IMPLEMENTASI DIPLOMASI PERTAHANAN MELALUI KONTRIBUSI SATUAN TUGAS PENGAMANAN PERBATASAN INDONESIA – TIMOR LESTE SEKTOR BARAT

(1) Ronald Tampubolon Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(2) A. A. Banyu Perwita Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(3) * Fauzia Cempaka Timur Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Keputusan Timor Leste untuk memisahkan diri dari Indonesia dan menjadi negara merdeka, menyisakan masalah tersendiri antara Indonesia dan Timor Leste yaitu mengenai batas kedua negara. Indonesia dengan Timor Leste berbatasan darat langsung di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perbatasan Provinsi NTT dengan Timor Leste di darat secara keseluruhan memiliki panjang 268,8 km. Permasalahan eksodus masyarakat Timor Leste ke Indonesia dan penetapan delimitasi wilayah perbatasan kedua negara yang disebut daerah Un-resolved segment dan Un-Surveyed segment di wilayah perbatasan Sektor Barat masih belum terselesaikan. Keberadaan Satgas pasukan penjaga perbatasan (Satgas Pamtas) sangat penting sebagai implementasi dari diplomasi pertahanan Indonesia dalam menyelesaikan isu tersebut. Kontribusi Satgas Pamtas RI-RDTL sektor Barat di wilayah perbatasan menjadi hal penting untuk menjaga keamanan negara dan membangun rasa saling percaya antara kedua negara. Dukungan peralatan dan perlengkapan yang memadai sangat dibutuhkan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, pada kegiatan sub meeting bidang keamanan Joint Border Meeting peran Satgas Pamtas menentukan regulasi pengawasan perbatasan bersama pihak Timor Leste dan menjamin daerah un-resolved dan un-surveyed bebas dari pengelolaan yang dapat menyebabkan timbulnya konflik. Diplomasi terdepan dari militer dalam bentuk penjagaan dan penghentian kegiatan illegal pada daerah konflik akan menjamin stabilitas wilayah sehingga penyelesaian secara diplomasi terkait sengketa perbatasan lebih mudah dilakukan.


Keywords


Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, Diplomasi Pertahanan, Indonesia, Republik Demokratik Timor Leste.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i2.2024.559-566
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i2.2024.559-566 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Barston, R. P, (1997). Modern Diplomacy. London: Longman

Bartholomees. J.B, (ed). (2010) The U.S. Army War College Guide to National Security Issues, Volume I: Theory of War and Strategy, 4th Ed., Carlisle, PA: Strategic Studies Institute, U.S. Army War College

Blanchard, J.M.F, (2005). Linking Border Disputes and War: An Institution-Statist Theory. Geopolitics Vol.10,

Buzan. B (1991). People, State, And Fear ; A Agenda For Internasional Security Studies In The Post Cold Era 2nd edition. London : Harvester Whatsheaf.

Buzan. B., Weaver. O., dan Wilde. J.D. (1998). Security: A New Framwork for Analysis. London: Lynne Rienner.

Cerami. J.R, dan Holcomb. J. F. (ed) (2001). U.S. Army War College Guide To Strategy.

Cresswell, J.W. (2011). Educational Research Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Boston: Pearson.

Departemen Pertahanan Republik Indonesia. (2008). Buku Putih Pertahanan Indonesia 2008. Jakarta: Departemen Pertahanan Republik Indonesia.

Dinas Sejarah Angkatan Darat. (2012). Peranan TNI AD Dalam Pengamanan Perbatasan NKRI. Bandung: DISJARAHAD

Ganewati, W. et all. (2009) Keamanan di Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

H.G. Brauch et al. (ed). (2011). Coping with Global Environmental Change, Disasters and Security.

