(2) Fitrinanda An Nur
*corresponding author
AbstractFilm adalah salah satu bentuk komunikasi massa elektonik yang banyak digunakan oleh Masyarakat. Film juga terus melahirkan realitas social dan juga menyajikan suatu makna secara tersembunyi melalui tanda-tanda dalam film. Film Losmen Bu Broto dirilis pada 18 November 2021, film ini menceritakan kehidupan di suatu losmen yang berisi Pak Broto, Bu Broto, Pur, Sri, Tarjo, dan para pekerja losmen lainnya. Dalam film Losmen Bu Broto terdapat beberapa scene yang menunjukkan pola komunikasi otoriter Ibu terhadap anak perempuannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang kemudian dianalisis menggunakan teori semiotika John Fiske. Beberapa scene yang dianalisis menggunakan teori John Fiske menghasilkan tiga level presentasi dalam film Losmen Bu Broto yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa terdapat komunikasi otoriter Ibu terhadap anak perempuannya dalam film Losmen Bu Broto, hal tersebut ditandai dengan sosok Ibu yang memiliki pola komunikasi yang disertai dengan sikap dan dialog yang tegas, tidak memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan hidup, dan selalu mengambil Keputusan secara sepihak. KeywordsFilm; Komunikasi Otoriter; Representasi; Losmen Bu Broto
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i8.2024.3323-3332 |
Article metrics10.31604/jips.v11i8.2024.3323-3332 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Auziah, S. (2021). Analisis Naratif Peran Ayah Dalam Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (Analisis Model Tzevetan Todorov). 1–113. https://repository.uir.ac.id/11237/1/179110054.pdf
Handayani, P. A., & Lestari, T. (2021). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Moral dan Pola Pikir Anak. 5.
Indriastuti, Y., & Adipratama, N. B. (2024). Representasi Pola Komunikasi Otoriter Ayah Kepada Anak Dalam Film “Ngeri-Ngeri Sedap†(Analisis Semiotika John Fiske). Ilmu Pengetahuan Sosial.
Iskandar, N. (2023). Wajah Perfilman Nasional Di Hari Film Nasional. Badan Perfilman Indonesia. https://www.bpi.or.id/artikel-27-Wajah_Perfilman_Nasional_di_hari_film_nasional.html
Listiowati, D., Rejeki, S., & Nurrahina, A. (2018). Gambaran Pengambilan Keputusan Keluarga Bersuku Jawa Dalam Menghadapi Tanda Bahaya Kehamilan. Nurse Roles in Providing Spiritual Care in Hospital, Academic and Community.
Mujianto, D. (2020). Analisis Naratif Konsep Diri dalam Film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/55044
Putri, D. N. S., Islamiah, F., Andini, T., & Marini, A. (2022). Analisis Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2.
Sobur, A. (2004). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya.
Taib, B., Ummah, D. M., & Bun, Y. (2020). Analisis Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Perkembangan Moral Anak. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 3.
Tuhepaly, N. A. D., & Mazaid, S. A. (2022). Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Representasi Pelecehan Seksual Pada Film Penyalin Cahaya. Pustaka Komunikasi, 5.
Yusuf, M. F., & Sobur, A. (2023). Representasi Perjuangan Ras Kulit Hitam untuk Melawan Rasialisme dalam Film “Summer of Soul.†Perspective in Communication. https://journal.sbpublisher.com/index.php/person/article/view/30/24
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download