PEMANFAATAN PANGAN LOKAL MELALUI DAPUR SEHAT (DASHAT) ATASI STUNTING PADA KAMPUNG KB

(1) * Natelda R Timisela Mail (Universitas Pattimura, Indonesia)
(2) Ester D Leatemia Mail (Universitas Pattimura, Indonesia)
(3) Johanna M Luhukay Mail (Universitas Pattimura)
(4) Risyat A. Far Far Mail (Universitas Pattimura, Indonesia)
(5) Meitycorfrida Mailoa Mail (Universitas Pattimura, Indonesia)
(6) Neima Nurjannah Mail (Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Indonesia)
(7) Meivie Matulessy Mail (Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Indonesia)
(8) Hayati Latuconsina Mail (Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas KB di setiap desa menjadi prioritas nasional yang dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung KB. Melalui program yang inovatif dan strategis dalam mengejawantahkan program Banggakencana secara paripurna maka kampung KB diharapkan dapat menjalankan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Keberadaan Kampung KB tidak secara langsung berdampak pada balita stunting tetapi ke upaya sensitif untuk menurunkan stunting. Salah satu program kampung KB untuk mengurangi keluarga beresiko stunting adalah Dapur Sehat (dashat). Untuk perbaikan gizi anak balita maupun ibu hamil dan ibu menyusui adalah berupa optimalisasi dashat atasi stunting melalui pengolahan makanan lokal. Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan upaya pemenuhan gizi seimbang untuk keluarga yang resiko stunting sebagai calon pengantin (CATIN)), ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting dari keluarga yang tidak mampu. Hal ini penting supaya dilakukan pencegahan stunting lebih awal dengan mengonsumsi berbagai olahan pangan lokal yang berkualitas, bergizi dan seimbang.


Keywords


Pangan lokal, dashat, kampung KB, stunting.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.994-1002
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i3.2024.994-1002 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Banudi, L. (2012). Gizi Kesehatan Reproduksi: Buku Saku Bidang. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

BKKBN. 2023. Jumlah Kampung KB Berdasarkan Penggunaan Data Dalam Perencanaan. https://kampungkb.bkkbn.go.id/statistik/10/jumlah-kampung-kb-berdasarkan-penggunaan-data-dalam-perencanaan.

BKKBN. 2023. Kampung Keluarga Berkualitas. https://kampungkb.bkkbn.go.id/tentang.

BKKBN. 2024. Kampung Keluarga Berkualitas di Indonesia. https://kampungkb.bkkbn.go.id/

Direktorat Advokasi dan KIE – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo. 2017. Kampung KB: Inovasi Strategis Memberdayakan Masyarakat. https://www.kominfo.go.id/index.php/content/detail/9841/kampung-kb-inovasi-strategis-memberdayakan-masyarakat/0/artikel_gpr

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi Gizi pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312. https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1389.

Hardiani, H., Hastuti, D., & Nasution, H. (2021). Community participation in the Kampung KB Program in Jambi Province. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 9(4), 343 - 352. https://doi.org/10.22437/ppd.v9i4.11129

Indriati, R., & Murpambudi, Y. K. (2016). Hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 1– 5 tahun di posyandu desa Sirnoboyo Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ilmu Kesehatan Kosala, 4(1).

Jezua, E. M., Silitonga, H. T. H., & Rambung, E. (2021). ASI Ekslusif, Status Imunisasi, dan Kejadian Stunting di Indonesia: Studi Literatur. Prominentia Medical Journal, 2(1), 1–26.

Khairunnisa, A. (2015). Islam, modal sosial dan pengentasan kemiskinan pada masyarakat kepulauan. Jurnal Populis, 9(1): 71-81.

Leatemia, E. D., Timisela, N. R., Palijama, S., & Polnaya, F. J. (2023). Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pencegahan Dari Hulu di Maluku. NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. 10(2), 666–675.

Mailoa, M. (2023). Cegah Stunting Melalui Diversifikasi Makanan Bergizi Berbasis Pangan Lokal. Pattimura University Press.

Ngura, E. T. (2022). Upaya Pencegahan Stunting melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Ubi untuk Meningkatkan Asupan Gizi Ibu Hamil. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(1), 292. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i1.1318.

Nirmalasari, N.O. (2020). Stunting pada Anak; Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia, Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming 14(1):19-29. https://doi.org/10.20414/qawwam.v14i1.2372

Rahmadhita, K. 2020. Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Stunting Problems and Prevention. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1): 225-229. DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.253.

Setyawati, VAV., Ramadha, F. (2020). Pengaruh kampung KB pada intervensi gizi sensitif stunting di Desa Janegara. J Gizi Indones (The Indones J Nutr), 9(1):42–7.

Suharmiati, Fahriani, A. A., & Ramdhani, S. (2016). Buku Seri Riset Etnografi Kesehatan 2016: Tradisi Bowo dan Malnutrisi pada Etnik Nias. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.