Berlin: Springer-Verlag Irawan, P (2006). Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI

Liebenberg, E. et all (ed) (2012). History of Cartography: International Symposium of the ICA 2012. Heidelberg: Springer

Sarwono, J. (2014). Strategi Melakukan Riset Kuantitatif, Kualitatif Gabungan. Yogyakarta: Penerbit Andi

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta

Sujarweni. V.W. (2014). Metodologi Penelitian Lengkap Praktis dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Kolne, Y. Implementasi Perjanjian Perbatasan RI – RDTL dalam Upaya Penyelesaian Masalah Perbatasan (Studi Kasus di Kabupaten TTU – RI dengan Distrik Oecusse-RDTL). Jurnal POLITIKA, Vol. 5, No. 1, Oktober 2014

Rachmawati. I, dan Fauzan. Problem Diplomasi Perbatasan dalam Tata Kelola Perbatasan Indonesia-Malaysia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Vol.16, No. 2, November 2012 (95-186). ISSN 1410-4946.

Sai, S.S. Aspek Geodetik Penegasan Batas Darat Indonesia dan Papua New Guinea: Status dan Permasalahannnya. Jurnal PROC. ITB Sains & Tek. Vol. 37 A, No. 2, 2005, 131-154.

Skripsi dan Tesis:

Hardianto, B.C. (2012). Strategi Operasi Keamanan Perbatasan Darat dalam Menjaga Kedaulatan Negara di Perbatasan Propinsi Kalimantan Barat (Kajian tentang Aspek Pengorganisasian Satgas Pamtas 2005-2010). Tesis. Jakarta: Universitas Pertahanan Indonesia.

Leao, F.M. (2012). Pengaruh Kemerdekaan Republica Democratica Timor Leste Terhadap Pengelolaan Wilayah Perbatasan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tesis. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.

Lopes, D. (2013). Formulasi Kebijakan Border Pass di Perbatasan Republik Demokratik Timor Leste dan Republik Indonesia dalam Pencegahan Illegal Border Crossing. Tesis. Bandung: Universitas Padjajaran

Matondang, S.G. (2013). Gelar Kekuatan Operasi Pengamanan Perbatasan Papua Sektor Utara (Studi Kasus pada Operasi Pengamanan Perbatasan yang Dilaksanakan oleh Detasemen Sandha Pengaman Perbatasan Papua Sektor Utara Kopassus Tahun 2009-2013. Tesis. Jakarta: Universitas Pertahanan Indonesia

Puspitasari. Y. (2013). Upaya Indonesia dalam Menangani Masalah Keamanan Perbatasan dengan Timor Leste pada Periode 2002-2012. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Siswanto, B. (2013). Strategi Pertahanan di Wilayah Perbatasan Kesatuan Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste: Gelar Kekuatan TNI AD di Kabupaten Belu Tahun 2010-2012. Tesis. Jakarta: Universitas Pertahanan Indonesia.

Korem 161. 2015. Materi Paparan Danrem 161 Wira Sakti Tentang Kondisi Wilayah Korem 161 Wira Sakti. Disampaikan Pada Acara Penyambutan Peserta KKDN/Hanwil Pasis Dikreg XLII Sesko TNI, Kupang 3 Agustus 2015

Satgas Pamtas RI-RDTL. Laporan Perkembangan Wilayah Sengketa Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Ta. 2015. September 2015

Sekolah Staf dan Komando TNI. (2012). Naskah Departemen Tentang Kampanye Militer. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

Pasi Operasi Satgas Pamtas Sektor Barat (2015). Hal-hal yang Menonjol pada Daerah Sengketa. Dokumen Mako Satgas Pamtas Sektor Barat

NN. (2011). Postur Pertahanan Indonesia di Wilayah Perbatasan Timor-Leste. Mahein Nia Hanoin no. 1, Edisi 11 Mei 2011.

Utami, Y. (2011). Arsip Jaga Kedaulatan NKRI. Majalah Arsip. Edisi 56.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia.

Antariksa. A.Y. (2014). Mengenal Pengkajian Strategik, Metodologi Penelitian Ilmiah Serta Pemanfaatannya Dalam Pengkajian Strategik Di Lemhannas RI. Makalah Portal Lemhannas RI 2014. H.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.