(2) Rani Oktavia Purba
(3) Agustin Pratama Sihotang
(4) Joy Prana Bangun
(5) Julia Ivanna
*corresponding author
AbstractDemokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan di mana rakyat memegang kekuasaan tertinggi. Keterlibatan aktif seluruh anggota masyarakat merupakan salah satu prinsip inti demokrasi. Sudut pandang masing-masing anggota sangat penting dalam situasi ini untuk memperkuat gagasan demokrasi. Untuk meningkatkan rasa demokrasi, penting untuk menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif. Setiap orang unik dalam pengalaman, latar belakang, dan sudut pandangnya. Sudut pandang masing-masing anggota sangat penting untuk proses pengambilan keputusan yang adil dan merata dalam suasana demokratis. Semua suara dapat didengar, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih tepat. Selain itu, pendapat masing-masing anggota juga ikut berperan dalam membentuk karakter demokrasi yang kuat. Setiap orang merasa dihormati dan berhak mendapatkan martabat yang sama dalam masyarakat demokratis. Membangun pemahaman kolektif tentang hak dan kewajiban setiap orang dapat dilakukan dengan menampilkan sudut pandang seluruh anggota, sehingga meningkatkan rasa demokrasi di antara kelompok. Selain itu, hal ini juga mendorong keterlibatan sosial dan politik, yang keduanya dapat meningkatkan keadilan sosial dan kualitas hidup. Selain itu, sudut pandang masing-masing anggota memberikan kontribusi pada penguatan ikatan sosial antar masyarakat. Rekonstruksi dan dialog merupakan alat penting untuk mencapai konteks antar pihak dalam suasana demokratis. Masyarakat dapat menjadi komunitas yang lebih dapat dipercaya dan bersatu sehingga hasilnya, memperkuat ikatan sosial dalam proses. KeywordsPendapat, Organisasi,Demokrasi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i11.2023.5161-5166 |
Article metrics10.31604/jips.v10i11.2023.5161-5166 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Atmaja, S., & Dewi, R. (2018). Komunikasi Organisasi (Suatu Tinjauan Teoritis Dan Praktis). Inter Komunika, 3(2), 192-206.
Kadafi, M. (2010). Pentingnya Kerjasama Tim dan Orientasi Hasil Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Eksis, 6(2), 1440-1605.
Muhammad, S. (2017). Pentingnya pengembangan budaya organisasi pada perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah WIDYA, 4(1), 192-203.
Latifah, Z. (2021). Pentingnya Kepemimpinan dalam Organisasi. Proceeding: Islamic University of Kalimantan.
Saylendra, N. P., & Repelita, T. (2020). Pengaruh Organisasi Kepramukaan Terhadap Kemampuan Menyampaikan Pendapat Mahasiswa. Buana Ilmu, 5(1), 86-91.
Syafitri, H., & Warsono, W. (2021). Primordialisme dalam praktek demokrasi di organisasi kemahasiswaan (konflik sosial dalam pemira BEM Unesa 2020). Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 9(3), 672-688.
Taqiuddin, H. U., Mulianah, B., & Solatiyah, B. (2023). Organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pembelajaran nilai-nilai demokrasi pancasila. Jurnal Riset Intervensi Pendidikan (JRIP), 5(1), 37-43.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download