(2) Yolivia Irna Aviani
*corresponding author
AbstractPerilaku prososial merupakan perilaku-perilaku positif yang dilakukan individu yang memberikan manfaat baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Perilaku prososial dapat diterapkan pada setiap masa perkembangan salah satunya remaja. Ketika seseorang memiliki perilaku prososial yang baik meskipun dalam sebuah situasi terdapat orang lain tidak akan mengurungkan dirinya untuk memberikan bantuan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana korelasi antara bystander effect dengan perilaku prososial siswa SMP Negeri X Bukittinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk melihat hubungan keeratan antara kedua variabel. Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas 8 dan 9 di SMP X Bukittinggi. Pengambilan sampel penelitian sebanyak 111 siswa yang meliputi siswa kelas 8 dan 9 menggunakan teknik stratified sampling. Pengambilan data dalam penelitian memakai skala bystander effect dan skala perilaku prososial. Hasil temuan didapatkan adanya hubungan negatif antara bystander effect dengan perilaku prososial siswa SMP X Bukittinggi. Dengan nilai person correlation -0.845 dengan p= ,00 (p< 0,05). Nilai negatif dari nilai person correlation menunjukkan adanya hubungan negatif antar variabel sedangkan nilai 0.845 berada pada rentang sangat kuat pada kategori. Sehingga berdasarkan hasil, didapatkan kesimpulan adanya hubungan negatif yang sangat kuat antaraa bystander effect dengan perilaku prososial pada siswa SMP X Bukittinggi. Maka H0 pada penelitian ditolak, sementara Ha diterima. KeywordsBystander effect, Perilaku prososial, Siswa SMP
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i1.2025.248-255 |
Article metrics10.31604/jips.v12i1.2025.248-255 Abstract views : 0 |
Cite |
References
Anjani, K. Y., & Izzati, U. A. (2018). Hubungan antara empati dengan perilaku prososial pada siswa SMK Swasta X di Surabaya. Character: Jurnal Psikologi, 5(2), 1-6.
Baron, R. A., & Branscombe, N. R. (2009). Social Psychology. Pearson Education India.
Carlo, G., & Randall, B. A. (2002). The development of a measure of prosocial behavior for late adolescents. Journal of Youth and Adolescence, 31(1), 31-44. Doi: 10.1023/A:1014033032440.
Darley, J. M., & Latané, B. (1968). Bystander intervention in emergencies: diffusion of responsibility. Journal of personality and social psychology, 8(4p1), 377.
Dewi, K. Y. D., & Dewi, P. E. D. M. (2018). Pengaruh bystander effect, whistleblowing, asimetri informasi dan religiusitas terhadap kecenderungan kecurangan pada badan usaha milik desa (BUMDES) di kecamatan Busungbiu. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 9(2).
Einsberg, N., & Sadovsky, A. (2004). Prosocial Behavior, Development of. Charles D. Spielberger (Eds.), Encyclopedia of Applied Psychology. Pages 137-141. Elsevier. https://doi.org/10.1016/B0-12-657410-3/00076-3.
Eisenberg, N., & Mussen, P. H. (1989). The roots of prosocial behavior in children. Cambridge: Cambridge University Press.
Fadilah, I. N., & Ansyah, E. H. (2022). The Relationship Between The Bystander effect and Prososial Behavior in Students Of The Faculty Of Psychology And Educational Sciences At University. Academia Open, 7, 10-21070.
Fauziah, R. S. P., & Rusli, R. K. (2013). Pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 4(2).
Garcia, S. M., Weaver, K., Moskowitz, G. B., & Darley, J. M. (2002). Crowded minds: the implicit bystander effect. Journal of personality and social psychology, 83(4), 843.
Lupitasari, N., Fauziah, N. (2018). Hubungan antara harga diri dengan kecenderungan perilaku prososial pada remaja panti asuhan di semarang. Jurnal Empati, 6 (3), 318-322.
Mulyawati, Y., Marini, A., & Nafiah, M. (2022). Pengaruh Empati Terhadap Perilaku Prososial Peserta Didik Sekolah Dasar. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12 (2), 150-160.
Musrisal & Sisrazeni. (2022). Psikologi Sosial Integratif (edisi ke-1). Depok: Rajawali
Rahmawati, N. K. D., & Triningtyas, D. A. (2019). Perilaku prososial ditinjau dari presentasi diri dan bystander effect. In Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling (Vol. 3, No. 1, pp. 119-123).
Sarwono, S. W., & Meinarno, E. A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Sugiyono (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alphabeta: CV
Wang, H., Wu, S., Wang, W., dan Wei, C. (2021). Emotional intelligence and prosocial behavior in college students: a moderated mediation analysis. Frontiers in Psichology. 9 (12). 1-10. DOI: 10.3389/FPSY.2021.7132 27.s
Wiradharma, G., & Septiyadi, R. (2016). Bystander Effect: Ketidakpedulian orang urban. Journal. Vol. no. hal, 101.
Zai, A. S., Fahiroh, S. A., & Dzulkifli, D. (2024). Hubungan Antara Bystander effect Dengan Perilaku Prososial Pada Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Archetype, 6(1), 25-32.
Refbacks
- There are currently no refbacks.





