ANALISIS FRAMING KONFLIK APARAT DAN WARGA DI PULAU REMPANG PADA MEDIA TEMPO.CO DAN ANTARANEWS.COM

(1) * Achmad Fachrizal Shofir Mail (Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik,, Indonesia)
(2) Ahmad Zamzamy Mail (Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik,, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Konflik lahan di Pulau Rempang sudah sejak puluhan tahun silam. Masyarakat Pulau Rempang terdiri dari Masyarakat adat yang berasal dari beberapa suku yaitu Suku Melayu, Suku Laut, dan beberapa suku lainnya, telah menempati Pulau rempang selama lebih dari 200 tahun konflik terjadi ketika pemerintah ingin membangun Proyek Strategis Nasional Rempang Eco-Park. Pada 7 September 2023 konflik terjadi ketika aparat gabungan mencoba masuk ke pemukiman untuk melakukan pengukuran dan pematokan lahan. Warga Pulau Rempang menolak dan melakukan penutupan jalan. Dalam peristiwa ini media mempunyai peran besar dalam membingkai berita dan membentuk sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tempo.co dan Antaranews dalam membingkai bentrok antara aparat dan warga. Penelitian ini menggunakan analisis Robert N. Entman. Dalam penelitian ini peneliti menemukan perbedaan pembingkaian dalam pemberitaan konflik pulau rempang. Tempo.co memberitakan bahwa kejadian tersebut adalah hasil dari ambisi pemerintah dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional, sementara Antaranews memberitakan bahwa kejadian tersebut aparat telah mengupayakan segala pendekatan secara humanis dan persuasif.


Keywords


Analisis Framing, Konflik Pulau Rempang, Media Berita Online

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i4.2024.1520-1525
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i4.2024.1520-1525 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Biagi, S. (2010). Media impact: an introduction to mass media. jakarta: Salemba Humanika.

Effendy, O. (2003). teori dan filsafat komunikasi. Bandung : Citra Aditya Bakti.

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm. Journal of Communication.

Eriyanto. (2002). Analisis Framing: kontruksi, ideologi, dan politik media. LKiS.

Jalal, A. (2019). Politik Desentralisasi di Indonesia : Pertarungan Kepentingan dalam Proses Perumusan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Penerbit Penjuru Ilmu.

Moleong, L. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rubin, J. Z. (2004). Teori Konflik Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.