KAJIAN OPTIMALISASI PAJAK MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN PENDAPATAN DAERAH

(1) * Alahan Sinaga Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
(2) Aldri Frinaldi Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Dalam konteks otonomi daerah, pemerintahan daerah bertugas melakukan pengawasan dan pengurusan rumah tangga daerah, termasuk pengelolaan keuangan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 dan 3 Tahun 2004. Dengan disahkannya undang-undang tentang otonomi daerah, maka pemerintahan daerah harus berada dalam kondisi yang lebih baik. posisi untuk melihat potensi otonomi daerah. sumber tambahan pendapatan daerah yang digunakan untuk meningkatkan PAD, yaitu uang yang digunakan untuk mendanai seluruh prakarsa pembangunan daerah. Salah satu cara untuk meningkatkan aliran pendapatan PAD adalah dengan meningkatkan cakupan dan intensitas pajak dan retribusi daerah. Studi kepustakaan adalah suatu analisis terhadap kepustakaan artikel penelitian. Topik penelitian “Kajian Optimalisasi Pajak Mempengaruhi Pertumbuhan Pendapatan Daerah†mengarahkan pendekatan penilaian yang diterapkan dalam ulasan ini. Telusuri Google Cendekia untuk artikel yang menyebutkan "optimasi pajak" dan "peningkatan pendapatan daerah". Artikel harus diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dari tahun 2013 hingga 2023, untuk memenuhi persyaratan pertama. Implementasi desentralisasi perpajakan yang efektif dan kerjasama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah bergantung pada pemerintah daerah yang memiliki kemampuan administratif yang memadai. Tergantung pada lingkungan setempat, tingkat akuntabilitas dan keterbukaan, serta dukungan kebijakan pemerintah pusat, desentralisasi perpajakan mungkin efektif atau tidak.


Keywords


Optimalisasi Pajak dan Pertumbuhan Pendapatan Daerah

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i1.2024.249-254
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i1.2024.249-254 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Darmanto, Aresta. 2016. “Optimalisasi Sumber Pendapatan Asli Daerah Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Kabupaten Kutai Timur.†EJournal Ilmu Administrasi Bisnis 4(1):15–25.

Kharisma, Bayu. 2013. “Desentralisasi Fiskal Dan Pertumbuhan Ekonomi : Sebelum Dan Sesudah Era Desentralisasi Fiskal Di Indonesia.†Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan 14(2):101–19.

Mardiasmo. 2013. Perpajakan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Maylinda, Angelia, Wahyu Anitasari, Topowijono, and Achmad Husaini. 2016. “ANALISIS PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM PAJAK HIBURAN DI KOTA BLITAR.†Jurnal Perpajakan 10(1):1–11.

Poerwadarminta, W. J. S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia.

Pratama, Febro Febrian. 2004. “Optimalisasi Pajak Restoran Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.†(1):1–14.

Rahmawan, Eddy. 2012. “Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Dalam Peningkatan Pendapatan Daerah (Studi Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) Di Kecamatan Limpasu Kabupaten Hulu Sungai Tengah).†23 Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan Lokal I:23–39.

Rasmini, Mas. 2013. “Modul 1 Dasar-Dasar Perpajakan.†Dasar Dasar Perpajakan 1.13-1.14.

Sambodo, Bambang. 2020. “Optimalisasi Pajak Daerah Dan Retribusi Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Di Kota Tanjungpinang.†Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja 10(1):205–10. doi: 10.33701/jiwbp.v10i1.758.

Sidik, Machfud. 2002. “Optimalisasi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Keuangan Daerah.†Makalah Disampaikan Acara Orasi Ilmiah. Bandung 10(April):1–14.

Sutedi, Adrian. 2008. Hukum Pajak Dan Retribusi Daerah. 1st ed. Bogor: Ghalia indonesia.

Tupamahu, Maria K., Hermi Oppier, and Jacobus. C. D. Rijoly. 2019. “Optimalisasi Potensi Pajak Dan Retribusi Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Kota Ambon.†JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). 6(1):11–30. doi: 10.35794/jmbi.v6i1.24270.

Wardhono, Adhitya, Yulia Indrawati, and Ciplis Gema. 2012. “Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( Pad ) Di Kabupaten Jember.†VII(2):69–76.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.