(2) Warul Walidin
*corresponding author
AbstractDalam ilmu filsafat ada tiga cabang ilmu yang membahas berbagai aspek dasar pengetahuan manusia, yaitu; Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Ontologi ialah mempelajari realitas dan keberadaan. Epistemologi ialah mempelajarai tentang sumber, sifat, serta batasan pengetahuan. Aksiologi ialah mempelajari tentang nilai, moral, estetika, dan sosial. Dalam kajian epistimologi ada 3 sumber dalam pengungkapan dalil, yaitu bayani dengan pengungkapan dalil menggunakan teks dari nas maupun selain nas. Burhani yaitu pengungkapan dalil menggunakan logika atau akal. Irfani pengungkapan dalil menggunakan nurani atau hati. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif, dengan tulisan yang mengarah pada pembahasan artikel ini. Hasil dari penulisan ini bahwa Epistemologi Bayani merujuk pada pendekatan pengetahuan yang berbasis pada wahyu dan teks-teks agama. Dalam epistemologi ini, pengetahuan dianggap sah dan benar jika berasal dari sumber agama yang diakui. Penafsiran terhadap teks-teks ini dilakukan secara literal dan mengacu pada ajaran tradisional yang sudah mapan dalam dunia Islam. Epistemologi Burhani berfokus pada pengetahuan yang diperoleh melalui akal dan rasio. Pendekatan ini menekankan pentingnya penalaran logis dan argumentasi rasional untuk membuktikan kebenaran, dan tidak bergantung pada wahyu atau tradisi. Epistemologi Burhani mendorong pemikiran kritis dan terbuka, serta mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan keyakinan, melalui rasional dan progresif. KeywordsEpistimologi, Burhani, Bayani, Akal, Dalil
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i1.2025.419-437 |
Article metrics10.31604/jips.v12i1.2025.419-437 Abstract views : 0 |
Cite |
References
Ahmad bin Abdul Lathif Al-Khathib Al-Minangkabawi Al-Jawi, Hasyiyah An-Nafahat ala Syarhi Al-Waraqat, (Darul Kutub Ilmiyah, Beirut Lebanon) 2020, 295
Ahmad bin Abdul Lathif Al-Khathib Al-Minangkabawi Al-Jawi, Hasyiyah An-Nafahat ala Syarhi Al-Waraqat, (Darul Kutub Ilmiyah, Beirut Lebanon) 2020, 162
Cholil Bisri Mustofa, Ilmu Mantiq Terjemahan Assullamul Munauroq (Rembang: PT. Al Ma`arif), 1989.
Darul Azka, Nailul Huda, Terjemah Kitab Sulam Munawwaraq Kajian dan Penjelasan Ilmu Mantiq, (Lirboyo, Lirboyo Press), 2012.
Habibah Fiteriana. "Menelaah aagasan AwaL Tentang Belajar (Epistemologi dan Teori Belajar Plato & Aristoteles)." Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah 8.1 (2023): 218-230.
Kherudin Nasution, Pengantar Studi Islam, (Tazzafa, Yogyakarta).
Kurniawan, T., & Riyadi, F, Pendekatan Bayani, Burhani, dan Irfani. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 12(1). (2021).
Muhammad Nasrudin, et al. "Arah Baru Kajian Pendidikan Sejarah Kebudayaan Islam Dari Muhammad Abid Jabiri." (Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman) 12.2 (2022): 227-246
Mulyadi Kartanegara, Menembus Waktu Panorama Filsafat Islam, (Mizan, Bandung, 2002).
Mulyadi Kartanegara, Menembus Waktu Panorama Filsafat Islam, (Mizan, Bandung, 2002).
Mulyadi Kartanegara, Mengislamkan Nalar, (Erlangga, Jakarta), 2007.
Nana Syodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005).
Prof.Dr.H. Baihaqi A.K, Ilmu Mantik, (tanpa kota:Darul Ulum Press), 1996, cet I.
Rusdin Pohan, Metodologi penelitian Pendidikan (Yogyakarta: Ar-Rijall Institue, 2007).
Sholeh khudori, “Filsafat islam “, (Ar-Ruzz Media: Jogjakarta), 2016.
Sukriadi Sambas, Mantiq Kaidah Berfikir Islami, (Bandung: Remaja Rosdakarya), 2009.
SyeIkhul Islam Abdullah Bin Hajazi Asy Syarqawi, Hasyiah Asy Syarqawi Ala Hudhudi, (Jakarka, Beirud DKI).
Tim Dosen Filsafat Ilmu Fakultas Filsafat UGM, Filsafat Ilmu Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan, (Yogyakarta: Liberty Yogyakarta, 2002).
Umi Kulsum. "Epistemologi Islam Dalam Tinjauan Filosofis." Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman 9.2 (2020): 229-241.
Wiliam James Earle, Introduction to Philosophy, (New York-Toronto : Mc. Grawhill, Inc), 1992.
Zainuddin Al-Malibari, I'anatut Tholibin Jilid 2, (Jakarta, Beirud DKI), 2016.
Zulpa Makiah. "Epistemologi Bayani, Burhani Dan Irfani Dalam Memperoleh Pengetahuan Tentang Mashlahah." (Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran) 14.2 (2015).
Refbacks
- There are currently no refbacks.





