STRATEGI BINTER TNI PADA MASYARAKAT ADAT GUNA MENINGKATKAN KESADARAN BELA NEGARA DALAM RANGKA MENDUKUNG SISTEM PERTAHANAN NEGARA

(1) * Denden Sumarlin Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kajian mengenai Sistem Pertahanan Negara yang dianut oleh bangsa Indonesia yaitu Sistem Pertahanan Rakyat Semesta yang menerapkan konsep pertahanan komprehensif yang melibatkan partisipasi semua lapisan masyarakat. Sistem ini mengajak masyarakat sipil dan sektor swasta untuk aktif berkontribusi dalam upaya pertahanan, sehingga dapat meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan warga negara. Kesadaran ini bukan hanya sebagai kewajiban tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga negara dari berbagai ancaman yang mungkin muncul. TNI bukan hanya sebagai kekuatan militer tetapi juga sebagai penggerak utama dalam melibatkan masyarakat dalam pertahanan negara. Peran TNI pada pemberdayaan masyarakat adat juga menjadi bagian integral dari sistem pertahanan semesta. Tesis ini mencoba mengetahui dan menganalisis bagaimana strategi Binter TNI pada masyarakat adat guna meningkatkan kesadaran bela negara mampu berjalan optimal, Adapun landasan teori yang digunakan dalam Tesis ini yaitu Teori Perang Total, Teori Kompetensi/Profesionalisme, Teori Bela Negara, Teori Kultural Antropologi Sosial dan Budaya, Teori Strategi dan Teori Analisis SWOT varian IFAS/EFAS/SFAS. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kajian literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi strategi Binter TNI pada masyarakat adat belum cukup memuaskan, namun efektivitasnya cenderung baik. Inilah yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah dan TNI untuk terus bersinergi dalam menghasilkan strategi yang optimal.

Keywords


Binter TNI, Masyarakat Adat, Bela Negara, Sistem Pertahanan Negara

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i7.2024.3001-3019
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i7.2024.3001-3019 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ali Khomsan, Hadi Riyadi, & Sri Anna Marliyanti. (2013). "Ketahanan Pangan dan Gizi Mekanisme Bertahan pada Masyarakat Tradisional Suku Ciptagelar di Jawa Barat". Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Vol. 18 (3), Desember.

Asep Kurnia, Saatnya Baduy Bicara, (Jakarta: Bumi Aksara, 2011)

Assoc Prof. Dr. Dedi Rianto Rahadi. "Kompetensi SDM.", 2021.

Atja dan Saleh Danasasmita, Amanat dari Galunggung, (Bandung: Proyek Pengembangan Permuseuman Jawa Barat, 1981)

Atja dan Saleh Danasasmita, Sanghyang Siksakanda Ng Karesian, (Bandung: Proyek Pengembangan Permuseuman Jawa Barat, 1981)

B. Van Tricht, Levende Antiquiteiten in West-Java, (Djawa, IX, 1929)

Danasasmita dan Anis Djatisunda, Kehidupan Masyarakat Kanekes, (Bandung: Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi) Depdikbud, 1986)

Danasasmita dan Djatisunda, Kehidupan Masyarakat Kanekes, (Bandung: Bagian Proyek Penelitian Kebudayaan Sunda (sundanologi), 1986)

Djuwisno MS, Potret Kehidupan Masyarakat Baduy, (Jakarta: Khas Studio, 1986)

Edi S Ekadjati, Kebudayaan Sunda; Sebuah Pendekatan Sejarah, (Jakarta: Pustaka Jaya, Jilid. 1, Cet. 3, 2009)

Geertz, Clifford. "The Interpretation of Cultures." New York: Basic Books, 1973.

Greenberg, J., & Baron, R. A. (2003). Behavior in Organizations: Understanding and Managing the Human Side of Work. Prentice Hall.

Griffith, S. B. (1963). "Sun Tzu: The Art of War." Oxford University Press.

Hasirun, La Ode. 2019. Relasi Nasionalisme Etnik, Nasionalisme Negara dan Nasionalisme Kewarganegaraan di Papua. Jurnal Sejarah Citra Lekha 4, no. 2: 100–110

Johan Iskandar, Ekologi Perladangan di Indonesia: Studi Kasus Dari Daerah Baduy, (Jakarta: Djambatan, 1992)

Kurnia, Asep dan Ahmad Sihabudin. 2010. Saatnya Baduy Bicara. Jakarta: Bumi Aksara.

Lawang, M.Z. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Jakarta: Gramedia.

Lim Teck Ghee dan Alberto G. Gomes (Peny)., Suku Asli dan Pembangunan di Asia Tenggara, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1993)

Mardiansyah, Arrochman. 2001. Negara Bangsa dan Konflik Etnis: Nasionalisme vs Etno-Nasionalisme. Jurnal Illmu Sosial dan Ilmu Politik 4, no. 3: 289–316.

Permana, R. Cecep Eka. 2006.Tata Ruang Masyarakat Baduy. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Rangkuti, F. (2014). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Ritzer, George. 2012. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: Rajawali Press.

Robins, S. P. (2005). Organizational Behavior: Concepts, Controversies, Applications. Pearson Prentice Hall.

Rusnandar, Nandang. 2013. Seba: Puncak Ritual Masarakat Baduy di Kabupaten Lebak Banten. Patanjala 5, no. 1 [Maret]: 83–100.

Shafer, Boyd.C, 1955, Nationalism: Myth and Reality, New York: Harcourt, Brace and Company.

Smith, Anthony D.,1971,Theory of Nationalism, New York: Harper and Row Publisher.

Soedjatmoko. (1983). Bela Negara dan Pembangunan Nasional. Pustaka Jaya.

Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujana, Maftuh Ahad. 2020. “Kajian Historis Kearifan Lokal Pitutur dalam Literasi Keagamaan Masyarakat


Refbacks

  • There are currently no refbacks.