PERAN KONSELING MULTIKULTURAL DALAM OPTIMALISASI FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

(1) * Wahyu Persadanta Surbakti Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
(2) Andika Tri Ardiansyah Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
(3) Gusman Lesmana Mail (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi konseling multikultural dalam optimalisasi fungsi bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan penekanan pada pendekatan deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling multikultural berperan penting dalam membantu siswa menghadapi tantangan budaya di sekolah. Meskipun demikian, implementasinya di sekolah masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya pelatihan bagi konselor dan dukungan dari pihak sekolah. Strategi implementasi yang disarankan meliputi pelatihan yang berkelanjutan bagi konselor, kerjasama dengan orang tua, serta penilaian dan evaluasi program secara teratur. Kolaborasi dari semua pihak di sekolah menjadi krusial untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung bagi setiap siswa.

Keywords


Konseling Multikultural, Bimbingan Konseling, Peran Konseling.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i6.2024.2473-2483
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i6.2024.2473-2483 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aisah, R. (2020). Multikultural 3. Jurnal Ika, 8(2), 511–

Arthur. (2023). Konsep Konseling Multikultural dalam Penanganan Konflik pada Mahasiswa. 27 September. https://blog.unmaha.ac.id/konsep- konseling-multikultural-dalam-penanganan- konflik-pada-mahasiswa#:~:text=Dengan memperhatikan keragaman budaya%2C konseling multikultural membantu meningkatkan,dan konflik yang mungkin timbul karena perbedaan persepsi.

Azizah, N. (2020). Urgensi Kompetensi Multikultural Dari Konselor Sebagai Sarana Membangun Integritas Bangsa. Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling, 1(01), 12–19.

https://doi.org/10.36728/cijgc.v1i01.1170

Budaya, D. K. (2024). 14072-39141-1-Pb. 8(2008), 11–

Candra, D. A., & Hidajat, S. T. (2020). Pendekatan Multikultural dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Penerapan Komunikasi Interpersonal. PD ABKIN JATIM Open Journal System, 231–245.

Elizar, E. (2018). Urgensi Konseling Multikultural Di Sekolah. Edukasi Lingua Sastra, 16(2), 13–22. https://doi.org/10.47637/elsa.v16i2.90

Fadila, F., Azwar, B., & Hartini, H. (2020). Counseling service in overcoming faith and morality issues for inmates child. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 8(3), 234–237. https://doi.org/10.29210/148200

FIP, A. (2023). KOMPETENSI KONSELING MULTIKULTURAL BAGI KONSELOR SEBAGAI PENCAPAIAN INDIKATOR SDGS.

Firdaus, Yasin, F., & Anggreta, D. K. (2015). Penanaman Nilai-Nilai Multikulturalisme Melalui Pendidikan Untuk Menyiasati Masalah Multikultur Di Indonesia & Malaysia. ASEAN Comparative Education Research Network Conference, October 2020, 1756–1767. https://doi.org/10.31219/osf.io/a6qf7

Habiba, B., Mulyani, S., Nia, N. I., & Nugroho, P. (2020). Konsep Layanan Responsif bagi Siswa yang Mengalami Kesulitan Belajar secara Daring Dimasa Pandemi Covid-19. KONSELING EDUKASI “Journal of Guidance and Counseling,†4(2). https://doi.org/10.21043/konseling.v4i2.7583

Hanum, M., Prayitno, P., & Nirwana, H. (2015). Efektifitas Layanan KonselingPerorangan Meningkatkan Kemandirian Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Belajar. Konselor, 4(3),

https://doi.org/10.24036/02015436468-0-

Harahap, N. M., & Maryolo, A. (2018). Konseling Multikultural: Upaya Preventif Bullying Pada Lesbian Di Masyarakat Dan Sekolah. Palita: Journal of Social-Religion Research, 3(1), 66–

https://doi.org/10.24256/pal.v3i1.194

Hastuti, M. M. S., & Marheni, A. K. I. (2017). Kompetensi Konseling Multikultur Bagi Konselor Sekolah: Suatu Kajian Teoretis. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling 2017, 1(mcc), 93–109.

Hermawan, R. (2014). Kebijakan-Kebijakan Pendidikan Pada Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan, 1(1), 1–18.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.