(2) Payerli Pasaribu
*corresponding author
AbstractPenelitian ini membahas tradisi Paijur Batu sebagai bagian dari rangkaian upacara kematian yang masih lestari di tengah masyarakat Kelurahan Pagar Pinang, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah. Tradisi ini dilaksanakan pada hari ke-40 setelah pemakaman, dengan prosesi utama berupa peletakan batu nisan di makam almarhum, sebagai simbol penghormatan, pengingat, dan penghubung spiritual antara keturunan dengan leluhur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang munculnya tradisi Paijur Batu, menggambarkan proses pelaksanaannya, serta menjelaskan alasan keberlanjutan tradisi tersebut di tengah dinamika sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paijur Batu tidak hanya memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat, tetapi juga berperan dalam mempererat ikatan sosial serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Meskipun membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar, masyarakat tetap mempertahankan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Penelitian ini mempertegas pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai kekayaan budaya yang bermakna dalam kehidupan bermasyarakat. KeywordsPaijur Batu, tradisi kematian, budaya lokal, masyarakat Pagar Pinang.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i7.2025.2761-2766 |
Article metrics10.31604/jips.v12i7.2025.2761-2766 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Syakir Media Press.
Amin, S. M. (2020). Tradisi Haul Memperingati Kematian Di Kalangan Masyarakat Jawa (Kajan Antropologi). Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 20(2),80-92
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2).
Bukit, I. P. S. (2020). Tradisi Upacara Kematian Pada Etnis Karo Di Desa Sukandebi Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo (Doctoral dissertation, UNIMED).
Damayanti, T. (2019). Tradisi Brobosan Dalam Upacara Kematian Masyarakat Jawa Di Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa Kota Bandarlampung.
Effendi, D. I. (2020). The Religion of Jawa†Karya Clifford Geertz.
Fadillah, M. N., Anwar, H., & Zainab, S. (2020). Tradisi Kenduri Kematian di Desa Kampung Baru, Kabupaten Katingan. Syams: Jurnal Kajian Keislaman, 1(2), 1-9. Hartini, L. (2021). ). Tradisi dan Ritual Kematian di Garut: Sebuah Kajian Dialektologi.
Hodairiyah, H., Rais, W. A., & Purnanto, D. (2019). Makna Kultural Tradisi Lemas dalam Selamatan Kematian Masyarakat Aeng Tong-Tong, Saronggi, Sumenep: Kajian Etnolinguistik. In Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS) (Vol. 1, pp. 303-312).
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Antropologi. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Lugita, A., & Amri, E.(2021). Makna Upacara Kematian Osongkapali. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 3(2), 97-112.
Matondang, Y., & Herlina, H. (2022). Tradisi Paijur Batu Pada Masyarakat Batak Toba Di Desa Lobu Tua Kecamatan Andam Dewi Kabupaten Tapanuli Tengah. Kompetensi, 15 (2), 174–181.
Nengsih, S. R. (2021). Tradisi Papar dalam Adat Kematian Di Kecamatan Teupah Tengah Kabupaten Simeulue (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry).
Oktalia, A. I., & Novariyanto, R. A. (2024). Simbol dalam Tradisi Kematian (Geblag) Masyarakat Jawa di Desa Tamankuncaran Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(3), 629-636
Oroh, S. C. O. (2023). TRADISI MA’NENE PADA MASYARAKAT SUKU TORAJA KECAMATAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA HOLISTIK, Journal.
Sari, T. N., Andriani, L. I., Sinaga, P., & Darmadi, D. (2022). Mengenal Upacara Adat Istiadat Kematian: Mangongkal Holi Dan Nyewu Tradisi Turun-Temurun Daerah Medan Dan Jawa. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 5(2), 176-183.
Sari, T. N., Andriani, L. I., Sinaga, P., & Darmadi, D. (2022). Mengenal Upacara Adat Istiadat Kematian: Mangongkal Holi Dan Nyewu Tradisi Turun-Temurun Daerah Medan Dan Jawa. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 5(2), 176- 183.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suyanto & Sutinah (2022).Metode Penelitian Sosial.Jakarta:Jakarta:KENCANA
Tembuangga, M. C. (2024). TRADISI ADAT TANAM SASI KEMATIAN PADA MASYARAKAT SUKU MARIND DI KAMPUNG WASUR KABUPATEN
MERAUKE.HOLISTIK, Journal of Social and Culture.
Tobing, S., Munandar, A. A., Tjahjandari, L., & Christomy, T. (2023). Jakarta Toba Batak Subject Position in Toba Batak Mangongkal Holi Discourse: Laclau Discourse Analysis. Mudra Jurnal Seni Budaya, 38(3), 252-258.
Yufrinalis, M., & Fil, S. WAWANCARA SEBAGAI TEKNIK PENGUMPULAN DATA. METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF, 53.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download