(2) Carolus Borromeus Mulyatno
(3) Rian Antony
*corresponding author
AbstractPendidikan mengalami transformasi yang signifikan dalam era digital ini, terutama dengan adanya peningkatan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, kerjasama kreatif antara guru memainkan peran kunci dalam menyelenggarakan pembelajaran yang efektif dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman para guru dalam memaknai kerjasama kreatif dan sinergis dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretasi fenomenologis atau Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk menganalisis data yang diperoleh melalui metode wawancara. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa guru yang memiliki pengalaman dalam menggunakan teknologi digital dalam pengajaran mereka. Hasil penelitian ini memberikan temuan yang penting tentang peran penting kerjasama kreatif dalam menghadapi tantangan pembelajaran berbasis digital, serta menyoroti nilai positif dan kemudahan yang didapatkan. Selain itu, penelitian itu juga mengungkapkan bahwa setiap guru memiliki cara penyajian berbeda dalam pembelajaran berbasis digital. Kolaborasi antar guru dapat memaksimalkan pembelajaran berbasis digital. Implikasi praktis dari temuan ini dibahas untuk meningkatkan praktik pengajaran di era digital ini. Kolaborasi ini juga membuat siswa memiliki akses informasi yang relevan dan aktual sehingga sejalan dengan perkembangan zaman. Tentunya temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan inklusif di era digital dengan melakukan kolaborasi kreatif antar guru. KeywordsPembelajaran Digital; Pengalaman Guru; Kerja Sama Kreatif; Kolaborasi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i4.2024.1435-1445 |
Article metrics10.31604/jips.v11i4.2024.1435-1445 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdullah, R. (2017). Pembelajaran dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(1), 35–49.
Antony, R. (2022). Peran Komunikasi Dialogis Guru dan Mitra Didik dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Eksperimental Mangunan. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(2), 42–50. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v22i2.1404
Antony, R. (2022). Komunikasi dialogis sebagai ekspresi pendidikan pemerdekaan YB Mangunwijaya (studi kasus di sekolah dasar eksperimental mangunan). Tesis. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Covey, S. (2005). The 8th Habit, Melampaui Efektivitas, Menggapai Keagungan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Covey, S, R; Covey, S; Summers, M; dan Hatch, D.K. (2014). The Leader In Me, Jakarta: PT Dunamis Intra Sarana.
Creswell, J.W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixeed Methods Approaches. London: Sage.
Creswell, J.W. (2012). Educational research: planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Boston: Pearson.
Creswell, J.W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design. Los Anggeles: Sage
Farida, E. (2019). Media pembelajaran teknologi digital untuk meningkatan efektivitas belajar siswa pada abad-21. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 3(2), 457–476.
Gula, R, M (1989). Reason Informed by Faith. Mahwah: Paulist Press
Heller, R, (2008). Stephen Covey. Jakarta: Esensi Erlangga group.
Kahija, L. Y. F. (2017). Penelitian Fenomenologis: Jalan Memahami Pengalaman Hidup. Yogyakarta: Kanisius.
Korhonen, T., Lavonen, J., Kukkonen, M., Sormunen, K., & Juuti, K. (2014). The Innovative School as an Environment for the Design of Educational Innovations. In H. Niemi, J. Multisilta, L. Lipponen, & M. Vivitsou (Eds.). Finnish Innovations and Technologies in Schools: a Guide towards New Ecosystems of Learning (pp. 99-113). Sense publishers..
Mangunwijaya. (2020). Sekolah Merdeka: Pendidikan Pemerdekaan. Jakarta: Kompas.
Mulyatno, C.B., Costa, S.B.P., (2022). Experiences of Educing Blind and Deaf Children in The Study of Interpretive Phenomenological Analysis. ENDLESS: International Journal of Future Studies 5 (2): 30-42.
Mulyatno, C.B, Indra Sanjaya T, V, Wododo, A. (2023). Pendidikan Agama Sebagai Proses Komunikasi Pengalaman Lintas Iman Berdasarkan Pemikiran Y.B. Mangunwijaya. Jurnal Teologi 12(01): 35-57.
Nahumury, A., & Antony, R. (2022). Semi-Online Learning as a Solution to the Digital Divide in Education in Frontier, Outermost, and Disadvantaged Regions (3T). Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 8(2), 331-340.
Payong, S., Mulyatno, C., & Antony, R. (2024). Analisis konten penerapan pendidikan lingkungan berdasarkan ecosophy arne naess padachannel youtube romo ndeso. Jurnal Nusantara, 11(1), 172-183
Pradana, A.W dan Mulyatno, C.B. (2022). Praktik Sanggar Guru Y.B. Mangunwijaya Sebagai Bentuk Komunitas Guru Belajar Secara Kontinyu. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(22):219-229.
Putra, L,D dan Pratama, S.Z.A, (2023). Pemanfatan media dan teknologi digital dalam mengatasi masalah pembelajaran. Journal Transformation of Mandalika 4(8)
Smith, J. A., Flower, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis : Theory, methods and research. London: SAGE Publications
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi, Mix Methods. Bandung: Alfabeta
Suherman, M.M; dan Nurhaqy, A.A. (2022). Keterampilan kolaborasi guru sekolah dasar untuk keberhasilan pendidikan inklusif. Warta Pengabdian, 16(2):75-88
Wiyani, N. A. (2015). Etika Profesi Keguruan. Yogyakarta: Gava Media.
Zabir, A. (2018). Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran terhadap Motivasi Belajar Siswa SMPN 1 Lanrisang Kabupaten Pinrang. Universitas Negeri Makassar.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download