta kepada Allah, sesama manusia, ilmu pengetahuan, serta lingkungan dalam proses pendidikan. Kurikulum ini tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga memperkuat karakter spiritual dan sosial peserta didik. Kurikulum Cinta dapat menjadi strategi alternatif yang efektif dalam mewujudkan pendidikan Islam yang lebih humanis, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.
KeywordsKarakter, Kurikulum Cinta, nilai spiritual, Pendidikan Islam, humanisasi pendidikan.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3278-3287 |
Article metrics10.31604/jips.v12i8.2025.3278-3287 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Al, M. A. K., & Benda, H. (2025). Penerapan Kurikulum Madrasah Berbasis Keagamaan dengan Pendekatan. 3(1), 168–173.
Al Wahfiyah, I., & Pamungkas, J. (2023). Membentuk Karakter Anak Usia Dini: Integrasi Segitiga Cinta Maiyah dalam Inovasi Kurikulum. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7214–7230. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5685
Alfauziyyah, L. L., Aulia, N. D., & Hikmah, I. N. (2024). THE ROLE OF MULTICULTURAL EDUCATION IN INCREASING STUDENTS ’ SOCIAL AWARENESS. November, 8774–8780.
Ali, M., & Wahyudi, N. E. (2022). Tujuan Pendidikan Islam Dalam Pandangan Hasan Langgulung. In Suhuf (Vol. 34, Issue 2, pp. 167–179).
April, V. N., Habibah, N., Farih, M., Jl, A., Syafiꞌi, K. H., Rw, R., & Timur, J. (2025). Internalisasi Nilai Islam Moderat dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMK Terpadu Fathul Majid Kasiman Bojonegoro Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam , Pascasarjana Universitas Kiai. 5(April), 72–86.
Dudy Meinura, E. (2022). Konsep Pendidikan Islam dalam Perspektif Ahmad Tafsir. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(03), 413–422.
Eraku, S. S., Baruadi, M. K., Anantadjaya, S. P., Fadjarajani, S., Supriatna, U., & Arifin, A. (2021). Digital Literacy and Educators of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(01), 569. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1533
Ichwan, M. N., Amin, F., Khusairi, A., & Andrian, B. (2024). Digitalization and the shifting religious literature of Indonesian Muslims in the Era of Society 5 . 0. 9(2), 245–265.
Isnaini, H., & Robie Fanreza. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter Di Sekolah. 8 Januari, 2(4), 1. https://www.smpn1tomoni.sch.id/pentingnya-pendidikan-karakter-di-sekolah/#:~:text=Pendidikan karakter tidak hanya bertujuan,yang efektif di masa depan.
Jauziyyah, ibnu qayyim al. (2000). Tafsir Ibnu Qayyim: Tafsir Ayat-ayat Pilihan, terj. Kathur Suhardi (pp. 1–717).
Kurniawan, W., Mulyanto, A. W., & Zen, B. Y. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Kurikulum Nasional : Tantangan dalam Konteks Pendidikan di Indonesia. 2.
Mackiewicz, J. (2018). A Mixed-Method Approach. In Writing Center Talk over Time. https://doi.org/10.4324/9780429469237-3
Marwiji, M. H., Wahyudin, W., Setiono, J., Qomaruzzaman, B., & Zaqiah, Q. Y. (2024). Integrasi Kurikulum Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah pada Mata Pelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam di Alwasilah Lilhasanah Islamic Boarding School. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2528–2535. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i3.4100
Na’mah, U. (2015). Ibn Qayyim Al-Jauziah Dan Pendapatnya Tentang Tradisi Kalam. Universum, 9(1). https://doi.org/10.30762/universum.v9i1.75
Nikmatulaili, N., Rifma, R., & Syahril, S. (2023). Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 6(1), 262–269. https://doi.org/10.31539/joeai.v6i1.5696
Qamariah, Z., & Anwar, K. (2025). Analisis Konseptual Kurikulum Cinta : Pendekatan Humanistik dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam. 5(2).
Salsabila, E., Shafiq Al-Ghifari, M., Awal Artha Nugraha, N., Salis, S., Syahidin, S., & Parhan, M. (2024). Menghadapi Degradasi Moral Generasi Muda Melalui Penerapan Pendidikan Islam Pada Peserta Didik. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(1), 284–295. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i1.1038
Sihotang, D. O. (2019). Optimalisasi penggunaan Google Class Room dalam Peningkatan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Teknologi Kesehatan Dan Ilmu Sosial (Tekesnos), 1(1), 77–81. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/article/view/981
Sihotang, D. O., Sinulingga, A. A., & Br. Tarigan, R. S. (2023). The Strategies of Catholic Religious Teachers in Enhancing the Learning Interest of Fifth Grade Students in Elementary School. IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application), 6(2), 141. https://doi.org/10.31764/ijeca.v6i2.16090
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Susanti, L., Al Khoiron, M. F., Nurhuda, A., & Al Fajri, M. (2023). The Reality of Tarbiyah, Ta’lim, and Ta’dib in Islamic Education. Suhuf, 35(2), 11–19. https://doi.org/10.23917/suhuf.v35i2.22964
Zaid, B., Fedtke, J., Shin, D. D., El Kadoussi, A., & Ibahrine, M. (2022). Digital Islam and Muslim Millennials: How Social Media Influencers Reimagine Religious Authority and Islamic Practices. Religions, 13(4). https://doi.org/10.3390/rel13040335
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download