(2) Aldri Frinaldi
(3) Lince Magriasti
*corresponding author
AbstractPenelitian ini didasarkan pada bonus demografi Indonesia pada tahun 2045. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran sistem desentralisasi dan otonomi daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sumber daya manusia untuk Indonesia emas 2045. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur online. Triangulasi digunakan sebagai metode pengumpulan data, penalaran induktif digunakan dalam analisis data, dan makna daripada generalisasi lebih ditekankan dalam temuan penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif karena berbentuk pengungkapan fakta-fakta yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi dan otonomi daerah dapat berperan dalam pemerataan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Peran desentralisasi dan otonomi daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan SDM untuk Indonesia emas 2045 dapat berupa peningkatan produktivitas kerja, pencapaian efisiensi, peningkatan pelayanan, dan peningkatan kepemimpinan
KeywordsDesentralisasi, otonomi daerah, Indonesia emas 2045
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i2.2024.678-685 |
Article metrics10.31604/jips.v11i2.2024.678-685 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Darman, R. A. (2017). Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 Melalui Pendidikan Berkualitas. Edik Informatika, 3(2), 73–87. https://doi.org/10.22202/ei.2017.v3i2.1320
El Hafiz, S., & Himawan, K. K. (2020). Tantangan melakukan kajian literatur psikologi di Indonesia: Masalah mendasar dan solusinya. Jurnal Psikologi Ulayat, 8, 6–17. https://doi.org/10.24854/jpu125
Faisal, & Nasution, A. H. (2016). Otonomi Daerah dan Penyelesaian. Jurnal Akuntansi, 4(2), 206–215. https://ja.ejournal.unri.ac.id/index.php/JA/article/view/3370/3287
Fauzi, A. (2019). Otonomi Daerah Dalam Kerangka Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Yang Baik. Spektrum Hukum, 16(1), 119. https://doi.org/10.35973/sh.v16i1.1130
Hasdiana, K., Hadjaratie, L., Masaong, A. K., & Panai, A. H. (2023). Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 Menghadapi Bonus. AKSARA : Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal , 09(2), 949–958. http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara
Jati, W. R. (2016). Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah di Indonesia: Dilema Sentralisasi atau Desentralisasi. Jurnal Konstitusi, 9(4), 743. https://doi.org/10.31078/jk947
Kiki, E. (2016). Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(2), 797–804.
Lestari, N. A., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Padang, U. N. (2023). Implementasi Kebijakan Desentralisasi di Desa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(4), 6047–6054.
Munawaroh, N. (2019). Peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemerintahan yang baik. Jurnal Media Birokrasi, Vol. 1 No., 143–156.
Nuradhawati, R. (2019). Dinamika Sentralisasi Dan Desentralisasi Di Indonesia. Jurnal Academia Praja, 2(01), 152–170. https://doi.org/10.36859/jap.v2i01.90
Safri, H. (2017). Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 102–112.
Simandjuntak, R. (2015). Sistem Desentralisasi Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Perspektif Yuridis Konstitusional. De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah, 7(1), 57–67. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v7i1.3512
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wekke, I. S., Fatria, I., & M. (2019). Metode Penelitian Ekonomi Syariah. Gawe Buku
Yulianti, Y. (2021). Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Membangun Generasi Emas Indonesia. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 28. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i1.969
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download