UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MINANG DI KECAMATAN MEDAN AREA KOTA MEDAN

(1) * Balqis Azzahra Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Siti Mandala Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Nur Sukma Suri Mail (Universitas Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Upacara adat perkawinan masyarakat Minangkabau di kecamatan Medan Area merupakan warisan budaya yang kaya dengan relevan meskipun dalam konteks modrenisasi.Penelitian ini bertujan untuk mengeksplorasi makna simbolid dari setiap tahapan upacara perkawinan,serta peran gender yang terlibat dalam ritual tersebut.melalui etnografi,data dikumpulkan dari observasi,wawancara,mendalam dan tinjauan literatur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahap,mulai dari “pemberian hantar†hingga “akad nikahâ€tidak hanya berfungsi untuk menyatukan pasangan tetap juga menghormati morna sosial dan adat istiadat Minangkabau di Medan serta mempertahankan dan mengadaptasi tradisi pernikahan mereka di Tengah perubahan zaman.


Keywords


Traditional ceremony; marriage; Minangkabau;

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025.554-564
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i2.2025.554-564 Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Alif, M. (2016). Komunikasi antar budaya dalam pernikahan adat Minangkabau di kota Banjarbaru. Metacommunication; Journal of Communication Studies, 1(1).

Effendy, O. U. (2006). Hubungan masyarakat: suatu studi komunikologis. Penerbit PT Remaja Rosdakarya.

Navis, A. A. (1984). Alam terkembang jadi guru: Adat dan kebudayaan Minangkabau. (No Title).

Rozi, S. (2017a). Local wisdom and natural disaster in West Sumatra. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 19(1), 1–19.

Rozi, S. (2017b). Local Wisdom and Natural Disaster in West Sumatra. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 19(1), 1. https://doi.org/10.18860/el.v19i1.3952

Rusmaniah, R., Herman, H., Indriyani, P. D., Sari, R. M., & Nugroho, D. A. (2022). Pelestarian Kuliner Lokal Jengkol Tahilala Sebagai Warisan dan Perwujudan Nilai Budaya Banjar di Desa Pingaran: Preservation Of Local Culinary Jengkol Tahilala As A Banjar Cultural Heritage In Pingaran Village. Anterior Jurnal, 21(3), 57–61.

Yuliyanah, S., & Yuliana, N. (2024). Pendekatan Studi Budaya terhadap Komunikasi Religius: Interpretasi Makna dan Konteks. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 5(1), 51–60.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.