(2) Moch Jurianto
(3) Panji Suwarno
(4) Pujo Widodo
(5) Herlina Risma Juni Saragih
(6) Kristijarso Kristijarso
*corresponding author
AbstractKeselamatan pelayaran merupakan aspek krusial dalam industri maritim yang memerlukan perhatian khusus dari berbagai pemangku kepentingan, terutama para pelaut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pelaut dalam meningkatkan keselamatan pelayaran yang diurai dalam dua pertanyaan penelitian, yaitu mengapa keselamatan pelayaran penting bagi pelaut dan bagaimana peran pelaut pada keselamatan pelayaran. Peran penting pelaut dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan pentingnya budaya keselamatan dalam mencegah kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan pengumpulan data yang bersifat studi pustaka (library research) atau literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaut memiliki kontribusi signifikan dalam memastikan keselamatan pelayaran melalui operasi rutin kapal, pemeliharaan, navigasi, manajemen risiko, dan kepemimpinan tim, serta memastikan kapal laik laut sebelum berlayar. Keselamatan pelayaran harus menjadi budaya yang dijalankan secara konsisten oleh semua pihak terlibat. Selain itu, temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi pelaut secara berkelanjutan untuk mencapai standar keselamatan yang lebih tinggi dalam industri pelayaran. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi untuk peningkatan kebijakan dan program pelatihan yang dapat mendukung peran pelaut dalam keselamatan pelayaran.
KeywordsKeselamatan Pelayaran, Pelaut, Budaya Keselamatan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i7.2024.2608-2612 |
Article metrics10.31604/jips.v11i7.2024.2608-2612 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Booth, A. (2016). Searching for qualitative research for inclusion in systematic reviews: a structured methodological review. BMC Medical Research Methodology, 16(1), 1-10. https://doi.org/10.1186/s12874-016-0179-9
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2011. Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Tanggung Jawab Bersama https://dephub.go.id/post/read/keselamatan-dan-keamanan-pelayaran-tanggung-jawab-bersama-5794 [Diakses pada 27 April 2024].
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2018. Kode Etik Pelaut Tingkatkan Keselamatan Pelayaran Menuju Zero Accident. https://hubla.dephub.go.id/home/post/read/5749/kode-etik-pelaut-tingkatkan-keselamatanpelayaran-menuju-zero-accident [Diakses pada 27 April 2024].
Hanifah Nur, & Safrina. 2018. Tanggung Jawab Pengangkut Terhadap Keamanan dan Keselamatan Penumpang (Suatu Penelitian pada PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan, Universitas Syiah Kuala. Vol. 2(3) Agustus 2018, pp. 608-615 ISSN: 2597-6893.
Hendrawan, A. (2019). Analisa Indikator Keselamatan Pelayaran Pada Kapal Niaga. Jurnal Saintara, 3(2), 53–59.
Pusat Informasi Maritim. 2021. Membangun Budaya Keselamatan Pelayaran. https://pim-tni.mil.id/news-detail/2690/Membangun-Budaya-Keselamatan-Pelayaran/ [Diakses pada 27 April 2024].
Smith, J., Brown, T., & Lee, H. (2020). The impact of seafarer training on maritime safety. Journal of Maritime Studies, 34(2), 123-140.
Suryani, D., Hendrawan, A., & Pramono, S. (2023). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Keselamatan Pelayaran Terhadap Pemenuhan Fasilitas K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di Atas Kapal. Marine Science and Technology Journal. 4(1), 8–12.
Wang, Y. (2019). Effective safety management on board ships: Practices and challenges. Marine Technology Journal, 28(4), 275-289.
Weda, Iwan. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keselamatan Pelayaran (Studi Pada KSOP Tanjung Wangi). Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download