*corresponding author
AbstractTingginya angka anak berkebutuhan khusus di Indonesia menuntut pemerintah untuk terus berupaya memberikan hak-hak nya para Anak Berkebutuhan Khusus sebagai warga negara. Salah satunya dalam hal ketersediaan layanan pendidikan yang layak bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dimana hal tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Segregasi Di SLB Cahaya Bangsa Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Pada penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori dari George C. Edward III (dalam Buku Winarno 2012:177) yang menyatakan ada empat variable dalam menentukan keberhasilan suatu implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa dalam penyelenggaraan layanan pendidikan SLB Cahaya Bangsa masih belum optimal, dilihat pada variable komunikasi walaupun komunikasi antar elemen sudah baik namun tetap memiliki hambatan, sumber daya masih memiliki kekurangan mulai dari staff pengajar ahli, sarana dan prasarana yang belum memadai. Namun, dalam menanggulangi masalah tersebut kepala sekolah dan guru-guru tetap berusaha untuk memberikan layanan pendidikan yang terbaik dengan terus belajar secara otodidak melalui youtube atau pun mengikuti seminar-seminar yang ada. Disposisi sudah cukup baik para pelaksana kebijakan sudah mengetahui mengenai Pendidikan segregasi dan untuk struktur birokrasi SLB Cahaya Bangsa sudah memiliki struktur birokrasi jadi para pelaksana kebijakan dapat menjalankan sesuai tugasnya masing-masing. Â KeywordsPendidikan, Anak Berkebutuhan khusus (ABK), Sekolah Luar Biasa (SLB), Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i10.2023.4860-4869 |
Article metrics10.31604/jips.v10i10.2023.4860-4869 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
B. Ripley, Randall., & Franklin, Grace A. (1982). Bureaucracy and Policy Implementation. Homewood: Illiois The Dorsey Press
Dharma, Surya. (2008). Pendekatan, Jenis, Dan Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Direktur Tenaga Kependidikan
Nugroho D, Riant. 2003. Kebijakan Publik, Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi .Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Cetakan Ke- 2
Tachjan. (2006). Implementasi Kebijakan Publik. Bandung: AIPI.
S. Grindle, Merilee (1980) Politics and Policy Implementation in the Third World Princeton, New Jersey: Princeton University
S, Hadikusumo. 1995. Analisis administrasi manajemen dan kepemimpinan pendidikan. Jakarta : Budi Aksara.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Cetakan Ke-26
Winarno, Budi. 2012. Kebijakan Publik, Teori, Proses, Dan Studi Kasus. Yogyakarta : CAPS. Cetakan Ke-2
R. E. Putera, “Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah Bidang Pendidikan Dalam Pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) di Kota Padang,†MIMBAR, J. Sos. dan Pembang., vol. 31, no. 1, p. 229, 2015, doi: 10.29313/mimbar.v31i1.1322.
M. Idrus, “Mutu Pendidikan Dan Pemerataan Pendidikan Di Daerah,†PSIKOPEDAGOGIA J. Bimbing. dan Konseling, vol. 1, no. 2, 2012, doi: 10.12928/psikopedagogia.v1i2.4603.
Novira Cahya Wulan Sari, “Studi Tentang Kebijakan Dalam Pelaksanaan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara,†J. ilmu Sos. MAHAKAM, vol. 5, no. 9, pp. 1689–1699, 2016, doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.
Z. Sudarto, “Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif,†J. Pendidik. (Teori dan Prakt., 2017, doi: 10.26740/jp.v1n1.p97-106.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download