POLITIK HUKUM PEMBERHENTIAN HAKIM KONSTITUSI PADA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

(1) * Muhammad Yusuf Afandi Mail (Unversitas Pembangunan Panca Budi Medan, Indonesia)
(2) Ismaidar Ismaidar Mail (Unversitas Pembangunan Panca Budi Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pemberhentian Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, yang menimpa Aswanto, melukai kemerdekaan kekuasaan kehakiman di Indonesia. Seharusnya, kekuasaan kehakiman bebas dari campur tangan asalkan tidak melanggar hukum. Artikel ini meneliti tindakan inkonstitusional tersebut dengan menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif. Dalam perspektif normatif, pemecatan yang dilakukan oleh kekuasaan legislatif dan didukung oleh kekuasaan eksekutif dianggap tidak sesuai dengan konstitusi. Bahkan, pemecatan yang disertai alasan pelanggaran etika dianggap sebagai intervensi yang mengurangi independensi hakim dalam mengambil keputusan hukum, karena tidak memenuhi syarat dan prosedur yang diatur dalam undang-undang yang mengatur Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.


Keywords


Hakim; Inkonstitusional; Mahkamah Konstitusi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i10.2023.4894-4911
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i10.2023.4894-4911 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amnan, Durohim. “Legalitas Pemecatan Hakim Aswanto Di Tengah Masa Jabatan Oleh Dewan Perwakilan Rakyat.†Jurnal Jatiswara 38, no. 1 (2023): 42–51.

Ashari, and Riska Ari Amalia. “Konstitusionalitas Pemberhentian Hakim Mahkamah Konstitusi Oleh Dewan Perwakilan Rakyat.†Jurnal Ilmiah Global Education 4, no. 1 (2023): 50–56.

Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara. “Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah M. Guntur Hamzah Sebagai Hakim Konstitusi.†Last modified 2022. Accessed January 7, 2023. https://www.presidenri.go.id/siaran- pers/presiden-saksikan-pengucapan-sumpah-m-guntur-hamzah- sebagai-hakim-konstitusi/.

Dirgantara, Adhyasta. “Aswanto Mendadak Diberhentikan Dari Hakim MK, Komisi III: Dia Wakil DPR, Tapi Produk DPR Dia Anulir.†Kompas.Com. Last modified 2022. Accessed January 7, 2023. https://nasional.kompas.com/read/2022/09/30/15483001/asw anto-mendadak-diberhentikan-dari-hakim-mk-komisi-iii-dia- wakil-dpr-tapi.

Farhan, Fawwaz, and Tanaya. “Polemik Legalitas Pemecatan Hakim Konstitusi Oleh Lembaga Pengusul: Tinjauan Kasus Pemecatan Hakim Aswanto Dan Implikasinya Terhadap Kemandirian Kekuasaan Kehakiman.†Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains 2, no. 4 (2023).

Lamataro, Cyrilius Wilton Taran, Chatryen M. Dju Bire, and Jenny Ermalinda. “Mahkamah Konstitusi Dalam Mozaik Kerapuhan.†Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan, Dan Informatika (MANEKIN) 1, no. 2 (2022): 65–70.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. “Kedudukan Dan Kewenangan.†Accessed November 28, 2022. https://www.mkri.id/index.php?page=web.ProfilMK&id=3&menu=2.

Marpi, Yapiter. Ilmu Hukum Suatu Pengantar. Tasikmalaya: PT Zona Media Mandiri, 2020.

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.

Muhammad, Abdulkadir. Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2004.

Rambe, M. J., Nasution, F. A., & Siregar, M. The Position of Subsidiaries State-Owned Enterprises in the Mining Industry Sector in Indonesia's State-Owned Perspective.

Rizal, Moch Choirul, Fatimatuz Zahro’, and Rizki Dermawan. “Metode Penelitian Hukum Normatif.†In Ragam Metode Penelitian Hukum, edited by Moch Choirul Rizal, 19–44. Kediri: Lembaga Studi Hukum Pidana, Excellent 12: Solidaritas untuk Penelitian Hukum, dan Pusat Studi Hukum dan Hak Asasi Manusia Fakultas Syariah IAIN Kediri, 2022.

Sugiman. “Fungsi Legislasi DPR Pasca Amandemen UUD NRI Tahun 1945.†Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara 10, no. 2 (2020): 173–182.

Sumadi, Ahmad Fadlil. “Independensi Mahkamah Konstitusi.†Jurnal Konstitusi 8, no. 5 (2016): 631.

Syndo, Sivana Amanda Diamita. “Menyoal Efektivitas Kode Etik Hakim Dalam Menjaga Marwah Kualitas Putusan Yang Berkeadilan.†Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara 1, no. 2 (2022): 101–122.

Tim Penyusun Buku Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2010.

Triyudiana, Andra, Ahmad Solehudin, Azhary Fathama, and Nabilla Putri Aryani. “Netralitas Profesi Hakim Di Tengah Intervensi Politik.†Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat 1, no. 1 (2022): 1–21.

Tutik, Titik Triwulan. Hukum Tata Usaha Negara Dan Hukum Acara Peradilan. Jakarta: Kencana, 2011.

Widodo, Muhammad Fajar Sidiq, Munajad Munajad, and Bahru Rosyid Bazla. “Judicial Review Terkait Presidential Threshold Di Mahkamah Konstitusi Dalam Optik Hak Asasi Manusia.†Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara 1, no. 2 (2022): 181–204.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.