(2) Herlina Juni Risma Saragih
(3) Kusuma Kusuma
(4) Wilopo Wilopo
(5) Pujo Widodo
*corresponding author
AbstractPengarusutamaan Gender (PUG) merupakan hal yang penting untuk diimplementasikan dalam kebijakan Penanggulangan Bencana, karena bencana memberikan pengaruh dan dampak yang berbeda bagi perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia, apakah sudah responsif gender atau belum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan terkait penanggulangan bencana sudah mengintegrasikan pengarusutamaan gender. BNPB sebagai lembaga yang berwenang dalam penanggulangan bencana telah menunjukan keseriusan dalam hal pengarusutamaan gender, hal tersebut didukung dengan berbagai kebijakan aturan yang responsif gender seperti Peraturan Kepala BNPB No. 13 Tahun 2014 tentang Pengarusutamaan Gender di Bidang Penanggulangan Bencana, Roadmap Pengarusutamaan Gender di Lingkungan BNPB 2021-2024 serta Perka BNPB No. 7 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Data Dan Informasi Bencana Indonesia, peraturan tersebut mengamanatkan pemilahan data korban menurut jenis kelamin. Selain telah didukung oleh kebijakan peraturan, BNPB juga telah membentuk Tim Penggerak PUG, Sekretariat Kelompok Kerja PUG dan Kelompok Kerja PUG di lingkungan BNPB. Terkait sumber daya manusia, BNPB telah memiliki aparatur negara yang memiliki kemampuan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Semua hal tersebut diharapkan dapat menjadi bukti dan dukungan yang baik dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender dalam penanggulangan bencana di Indonesia. KeywordsKebijakan, Penanggulangan Bencana, Pengarusutamaan Gender
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i5.2024.1935-1939 |
Article metrics10.31604/jips.v11i5.2024.1935-1939 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Parasasri, R.R.A & Nurhaeni, I.D.A. (2021). Manajemen Bencana Responsif Gender: Kajian Inovasi Layanan Organisasi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surakarta. Jurnal Wacana Publik. 1 (1): 62-81.
Nastiti, N.N, Firawati, T & Prabandari, E.H.A. (2016). Pengarusutamaan Gender Dalam Sistem Penanggulangan Bencana Di Indonesia: Studi Kasus Analisis Implementasi Renstra Bpbd Kabupaten Sleman Di Desa Kepuharjo Kecamatan Cangkringan. Jurnal Dinamika Global. 01 (1) : 43-70.
Nirwana & Muhlis. (2021). Studi Komparatif Implementasi Penanggulangan Bencana Yang Responsif Gender Pada Bpbd Dan Mdmc Terhadap Banjir Tahunan Di Kabupaten Sinjai. Jurnal Al-Ḥaá¸á¾¹rah Al-Islá¾¹miyah. Oktober : 12-22.
Azmy, A.S & Pertiwi, F. (2020). Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender (Pug) Dibidang Pendidikan Di Kota Bogor. Jurnal Perempuan, Agama dan Jender. 19 (2) : 160-170.
Rusmadi. (2016). Pengarusutamaan Gender Dalam Kebijakan Perubahan Iklim Di Indonesia. SAWWA. 12 (1) : 91 – 110.
Nurhayati & Yasir, M. (2019). Implementasi Peraturan Walikota Batam No 7 Tahun 2014 Tentang Pengarusutamaan Gender Di Kota Batam Tahun 2016. Jurnal Trias Politika. 3 (1) : 49-66.
Wiasti, N.M. (2017). Mencermati Permasalahan Gender dan Pengarusutamaan Gender (PUG). Sunari Penjor: Journal of Anthropology. 1 (1) : 29-42.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download