(2) Rosramadhana Rosramadhana
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi latar belakang yang membentuk mentalitas remaja laki-laki dalam melanggar norma sosial melalui akses terhadap konten pornografi di Kelurahan Teladan Barat. Penelitian ini juga menganalisis peran kontrol sosial orang tua dan sekolah serta pembentukan subkultur di kalangan remaja laki-laki Generasi Z terkait penyebaran dan konsumsi konten pornografi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang dilaksanakan melalui teknik wawancara mendalam serta observasi partisipatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa remaja laki-laki di Kelurahan Teladan Barat membentuk subkultur yang permisif terhadap akses konten pornografi sebagai bagian dari pencarian identitas dan eksistensi dalam kelompok. Mereka menolak kontrol sosial konvensional dan menormalisasi perilaku menyimpang melalui solidaritas kelompok serta pembagian tautan secara kolektif. Langkah-langkah yang mereka lakukan meliputi eksplorasi teknologi, penggunaan aplikasi seperti VPN, dan pemanfaatan platform digital seperti Telegram untuk menghindari pengawasan. KeywordsSubkultur, Mentalitas, Remaja Laki-laki, Pornografi..
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i7.2025.2818-2824 |
Article metrics10.31604/jips.v12i7.2025.2818-2824 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Agustin, R., Naim, M., & Kuntari, S. (2023). Kontrol Sosial Guru Terhadap Kenakalan Remaja di SMA Negeri 1 Banjarsari Kabupaten Lebak. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4076-4088.
Alfan, M., & Rumi, J. (2020). Penyuluhan Tindakan Kenakalan Remaja Dalam Perspektif Hukum dan Kesehatan Pada Siswa SMP di Desa Kalisat Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 44-47.
Ali, Y. F., & Rosaline, V. F. (2020). Peran Sekolah Dalam Mencegah Penyalahgunaan Konten Pornografi Melalui Pendidikan Seks. Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan, 2(2), 111-122.
Amir Tengku Ramly.2015. Pumping Student, Memompa Pelajar Mengembangkan Mentalitas, Moral, Spiritualitas perilaku Gaya belajar terbaik menjadi sang bintang. Bogor: Pumping Publisher.
Ariandi, M. A., Mubarak, M. Z., & Fahlvi, F. (2023). Pengaruh Media Sosial Terhadap Mentalitas Gen Z dimasa Work From Home Provinsi Aceh. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 6, No. 1, pp. 227-230).
Aryani, L. D. (2020). Mentalitas Menerabas Penikmat Seksual Bdsm (Bondage And Discipline, Dominance And Submission, Sadism And Masochism) Di Kalangan Mahasiswa/Mahasiswi Di Purwokerto.Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Batubara, S., Wahyuni, S., Hariyanto, E., & Lubis, A. (2021). Webinar Menangkal Cyberporn pada Internet dan Android memanfaatan add ons dan aplikasi antipornografi parental control di SMA Panca Budi. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 164-173.
Bhakti, C. P. & Nindiya, E. S.(2017) Peran Pembimbing dan Konseling Untuk Menghadapi Generasi Z Dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling Perkembangan. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 3(1), 104-113.
Blackman, S. J. (2014). Subculture theory: An historical and contemporary assessment of the concept for understanding daviance. Deviant Behavior, 35(6), 496-512. https://doi.org/10.1080/01639625.2013.859049
Hapsari,A.(2019).Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Modul Kesehatan Reproduksi Remaja. Malang: Wineka Media.
Hasyim, Nur. (2017). Kajian Maskulinitas dan Masa Depan Kajian Gender dan Pembangunan di Indonesia. Jurnal Sosiologi Walisongo, Vol. 1 No. 1. Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo.
Ihsan, M. F., & Zaky, M. (2024). Analisis Space Transition Theory Terhadap Normalisasi Konten Pornografi Pada Platform Youtube. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(2), 297-308. Jakarta: Salemba Humanika.
Kaiser Family Foundation (KFF).(2023). Tren terbaru dalam masalah kesehatan mental dan penggunaan zat di kalangan remaja. Diakses pada 9 Oktober 2024, dari https://www.kff.org/mental-health/issue-brief/recent-trends-in- mental-health-and-substance-use-concerns-among-adolescents/
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Kominfo Tangani 37 Juta Konten Negatif hingga 17 September 2023. Diakses pada 8 Oktober 2024 dari. https://aptika.kominfo.go.id/2023/09/kominfo-tangani-37-juta-konten-negatif-hingga-17-september-2023/
Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (2021). 66,6 Persen anak saksikan pornografi di media online. ANTARA News. Diakses pada 9 Oktober 2024, dari https://www.antaranews.com/berita/2555613/kpppa-666-persen-anak- saksikan-pornografi-di-media-online
Maulidya Ulfa. (2020). Digital Parenting Bagaimana Orang Tua Melindungi Anak-Anak dari Bahaya Digital. Tasikmalaya: EDU PUBLISHER.
Moleong. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Putri, Y., Wulandari, P., Aisyah, S., Agustina, E., & Supriyadi, T. (2024). Faktor Penyebab dan Penanganan Kenalan Remaja di SMK 10 November Tambun Selatan. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3), 50-57.
Rahma Sugihartati.2016. Masyarakat Digital, Gaya Hidup dan Subkultur.
Rohaini, M., & Lubis, E. (2022). Efektivitas Penegakan Hukum Terhadap Pidana Pornografi Melalui Media Sosial. Jurnal Hukum Jurisdictie, 4(2), 87-113.
Rosramadhana. dkk. (2020). Menulis Etnografi. Yayasan Kita Menulis.
Santrock, J. W. (2013). Perkembangan Remaja. (Diterjemahkan oleh Arifin, S.).
Soekanto,S. (2018). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers. Spradley,J. P. (2017). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wancana.
Sukiman. (2018). Katakan Tidak Pada Pornografi. Jakarta: KEMENDIKBUD
Sukmadinata, N. S. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Susanti, E & Eko Rahardio. (2018). Hukum dan Kriminologi. Bandar Lampung: Aura.
Widiastuti,I & Wulandari, E. (2022). Subkultur Remaja di Era Digital: Identitas, Gaya Hidup dan Resistensi Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Budaya, 9(2), 145-160.
Yinger, J. M. (1960). Contraculture and subculture. American Sociological Review, 25(5), 625-635. https://doi.org/10.2307/2090136
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download