REPRESENTASI KEPRIBADIAN GANDA SOSOK RAMA DALAM FILM PENYALIN CAHAYA ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE

(1) * Aditya Bagus Waskito Mail (Universitas Teknologi Yogyakarta, Indonesia)
(2) Noveri Faikar Urfan Mail (Universitas Teknologi Yogyakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pelecehan seksual adalah salah satu isu yang sering dibahas oleh khalayak umum. Pelecehan seksual didefinisikan sebagai perilaku yang ditandai dengan komentar seksual yang tidak diinginkan dan tidak pantas atau tindakan seksual yang bersifat seksual di masyarakat. Pelecehan seksual mengacu pada segala jenis perilaku yang menunjukkan atau menyebabkan masalah seksual melalui tindakan sepihak yang tidak dimaksudkan oleh orang yang terlibat dan merupakan tindakan yang menimbulkan reaksi negatif. Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis semiotika John Fiske untuk memperjelas kepribadian ganda sosok Rama dalam film Penyalin Cahaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi  melalui pemutaran film atau pengamatan langsung. Selain itu, peneliti meninjau literatur dan meninjau dokumen dan makalah penilitian terdahulu. Dari hasil penelitian ditemukan adanya tokoh dalam film Penyalin Cahaya yang mengungkapkan bahwa Rama mempunyai sifat ganda. Tanda-tanda yang dimaksud berkaitan dengan teori semiotika yang dikemukakan oleh John Fiske pada tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi.

Keywords


Representasi; Kepribadian Ganda; Semiotika

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i8.2024.%25p
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i8.2024.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amelia, D., Andika, R., Riana, Nadhila, S., & Sari, S. I. (2023). Representasi Semiotika Pelecehan Seksual dalam Film Dear Nathan 3 (Semiotika John Fiske). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, Vol. 3(6), 2-3. doi:https://doi.org/10.31004/innovative.v3i6.6742

Dilematik, T., Jayanti, R., & Hasanudin, C. (2022). Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Representasi Kepribadian Tokoh Tariq pada Film Penyalin Cahaya. Jubah Raja (Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran), Vol. 1(2), 25-26. doi:http://dx.doi.org/10.30734/jr.v1i2.2872

Madhona, R. H., & Yenny. (2022). Representasi Emosional Joker Sebagai Korban kekerasan Dalam Film Joker 2019 (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure). Soetomo Communication And Humanities, Vol. 3(1), 4-5. doi:https://doi.org/10.25139/sch.v3i1.4475

Nisa, K., & Mirawati. (2022). Kepribadian Introvert Pada Remaja. EDUCATIVO :JURNAL PENDIDIKAN, Vol. 1(2), 608-609. doi:https://doi.org/10.56248/educativo.v1i2.79

Nurmalina, K. (2021). TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR DALAM PRODUKSI FEATURE BERITA TELEVISI "SETENGAH HATI KURANGI PLASTIK". Jurnal Visi Komunikasi/, 20(2), 220-221.

Nurulita, F. S., & Primadini, I. (2021). Peran key opinion leaderdalam pemasaran film bertema kekerasan seksual. JURNAL KOMUNIKASI PROFESIONAL, Vol. 5(2), 105. doi:https://doi.org/10.25139/jkp.v5i2.3630

Putri, C. S. (2023). Perjanjian Yang Dilakukan Oleh Orang Dengan Kepribadian Ganda (Dissosiative Identitiy Disorder) Ditinjau Dari Hukum Perjanjian. Jurnal Sains Student Research, Vol. 1(1), 1107-1108. doi:https://doi.org/10.61722/jssr.v1i1.444

Simanullang, E. P. (2018). REPRESENTASI POLIGAMI DALAM FILM ATHIRAH ( STUDI ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE). Jurusan Ilmu Komunikasi – Manajemen Komunikasi, Vol. 5(1), 6-7.

Tamara, A., & Budyatmojo, W. (2016). KAJIAN KRIMINOLOGI TERHADAP PELAKU PELECEHAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH WANITA TERHADAP PRIA. RECIDIVE :Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan, Vol. 5(3), 313. doi:https://doi.org/10.20961/recidive.v5i3.47781

Tuhepaly, N. D., & Mazaid, S. A. (2022). ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE MENGENAI REPRESENTASI PELECEHAN SEKSUAL PADA FILM PENYALIN CAHAYA. Jurnal Pustaka Komunikasi, Vol. (2), 234-236. doi:https://doi.org/10.32509/pustakom.v5i2.1963

Vera, N. (2014). Semiotika Dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.