(2) Ferina Ardhi Cahyani
(3) Melisa Musfiroh
(4) Kiki Rizki Islamiah
*corresponding author
AbstractDalam praktik operasional di lapangan, kerap kali timbul permasalahan tumpang tindih kewenangan dan pengawasan bersifat sectoral dalam penegakan hukum terhadap kapal asing yang melakukan IUU Fishing di WPPNRI. Oleh karena itu, Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana pembagian kewenangan penegakan hukum terhadap IUU Fishing di WPPNRI dan Bagaimana Komunikasi Serta Koordinasi Antar Aparat Penegak Hukum IUU Fishing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat beberapa lembaga dalam penegakan hukum perikanan di WPPNRI, yaitu: Badan Keamanan Laut (Bakamla); Angkatan Laut Indonesia; Satuan Polisi Air, Pegawai Negeri Sipil di Bidang Perikanan; Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (illegal Fishing); Unit Kapal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; Jaksa Penuntut Umum; dan Hakim. Agar penegakan hukum berjalan dengan baik, dan lebih efektif, Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan instansi lainnya dapat melakukan koordinasi satu sama lain dengan membentuk forum koordinasi. KeywordsPembagian Kewenangan, Instansi Penegak Hukum, Penegakan Hukum IUU Fishing, IUU Fishing; Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.1228-1238 |
Article metrics10.31604/jips.v11i3.2024.1228-1238 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ministry of Defense of the Republic of Indonesia, (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia : Jakarta.
Tri Sulistyaningtyas, Susanto, Dicky R. Munaf. (2015), “Synergy of Cross-Sector Paradigms in the Field of Marine Security and Safety, Publisher PT Gramedia Pusaka Utama, Jakarta.
Aceng Asnawi Rohani, Mohamad Fasyehhudin, Belardo Prasetya Mega Jaya, (2023). “Impact Of Indonesia Goverment Policy in PP No. 27 Of 2021 Concerning The Implementation Of The Marine And Fisheries Sector, Supremasi Hukum, 19(1), pp. 27-36, DOI: https://doi.org
/10.33592/jsh.v19i1.3344
Ariyanti, V. (2019). “Kebijakan Penegakan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesiaâ€. Jurnal Yuridis, 6, (2), 33-54 DOI: http://dx.doi.org/10.3
/jyur.v6i2.789
Belardo Prasetya Mega Jaya, Agus Prihartono Permana Sidiq, Mohamad Fasyehhudin & Nuryati Solapari. (2023). “Republic of Indonesia Sovereign Right in North Natuna Sea according to United Nations Convention on the Law of the Sea 1982â€, Australian Journal of Maritime & Ocean Affairs, 16 (1), pp. 127-140. DOI: 10.1080/18366503.2023.22062
Belardo Prasetya Mega Jaya dan Muhammad Uut Lutfi. (2020). “The Law Enforcement Towards Foreign Vessels which did Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUU- Fishing) in Indonesia Fisheries Management Areasâ€, Jurnal Dinamika Hukum, 20 (1), pp. 245-256. DOI: https://dinamikahukum.fh.unsoed.ac.id/index.php/JDH/article/view/2838
Belardo Prasetya Mega Jaya,. Afandi Sitamala, dan Danial, (2021), “State Exclusivity of Fisheries Resources on Exclusive Economic Zone in Efforts to Support the Fisheries Availability as a Means of Increasing Food Security for the Stateâ€, Atlantis Press, pp. 213-219. DOI: 10.2991/absr.k.210304.039
Bernard Kent Sondakh. (2004) "Securing Indonesia's Marine Territory", Journal of International Law, Faculty of Law, University of Indonesia, Jakarta. 7 (1), pp. 89-103. DOI: 10.17304/ijil.vol7.1.229
Danial, Sitamala, A, Jaya, “Keamanan dan Pertahanan Di Selat Sunda, Studi Alur Laut Kepulauan Indonesia Iâ€, Jurnal Idea Hukum, 6 (1) pp. 46-64. DOI:10.20884/1.jih.2020.6.1.131
Edytya, Nindya Putri & Reyhan S. Perwira. (2019). “The Reality of Law Enforcement in Indonesia in the Perspective of Law and Development: Should the Law be obeyed or feared?â€, Lex Scientia Law Review, 3 (2) pp 177-190. DOI https://doi.org/10.15294
/lesrev.v3i2.35399
Faudzan Farhana, (2014). “Memahami Perspektif Tiongkok Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Cina Selatanâ€, Jurnal Penelitian Politik, 11 (1). DOI: https://ejournal.politik.lipi.go.id/index.php/jpp/article/view/196
Freshty Yulia Arthiani, (2014). "Peran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Ppns) Perikanan Dalam Proses Penegakan Hukum Kasus Iuu Fishing Di Indonesia". Widyariset, Vol. 17, (1), pp. 1-12.
