(2) Pujo Widodo
(3) Kusuma Kusuma
(4) Achmed Sukendro
*corresponding author
AbstractPenggunaan gawai berlebihan pada remaja Indonesia mengakibatkan masalah kesehatan mental dan sosial yang serius, mempengaruhi keamanan nasional melalui potensi konflik sosial dan disintegrasi sosial yang dapat mengancam stabilitas. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa Potensi Konflik dan Bencana Sosial Gangguan Emosi Akibat Overtime Screening Gawai pada Generasi Muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan tools analisa SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam upaya mengatasi dampak negatif penggunaan gawai berlebihan pada remaja, strategi yang diusulkan meliputi pengembangan program edukasi berbasis teknologi seperti aplikasi mobile atau platform online interaktif. Program ini tidak hanya mengedukasi remaja tentang manajemen waktu layar, teknik relaksasi, dan pengelolaan stres, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan stabilitas emosional mereka, serta kontribusi positif dalam bidang pendidikan dan kreativitas. Selain itu, pengembangan aplikasi kesehatan mental yang mencakup monitoring waktu layar dan saran-saran efektif pengelolaan waktu, serta konten kesehatan mental seperti meditasi dan panduan mengatasi kecanduan teknologi, juga menjadi fokus. Kerjasama internasional dalam penanggulangan kesehatan mental, melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar negara untuk mengembangkan panduan terbaik, penelitian bersama, dan kampanye global, diharapkan dapat memperkuat kapasitas negara dalam menanggapi tantangan global, serta meningkatkan stabilitas dan keamanan nasional secara keseluruhan. KeywordsBencana Sosial, Gangguan Emosi, Overtime Screening
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i8.2024.3172-3183 |
Article metrics10.31604/jips.v11i8.2024.3172-3183 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
American Psychological Association. (2016). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.).
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Sage Publications.
Fisher, R., Ury, W., & Patton, B. (2000). Getting to Yes: Negotiating Agreement Without Giving In. Penguin Books.
Galtung, J. (2009). Theories of Conflict: Definitions, Dimensions, and Forms. Sage Publications.
Hollnagel, E. (2014). Safety-I and Safety-II: The Past and Future of Safety Management. Ashgate Publishing.
I-NAMHS. (2022). National Adolescent Mental Health Survey Indonesia. Jakarta: Ministry of Health Indonesia.
IDN Media & Populix. (2022). Indonesia Gen Z Report 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Didapat dari https://www.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf
Liu, M., Wu, L., & Yao, S. (2022). "Excessive Screen Time and Its Associations with Health-Related Outcomes in Children and Adolescents". BMC Public Health, 22(1), 1234.
Madigan, S., Racine, N., Cooke, J. E., Korczak, D. J., & Tough, S. (2019). "Prevalence of Preschoolers Meeting Screen Time Guidelines and Associations with Behavioral and Social Development". JAMA Pediatrics, 173(3), 244-250.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2015). Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation. John Wiley & Sons.
Mitchell, J. K. (1996). The Long Road to Recovery: Community Responses to Industrial Disaster. United Nations University Press.
Mortensen, J., Breinholt, A., & Petersen, A. (2023). "Parental Influence and Children's Use of Technology". Child Development Perspectives, 17(2), 89-95.
Riset Kesehatan Dasar Indonesia. (2018). Basic Health Research. Jakarta: Ministry of Health Indonesia.
Rubbins, L., & Turner, J. (1994). "Socio-Economic Disparities and Social Disintegration: A Framework for Analysis". Social Science Journal, 31(4), 347-362.
Runiawaty, N., & Utami, D. P. (2020). Dampak Penggunaan Gawai terhadap Kesehatan Mental pada Generasi Z. Jurnal Kesehatan Jiwa, 8(1), 45-58.
Siste, K. (2020). "The Role of Parental Control in Adolescent Internet Addiction". Indonesian Journal of Psychiatry, 7(2), 123-130.
Siswanto, R., & Rahayu, D. (2021). Era Digital dan Peran Media Sosial dalam Ketersampaian Informasi. Jurnal Komunikasi, 9(2), 115-128.
Sujarwono, S., Tampubolon, G., & Pierewan, A. C. (2019). "The Impact of Technology on Mental Health in Indonesia". Journal of Indonesian Social Sciences, 15(4), 445-459.
WHO. (2019). Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children Under 5 Years of Age. World Health Organization.
We Are Social. (2021). Indonesia Digital 2021 Report. Didapat dari https://wearesocial.com/blog/2021/01/digital-2021-indonesia
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download