(2) Desi Albert Mamahit
(3) Surya Wiranto
(4) Pujo Widodo
(5) Herlina Juni Risma Saragih
(6) Panji Suwarno
*corresponding author
AbstractDalam era teknologi modern, industri maritim mengalami transformasi signifikan dengan pengenalan sistem navigasi yang semakin canggih. Namun, keselamatan pelaut tetap menjadi perhatian utama karena berbagai tantangan yang muncul. Tantangan tersebut meliputi kerentanan terhadap serangan siber, kompleksitas teknologi baru, serta kurangnya keterampilan pelaut dalam mengoperasikan peralatan canggih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama tersebut dan menawarkan solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keselamatan pelaut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode kualitatif merupakan pendekatan obervasi yang diambil dari kajian literatur dan diolah secara deskriptif untuk menghasilkan analisis terkait dengan fakta yang ada. Pendekatan ini lebih bersifat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang suatu masalah sesuai dengan fakta di lapangan dengan memberikan penjelasan yang lebih rinci. Â Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama mencakup risiko serangan siber terhadap sistem navigasi, kurangnya pelatihan yang memadai bagi pelaut, dan kesenjangan antara teknologi yang tersedia dengan keterampilan pengguna. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan program pelatihan dan sertifikasi bagi pelaut, pengembangan sistem keamanan siber yang lebih kuat, serta implementasi teknologi yang lebih user-friendly. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun teknologi menawarkan banyak keuntungan, upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pelaut dapat menavigasi dengan aman dan efektif di era teknologi ini. KeywordsKeamanan Maritim, Keselamatan Pelaut, Pelatihan Pelaut, Serangan Siber, Teknologi Modern
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i9.2024.3886-3890 |
Article metrics10.31604/jips.v11i9.2024.3886-3890 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Jurnal Edumaspul, Volume 6 Nomor 1.
Andry, M. A., & Yuliani, F. (2014). Implementasi Kebijakan Keselamatan Pelayaran. Jurnal Administrasi Pembangunan. Volume 2 Nomor 2.
Ginanjar, D. (2018). Sebar Peristiwa Lama Kecelakaan KMP Lestari Maju, Bumbui Judul Keliru. Jawapos.com. Sebar .
Pratama, A. Y., & et al. (2018). Tinjauan Aspek Keselamatan Pelayaran Terhadap Kondisi Teknis Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bira-Pamatata. SENSISTEK. Vol 1 No. 1.
Setiyantara, Y., & et al. (2023). Optimalisasi Pengoperasian AIS (Automatic Identification System) dalam Upaya Menjaga Keselamatan Pelayaran. Meteor. Vol. 16 No. 01.
Syibil, Y. M., & Nuryaman, D. (2021). Peranan Alat Navigasi Di Kapal Untuk Meningkatkan Keselamatan Pelayaran Di Atas Kapal. Dinamika Bahari. Vol. 2 No. 1.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mix Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 7 Nomor 1.
Windyandari, A. (2011). Tantangan Sistem Komunikasi laut Indonesia Ssebagai Faktor Pendukung Keselamatan Pelayaran. TEKNIK. Vol. 32 No. 1.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download