(2) Desi Albert Mamahit
(3) Untung Hartono
(4) Teuku Rezasyah
(5) Arya Dewa Nugroho
*corresponding author
AbstractFenomena radikalisme di Indonesia menjadi perhatian serius bagi keamanan dan stabilitas nasional. Artikel ini akan membahas tentang bahaya radikalisme di Indonesia dari perspektif intelejen dan keamanan nasional. Radikalisme di Indonesia memiliki dampak negatif bagi masyarakat dan sering kali diikuti dengan aksi teror yang dapat merugikan banyak orang. Intelejen berperan penting dalam mencegah dan mengatasi radikalisme dengan mengumpulkan informasi dan data terkait dengan kelompok-kelompok radikal. Keamanan nasional juga memiliki peran penting dalam mencegah radikalisme, dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengatasi aksi teror yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study literatur tentang peran intelejen dan keamanan nasional dalam mencegah dan mengatasi ancaman radikalisme di Indonesia.
KeywordsRiki Gunawan, Ancaman Radikalisme Terhadap Keamanan Nasional Dalam Persepektif Intelejen
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i10.2023.4833-4840 |
Article metrics10.31604/jips.v10i10.2023.4833-4840 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abdullah, A. (2016). Gerakan Radikalisme Dalam Islam: Perspektif Historis. 10(1), 1–28.
Arif, S. (2016). Pandangan Dan Perjuangan Ideologis Hizbut Tahrir Indonesia (Hti) Dalam Sistem Kenegaraan Di Indonesia. Aspirasi, Vol. 7 No, 1–12.
Cipto, T., & Iskandar. (2022). Upaya Pemberantasan Islam Radikalisme Dan Pendanaan Terorisme Di Indonesia. Khazanah Multidisiplin, 3(2), 117–138.
Dimyati, K., BusjroMuqoddas, M., & Wardiono, K. (2013). Radikalisme Islam Dan Peradilan: Pola-pola Intervensi Kekuasaan dalam Kasus Komando Jihad di Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 13(3), 379–391.
Gukguk, R. G., & Jaya, N. S. P. (2019). Tindak Pidana Narkotika Sebagai Transnasional Organized Crime. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(3), 337–351. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i3.337-351
Harahap, S. (2018). Konflik Etnis Dan Agama Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (Jisa), 1(2), 1. https://doi.org/10.30829/jisa.v1i2.5096
Iqbal, I. (2017). Konflik Etno-Religius di Indonesia Kontemporer dalam Pandangan Orde Baru. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 9(1), 1–24. http://ejournal.stain.sorong.ac.id/indeks.php/tasamuh
Nurlaila. (2018). Radikalisme di Kalangan Terdidik. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(02), 266–285. https://doi.org/10.37542/iq.v1i02.19
Pratiwi, E. N., & Sriwartini, Y. (2021). Pemberitaan Pembubaran Organisasi Front Pembela Islam. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 1. https://doi.org/10.47313/ppl.v6i1.1109
Prayogo, H., Sulistiyanto, & Pedrason, R. (2021). Implementasi Program Kewaspadaan Dini Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) Dalam Mengatasi Paham Radikalisme Di Wilayah Kota Depok. 7(1), 53–69.
Ridlo, M. (2019). Negara Islam Indonesia Dan Kartosuwiryo. HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman, 5(2), 134–155. https://doi.org/10.36835/humanistika.v5i2.45
Rizki, M. (2022). Perkembangan Sistem Pertahanan/Keamanan Siber Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi dan Informasi. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 54–62. https://doi.org/10.32734/politeia.v14i1.6351
Rozika, W. (2017). Propaganda dan Penyebaran Ideologi Terorisme Melalui Media Internet ( Studi Kasus Pelaku Cyber Terorisme oleh Bahrun Naim ). Jurnal Ilmu Kepolisian, 089(2005), 122–134.
Salamuddin, I. P. B. (2015). Meningkatkan Penanggulangan Radikalisme guna Mewujudkan Sistem Keamanan Nasional dalam Rangka Ketahanan Nasional. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 21(maret), 4–11.
Sanaky, H. A., & Safitri, E. (2016). Radikalisme Agama Dalam Perspektif Pendidikan. Millah, XIV(2), 135–146. https://doi.org/10.20885/millah.volxiv.iss2.art7
Wingarta, P. S. (2016). Rejuvenasi bhinneka tunggal ika (pendekatan kewaspadaan nasional). Jurnal Kajian Lemhannas RI, 1–83.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download