(2) Daniel Harapan Parlindungan Simanjuntak
*corresponding author
AbstractPenelitian ini mengkaji motif di balik popularitas thrift shopping di kalangan mahasiswa dan dampaknya terhadap kebiasaan berbelanja. Faktor ekonomi telah menjadi pendorong utama praktik thrift shopping, baik di pasar tradisional maupun di lapangan. Fokus utama studi ini adalah pada pengaruh media sosial dalam membentuk kebiasaan berbelanja mahasiswa, terutama dalam konteks fashion yang menjadi tuntutan, mendorong mahasiswa untuk memilih thrift shopping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan memanfaatkan teori Daniel Miller untuk memahami makna di balik kegiatan thrift shopping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memakai barang berkualitas dan bermerk menjadi simbol dalam mengikuti perkembangan zaman. Motif utama mahasiswa dalam thrift shopping didominasi oleh pengaruh lingkungan pertemanan dan media sosial. Keywordsperilaku berbelanja, thritf shopping, motif
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i4.2024.1412-1417 |
Article metrics10.31604/jips.v11i4.2024.1412-1417 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
A Iratantika, A. I. (2019). Perilaku Konsumen Online Shop Di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unm (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Makassar).
Abdurrasyid, M. F. (2020). Perilaku sosial second branded sebagai gaya hidup remaja tulungagung (Studi pada Remaja di Desa Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).
Alifurrahman, M., & Saputri, M. E. (2021). Pengaruh Fashion Lifestyle Dan Self Image Terhadap Impulse Buying Pakaian Thrifthing Di Kota Bandung. eProceedings of Management, 8(5).
Barnard, M.2011.Fashion Sebagai Komunikasi (I. S. Ibrahim, Terj). Yogyakarta: Jalasutra
Harahap, D. A., & Amanah, D. (2018). Perilaku Belanja Online Di Indonesia: Studi Kasus. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (Jrmsi), 9(2), 193-213.
Creswell, J. W. (2016). Research Design, Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran, terj. Achmad Fawaid dan Rinayati K. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hilmansyah, R., Nursanti, S., & Utami Dewi, W. (2022). Fenomena Thrifting sebagai gaya hidup milenial Bogor. Jurnal Nomosleca, 8(1), 1-16.
Haryatmoko, H. (2016). Membongkar Rezim Kepastian: Pemikir Kritis Post-Strukturalisme. Yogyakarta: Kanisius.
Hulme, A. (2019). The hedonic delights of frugality: Pound store shopping in austere times. Journal of Consumer Culture, 19(4), 551-566
Ismail Suardi Wekke, d. (2019). Metode penelitian sosial. yogyakarta: Gawe
Lestari, F. A., & Asmarani, R. (2021). Thrifting Culture during the Covid-19 Pandemic and Its Impact on the Environment. In E3S Web of Conferences (Vol. 317, p. 01006). EDP Sciences.
Mustomi, D., Puspasari, A., Azizah, A., & Wijayanti, D. (2020). Analisis Belanja Online Di Kalangan Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Akrab Juara, 5(4), 48-57.
Rizka, F. F. N. (2022). Fasion Thriting sebagai budaya populer dikalangan mahasiswa (Doctoral dissertation, FISIP UNPAS).
Savira, V. S. N., & Yulianti, I. (2022). Pengaruh citra merek, kualitas, produk, dan harga terhadap keputusan pembelian pada thrift shop SHOP. Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi, 1(1).
Sazali, H., & Rozi, F. (2020). Belanja Online Dan Jebakan Budaya Hidup Digital Pada Masyarakat Millenial. Jurnal Simbolika Research And Learning In Communication Study, 6(2), 85-95.
Pratiwi, H. D. (2013). Online Shop Sebagai Cara Belanja Di Kalangan Mahasiswa UNNES (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Semarang).
Sudrajat, A., & Ant, S. (2016). Fenomena Perilaku Belanja Online Sebagai Alternatif Pilihan Konsumsi Di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Paradigma, 4
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download