RUANG SOSIAL DAN PEMANFAATAN FLORA MANGROVE DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL (STUDI ETNO-MEDISIN DI DESA PANGKALAN JAMBI, BENGKALIS)

(1) * Bagus Riadi Putra Mail (Universitas Riau, Indonesia)
(2) Resdati Resdati Mail (Universitas Riau, Indonesia)
(3) Yusmar Yusuf Mail (Universitas Riau, Indonesia)
(4) T. Romi Marrnelly Mail (Universitas Riau, Indonesia)
(5) Teguh Widodo Mail (Universitas Riau, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini dilakukan di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis yang bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan dalam ruang sosial menggunakan flora mangrove estuari dalam pengobatan tradisinal dan makna dari pemanfaatan flora mangrove. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 6 orang, menggunakan teknik purposive sampling dan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori orientasi nilai budaya dan teori makna. Hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan flora mangrove sebagai pengobatan diantaranya dengan membacakan doa dan shalawat saat menggunakan obat dari flora mangrove tersebut, dengan tujuan untuk meminta kesembuhan dari segala penyakit, tidak ada prosesi dan tradisi khusus yang dilakukan dalam pengobatan ini. Penggunaan obat juga dapat dilakukan diwaktu kapan saja dan dimana saja. Aktivitas yang dilakukan dalam pengobatan ini dapat digunakan dirumah dan di ekosistem mangrove, masyarakat meyakini bahwa flora mangrove memiliki sifat obat yang kuat dan bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Pengobatan ini sudah menjadi kearifan lokal didesa ini, serta menjadi warisan budaya dan tetap diteruskan hingga saat ini. Makna dari ekosistem mangrove tersebut dapat dijadikan ruang untuk bersoasialisasi dan wadah edukasi, juga mempertahankan tradisi pengobatan tradisional agar tetap turun-temurun serta pengolahan penggunaan flora mangrove untuk dijadikan produk UMKM.

Keywords


Flora Etno-Botani, Mangrove Estuari, Makna, Pengobatan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i5.2024.2018-2024
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i5.2024.2018-2024 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Basir, A. (2018). Tingkat pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove di desa maccini baji kecamatan mappakasunggu kabupaten takalar. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Suwarman. (2008). Pelestarian Hutan Mangrove (Ed 1., Vol. 2008). PT Citra Aji Parama.

Amri Marzali. (2009). Antropologi & Pembangunan Indonesia ( Ed 3., Vol 2009). Prenada Media Group.

Leonard. (2003). Pemanfaaatan Vegetasi Mangrove Oleh masyarakat Suku Senebuay. Skripsi. Sarjana Kehutanan fahutan Unipa. Manokwari.

Rupidara, A. D. N., Tisera, W. L., & Ledo, M. E. S. (2010). Studi Etnobotani Tumbuhan Mangrove Di Kupang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(3).

Ridwan. (2021). Etnobotani Dan Jenis Tumbuhan Berguna Pada Masyarakat Sekitar Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Skripsi. Jurusan Kehutanan Universitas Jambi.

Susilo, R. K. D. (2010). 10 Tokoh Sosiologi Modern: Biografi Para peletak So-siologi Modern (A. Q. Shaleh, Ed.; II, Vol. 2010, 194). Ar-Ruzz Media.

Soekanto, S. (1981). Sosiologi Suatu Pengantar (S. Rinaldy, Ed.; 1 Vol. 2007). PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.