(2) Syafrida Nurrachmi Febriyanti
*corresponding author
AbstractKekerasan dalam Lingkungan Kerja masih sering terjadi di industri perfilman Indonesia, namun minimnya perlindungan membuat para pekerja tidak tahu harus berbuat apa ketika mengalami tindak kekerasan, hingga akhirnya cerita-cerita tersebut hanya menjadi konsumsi internal pelaku film. Pada 31 Agustus 2022, instastory milik akun @juandini menjadi viral di sosial media setelah ia melakukan tindakan social justice dengan menceritakan kejadian kekerasan dalam lingkungan kerja yang menimpa salah satu teman satu timnya. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti berusaha mendeskripsikan penerimaan pekerja film di Surabaya terhadap tindakan social justice yang dilakukan oleh pemilik akun @juandini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori analisis resepsi milik Stuart Hall untuk mengungkapkan penerimaan pekerja film di Surabaya dan membaginya menjadi tiga kategori (dominant-hegemonic, negotiated, oppositional). Data didapatkan dengan metode in-depth interview kepada 6 informan yang merupakan pekerja film di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan penerimaan dari para pekerja film terhadap tindakan social justice tersebut, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang maupun jam terbang dalam industri film dari para informan. KeywordsPekerja Film, Kekerasan dalam Lingkungan Kerja, Social Justice
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.916-920 |
Article metrics10.31604/jips.v11i3.2024.916-920 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adi, T. N. (2012). Mengkaji Khalayak Media dengan Metode Penelitian Resepsi. Acta diurna, 8(1).
Ajat Rukajat (2018). Pendekatan penelitian kualitatif = (Qualitatif research approach) / Dr. Ajat Rukajat, M.MPd.. Yogyakarta : Deepublish,.
Hall, S. (2019). Encoding—Decoding (1980). In Crime and Media (pp. 44-55). Routledge.
Hoel, H., Sparks, K. and Cooper, C. (2001) The Cost of Violence/Stress at Work and the Benefits of a Violence/Stress-Free Working Environment. Report commissioned by the International Labour Organization, University of Manchester, Manchester. illness in the workplace. Healthc Pap. 2004;5(2):12-25. doi: 10.12927/hcpap..16820. PMID: 15829761.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif edisi revisi.
Mulyana, D. (2010). Suatu Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rosdakarya.
O’Leary-Kelly, A. M., Griffin, R. W., & Glew,D. J. (1996). Organization- motivated aggression: A resarch framework. Academy of management review, 21(1), 225-253.
Rudi, T. (2010). Informasi perihal bullying.8 Januari 2013. bigloveadagio.
files.wordpress.com/.../ informasi_perihal_bullying.pdf
Rukajat, Ajat. (2018) Pendekatan PenelitianKuantitif: Quantitative Research Approach. Cetakan pertama. Yogyakarta: Deepublish.
Samnani, A. K., & Singh, P. (2012). 20 years of workplace bullying research: a review of the antecedents and consequences of bullying in the workplace. Agression and Violent Behavior, 17(6), 581-589.
Sutikno, R. B. 2010. The Power 4q For HR and Company Development. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Suwatno & Priansa, D. 2011. Manajemen SDM dalam organisasi Publik dan Bisnis. Bandung:Alfabeta.
Wahyuni, T. (2022, May 21). KesaksianPegawai Indonesia Soal Kekerasan di Dunia kerja: “Jidat Saya ditoyor, Bahu Saya Didorong.†BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-61503709
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download