(2) Herlina Suksmawati
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran komunikasi keluarga terhadap konsep diri remaja Surabaya. Masa remaja merupakan masa ketika seseorang mengalami transisi dari masa anak-anak menuju dewasa. Pada masa tersebut, seseorang mulai mencari jati dirinya. Dalam proses pencarian jati diri, masa remaja dapat menjadi masa yang rentan bagi pembentukan konsep diri seseorang. Pada masa remaja muncul berbagai masalah dan pengaruh dari lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi pembentukan konsep diri seorang remaja. Konsep diri dapat tumbuh ke arah yang positif atau negatif bergantung pengaruh yang didapatkan oleh seseorang. Pada masa remaja yang rentang bagi pertumbuhan seseorang, kenyataannya orang tua justru mulai lengah dalam menjaga komunikasi dengan anaknya. Seorang remaja dianggap dapat tumbuh mandiri dengan sendirinya meskipun tanpa arahan dari orang tua. Padahal dukungan serta perhatian dari orang tua sangatlah penting bagi pembentukan konsep diri seorang remaja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang ada pada sebuah permasalahan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu Teknik yang menggambarkan serta menginterpretasikan makna dari data yang telah didapat dengan memperhatikan dan merekam aspek situasi yang diteliti, sehingga didapatkan gambaran menyeluruh mengenai keadaan yang sebenarnya. KeywordsKomunikasi keluarga; Konsep Diri; Remaja
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i2.2024.629-640 |
Article metrics10.31604/jips.v11i2.2024.629-640 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Attaqy, C. F., Fithria, & Hartanty, N. (2021). Hubungan Pola Komunikasi Keluarga dengan Perilaku Merokok pada Remaja. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 5(2).
Cangara, H. (2023).Komunikasi Keluarga (Family Communication) Jalan Menuju Ketahanan Keluarga dalam Era Digital. Jakarta: Kencana.
Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Third). Sage Publications.
Dewi, K. A. (2022). Penerapan Komunikasi Keluarga Utuh dan Bercerai dalam Mendidik Remaja. UPN Veteran Jawa Timur.
Dupe, S. I. (2020). Konsep Diri Remaja Kristen dalam Menghadapi Perubahan Zaman. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity, 2(1).
Fithria. (2011). Hubungan Komunikasi Keluarga dengan Konsep Diri Remaja. Nursing Journal, 2(1).
Hadori, R., Hastuti, D., & Puspitawati, H. (2019). Pengaruh Komunikasi dan Kelekatan Orang Tua-Remaja terhadap Self Esteem Remaja pada Keluarga Utuh dan Tunggal. Jurnal Sosial Soedirman, 3(1).
Hasibuan, E. J. (2011). Peranan Komunikasi dalam Keluarga terhadap Pembentukan Jati Diri Remaja. Jurnal Ilmu Sosial-Fakultas ISIPOL UMA, 4(2).
Jasmisari, M., & Herdiansah, A. G. (2022). Kenakalan Remaja di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas di Bandung: Studi Pendahuluan. Aliansi: Jurnal Politik; Keamanan, dan Hubungan Internasional.
Kriyantono, R. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.
Magfirah, I., Rahman, U., & Sulasteri, S. (2015). Pengaruh Konsep Diri dan Kebiasaan Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bontomatene Kepulauan Selayar. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 3(1).
Magta, M. (2019, April). Peran Komunikasi Keluarga terhadap Konsep Diri Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1).
Maharani, K. (2020). Resepsi Khalayak Terhadap Pendidikan Seks pada Artikel Magdalene.co. UPN Veteran Yogyakarta.
Masturah, A. N. (2017). Gambaran Konsep Diri Mahasiswa Ditinjau dari Perspektif Budaya. Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2).
Mazaya, K. N., & Supradewi, R. (2011). Konsep Diri dan Kebermaknaan Hidup pada Remaja di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Proyeksi, 6(1).
Moleong, L. J. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Musa, M., & Titi, N. (1988). Motodelogi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.
Pujileksono, S. (2016). Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif. Kelompok Intrans Publishing.
Putri, O. H. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Bina Diri pada Anak Intellectual Developmental Disorder di SLB/C Pelita Ilmu Semarang. Universitas Katolik Soegijapranata.
Ranny, Azizi, R., Rianti, E., Amelia, S. H., Novita, M. N., & Lestarina, E. (2017). Konsep Diri Remaja dan Peranan Konseling. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 2(2).
Rogi, B. A. (2015). Peranan Komunikasi Keluarga dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Kelurahan Tataaran Kecamatan Tondano Selatan. e-journal "Acta Diurna", 4(4).
Saraswatia, G. K., Zulpahiyana, & Arifah, S. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Remaja di SMPN 13 Yogyakarta. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 3(1).
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Method). Bandung: Alfabeta.
Sutika, I. W. (2017). Pola Komunikasi Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak di Lingkungan Keluarga. Jurnal Kajian Pendidikan Widya Accarya, 1-9.
Syahraeni, A. (2020). Pembentukan Konsep Diri Remaja. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1).
Syamsir, T. (2014). Organisasi & Manajemen (Perilaku, Struktur, Budaya & Perubahan Organisasi). Bandung: Alfabeta.
Waangsir, A. (2023). Fungsi Komunikasi Keluarga Berdampak pada Perkembangan Kedisiplinan Anak. Journal of Science, Humanitis and Humaniora Adpertisi, 2(2).
Zuhdi, M. H. (2011). Istiqomah dan Konsep Diri Seorang Muslim. Religia, 14(1).
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download