FENOMENA AKSI BUNUH DIRI DI DESA KOTO TINGGI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU

(1) * Dina Rosmaliza Mail (Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau, Indonesia)
(2) Yusmar Yusuf Mail (Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap penyebab aksi bunuh diri dengan menggunakan Teori Suicide perspektif Durkheim dan pandangan masyarakat terhadap aksi bunuh diri dengan menggunakan skema Paul A Bell. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Koto Tinggi. Teknik pengampilan sampel menggunakan teknik propotional sampling dengan jumlah sampel 97 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian secara langsung dan terkontrol. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan tanggapan masyarakat di Desa Koto Tinggi penyebab bunuh diri di Dusun Luba Hulu dan Luba Hilir dikategorikan sebagai anomik sementara di Dusun Pasar Senin dikategorikan fatalistik. Lalu pandangan masyarakat terhadap aksi bunuh diri di Desa Koto Tinggi menunjukkan masih dalam batas optimal.


Keywords


Bunuh Diri, Pandangan masyarakat, Anomik, Fatalistik

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025.504-507
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i2.2025.504-507 Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Balaka, M. Y. (2022). Metode penelitian Kuantitatif. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif, 1, 130.

Biroli, A. (2018). Bunuh Diri Dalam Perspektif Sosiologi. Simulacra: Jurnal Sosiologi, 1(2), 213–223. https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4996

C. Saputra, Y. Arif, and F. Y. (2020). Andra’s Nursing Informatic System Application (Annisa) dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Perawat tentang Dokumentasi Keperawatan. 4. https://doi.org/10.31539/jks.v4i1.1281

Mulyani, A. A., & Eridiana, W. (2019). Faktor-Faktor Yang Melatarbelakangi Fenomena Bunuh Diri Di Gunungkidul. Sosietas, 8(2), 510–516. https://doi.org/10.17509/sosietas.v8i2.14593

Pamekas, E. B., Waani, J. O., & Poli, H. (2019). Adaptasi Masyarakat Bantaran Sungai Terhadap Banjir Di Kelurahan Pakowa Kota Manado. Spasial, 6(2), 482–492.

Ritzer, G. (2014). Teori sosiologi (I. R. Muzir (ed.)).

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. ALFABETA.

Wahyuni, S., Zakso, A., Salim, I., Sosiologi, M. P., & Tanjungpura, U. (2019). FENOMENA BUNUH DIRI DAN HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN JENIS KELAMIN. 2, 117–122.

WHO. (2023). Bunuh Diri. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/suicide


Refbacks

  • There are currently no refbacks.