EFEKTIVITAS EDUKASI SEKSUAL 3L UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN

(1) * Aulia Azhari Febiola Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
(2) Rahayu Hardianti Utami Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Anak-anak dengan disabilitas intelektual mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak-anak dengan perkembangan normal. Ditinjau dari teori dasar, jika seorang anak memiliki pengetahuan tentang seks mampu mencegah dirinya dari terjadinya kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi seksual berbasis 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Partisipan berjumlah sebanyak 7 orang siswa yang memenuhi kriteria pengambilan sampel yakni purposive sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji N-Gain Score dan uji Wilcoxon singed rank untuk mengukur efektifitas edukasi seksual 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Didapatkan nilai z sebesar -2.379b pada taraf signifikansi 0,000  (p<0,01)  menunjukkan  bahwa  secara  kuantitatif, edukasi seksual 3L efektif dalam meningkatkan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang.


Keywords


Edukasi Seksual 3L, Pengetahuan Pendidikan Seks, Anak disabilitas Intelektual Ringan.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i10.2024.4265-4270
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i10.2024.4265-4270 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


AAMR (American Association of Mental Retardation), 2002, Mental Retardation: Definition, Classification and Systems of Supports (10th ed.). Washington, DC: AAMR.

Aldi Nur Fadillah: Detikjabar.com. (2022, Agustus 15). https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-6235346/kondisi-gadis-tunagrahita-pangandaran-yang-diperkosa-ayah-durjana

Apriyanto, N. (2012). Seluk Beluk Tunagrahita dan Strategi Pembelajarannya. Jogjakarta: Javalitera.

Barnard-Brak, L., Schmidt, M., Chesnut, S., Wei, T., & Richman, D. (2014). Predictors of access to sex education for children with intellectual disabilities in public schools. Mental Retardation, 52(2), 85-97.

Byrne, G. (2018). Prevalence and psychological sequelae of sexual abuse among individuals with an intellectual disability: A review of the recent literature. Journal of Intellectual Disabilities, 22(3), 294-310.

Choirudin, M. (2008). Urgensi Pendidikan Seks Sejak Dini dalam Belenggu Kekerasan Seksual terhadap Anak (sebuah upaya preventif dan protektif). Jurnal Insania. 13(2).

Conklin, Hilary G. (2014). Toward More Joyful Learning: Integrating Play Into Frameworks of Middle Grades Teaching. American Educational Research Journal. December 2014, Vol. 51, No. 6, pp. 1227–1255. DOI: 10.3102/0002831214549451. (http://aerj.aera.net)

Firmansyah, D., & Saepuloh, D. (2022). Social learning theory: Cognitive and behavioral approaches. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(3), 297-324.

Handayani, E. S., Yamtinah, S., & Kristiyanto, A. (2019). Analisis Kebutuhan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Terhadap Program Pendidikan Seksual bagi Siswa Tunarungu. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2019.

Handayani, S. L. W., & Sugiman, S. (2019). Media gambar untuk meningkatkan daya tarik siswa kelas 1c slbn salatiga dalam belajar matematika. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (Vol. 2, pp. 349-354).

Lubis, R., Syafitri, N., Maylinda, R. N., Alyani, N. N., Anda, R., Zulfiyanti, N., & Surbakti, O. Z. (2023). Pendekatan behavioristik untuk anak disabilitas intelektual sedang. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1626-1638.

Lusiana, A., Raharjo, B. B., Cahyati, W. H., & Widowati, E. (2023, June). Model Training Intervensi Layanan Kesehatan Reproduksi Pada Penyandang Disabilitas Intelektual: A Systematic Literature Review. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 6, No. 1, pp. 117-124).

Marjoko, S. (2022). Pola Adaptasi Mahasiswi Non Buddhis Di Lingkungan Asrama Putri Kampus STAB Negeri Sriwijaya. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 5209-5216.

Nisa, W. I. (2019). Penanganan kesehatan mental berbasis komunitas. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Ortega, D. P., Walsh, K., Bődi, C. B., Hawkins, L. B., & Bright, M. A. (2023). School-based prevention education for children and youth with intellectual developmental disabilities. Child Abuse & Neglect, 145, 106397.

Sulistiyowati, A., Matulessy, A., & Pratikto., H. (2018). Psikoedukasi Seks: Meningkatkan Pengetahuan Untuk Mencegah Kekerasan seksual Pada Anak Prasekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol. 6 (1). Hal. 17-27. Pissn: 2301-8267. Eissn: 2540-8291.

Sulistiyowati, A., Matulessy, A., & Pratikto., H. (2018). Psikoedukasi Seks: Meningkatkan Pengetahuan Untuk Mencegah Kekerasan seksual Pada Anak Prasekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. Vol. 6 (1). Hal. 17-27. Pissn: 2301-8267. Eissn: 2540-8291.

Tutar Güven, Ş., & İşler, A. (2015). Sex Education and its Importance in Children with Intellectual Disabilities. Journal of Psychiatric Nursing/Psikiyatri Hemsireleri Dernegi, 6(3).86.

Wissink, I. B, van Vugt. E S. Smits, I. A. M., Moonen, X. M. H. & Stams, G.-J.J. M. (2018). Reports of sexual abuse of children in state care. A comparison between children with and without intellectual disability. Journal of Intellectual & Developmental Disability, 43(2), 152-163. https://doi.org/10.3109/13668250 2016.1269881

Wissink, I. B., Van Vugt, E., Moonen, X., Stams, G.-J. J., & Hendriks, J. (2015). Sexual abuse involving children with an intellectual disability (ID): A narrative review. Research in developmental disabilities, 36, 20-35.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.