Ismail, Mahsun. (2021). “The Effectiveness of Civil Service Investigators in Enforcement of Illegal, Unreported and Regulated Fishing in Indonesiaâ€, Jurnal Hukum dan Keadilan, 5 (1) pp 28-43. DOI: https://journal.uim.ac.id/
index.php/justisia/article/download/1088/701
Jason Theogives Lamandasa, (2023). “Status Hukum Hak Lintas Negara Kepulauan Ditinjau Dari United Nations Convention on The Law Of The Sea (Unclos) 1982†Jurnal Fakultas Hukum Unsrat Lex Administratum, 7(5), DOI: https://e
journal.unsrat.ac.id/v3/index.php/administratum/article/view/50781
Mas Nanan Jumena, and Belardo Prasetya Mega Jaya, (2019). Penegakan Hukum IUU-Fishing yang Dilakukan Oleh Kapal Asing di Laut Natuna Pada Era Otonomi Daerah. Lampung: Aura Publishing.
Mohamad Fasyehhudin, Firdaus, Belardo Prasetya Mega Jaya dan Muhammad Yusuf, (2023). “Hak Berdaulat Pemerintah Indonesia Dalam Memberikan penamaan Laut Natuna Utara Menurut Hukum Internasional (Laut Natuna Utara Vs. Laut China Selatan)â€, Gorontalo Law Review, 6 (1), pp. 113-120 DOI: https://doi.org/10.32662/golrev.v6i1.2599
Mukhammad Miftakhun Ni'am, (2019). "The Function of the Sea and Coast Guard Unit (KPLP) in the Implementation of Maritime Patrols for the Enforcement of Shipping Laws in the Legal Area of Ksop Tanjung Emas Semarang", Atlantis Press. DOI https://www.atlantis-press.com/pro
ceedings/psshers-19/125943748
Rika Kurniaty, et al. (2020). “The Role of the Marine Security Agency as Guardians of the Sea and Coast in the Jurisdiction of Indonesian Watersâ€. 15 (3), PP 221-232. DOI: https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v15no3.2017
Rofingi, Umi Rozah, Adifyan Rahmat Asga, (2022). “Problems of Law Enforcement in Realizing The Principle of Equality Before The Law in Indonesiaâ€, Law Reform, 18 (2), pp 222-237, DOI: https://doi.org/10.14
/lr.v18i2.47477
Tahegga Primananda Alfath, Radian Salman, dan Sukardi, (2020). “Derivasi Konsep Negara Kepulauan Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945â€. Jurnal Bina Hukum, 4 (2). pp. 216-235 DOI:10.24970/bhl.v4i2.101
Wiratama, H. (2015). “Kewenangan TNI AL Selaku Penyidik Tindak Pidana Dilaut Dalam Mengamankan Perairan Indonesia.†Brawijaya Law Student Journal. pp. 1-30 DOI: http://hukum.studentjournal.ub.ac.id/index.php/hukum/article/view/1295
Yaser Krisnafi, Budhi Hascaryo Iskandar, Sugeng Hari Wisudo, John Haluan, (2017). “Penentuan Prioritas Wilayah Kerja Untuk Peningkatan Pengawasan Perikanan Di WPP NRI 711â€, Marine Fisheries, 8, (2), pp. 211-221, DOI:10.29244/jmf.8.2.211-221
Bureau of Justice Statistics, Law Enforcement, can be accessed officially on the following official website https://bjs.ojp.gov/topics/law-enforcement accessed on 2024.
Dian Erika Nughraheny, Penanganan Keamanan Laut Indonesia, Tumpang Tindih Kelembagaan hingga Aturan Hukum 202â€. can be accessed officially on the following official website Kompas.com.
Interview with Aksari Agustian Hutabalian, member of BA Ditpolairud Police Province Banten. On May 17, 2022.
Ministry of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia, KKP Terbitkan Kepmen Penanggulangan IUU Fishing, can be accessed officially on the following official website http://kkp.go.id/index.php/ars. Lihat
Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, Seri Kuliah Umum Hukum Laut Internasional “Betwen Threats and Opportunities di Antara Ancaman dan Peluang dalam Menyongsong Poros Maritim Dunia†Research Cluster for Sustainable Ocean Policy (CSOP), can be accessed officially on the following official website di https://law.ui.ac.id/ancaman-dan-peluang-dalam-menyongsong-poros-maritim-dunia/
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download