PUNISHMENT PADA RELASI SISWA DAN GURU SMA BERDASARKAN ETNIS SISWA: STUDI INDIGENOUS PSYCHOLOGY

(1) * Tiya Hartati Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
(2) Zakwan Adri Mail (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui punishment pada relasi siswa dan guru SMA berdasarkan etnis. Penelitian ini dilakukan pada 430 siswa SMA yang ada di kota Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan indigenous psychology, data dikumpulkan menggunakan open-ended questionnaire, dengan tahapan analisis data dimulai dari open coding, axial coding dan selective coding. Hasil dari penelitian ini yakni perlakuan guru yang dipersepsikan siswa sebagai jenis punishment yang dapat diterima dan membuat siswa tidak terbebani adalah (1) Hukuman fisik (2) Hukuman emosional (3) Hukuman prosedural, Siswa menerima dan merasa tidak terbebani dengan punishment yang tidak berdampak terhadap (1) Resiko akademik (2) Dampak pada fisik (3) Dampak pada relasi, perlakuan guru yang dipersepsikan siswa sebagai jenis punishment yang tidak dapat diterima siswa adalah (1) Hukuman fisik (2) Hukuman emosional (3) Hukuman administratif (4) Hukuman yang berdampak jangka panjang, Siswa tidak menyukai punishment yang terdapat dampak terhadap (1) Ancaman terhadap diri (2) Ancaman terhadap akademik (3) Berisiko terhadap perilaku negatif baru (4) Berisiko secara sosial, adapun cara siswa menghindari hukuman yang tidak mereka sukai yaitu dengan (1) Kepatuhan (2) Hindari perilaku yang tidak diharapkan (3) Kamuflase/faking.


Keywords


Punishment, Psychology Indigenous, Siswa SMA.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i10.2023.4804-4813
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i10.2023.4804-4813 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amma, T., As’ari, E., & Syaikhoni, Y. (2020). Implementasi karakter disiplin peserta didik melalui kerjasama sekolah dan orang tua. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 101-123.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1998). Qualitative Research For Education: An Introduction to Theory and Methods (3rd ed). Viacom Company.

Fauzi, M. (2016). Pemberian hukuman dalam perspektif pendidikan islam. Al-Ibrah, 1(1), 24-49.

Febianti, Y. N. (2018) Peningkatan motivasi belajar dengan pemberian reward dan punishment yang positif. Jurnal Edunomic, 6(2), 93-102.

Febianti, Y. N. (2018) Peningkatan motivasi belajar dengan pemberian reward dan punishment yang positif. Jurnal Edunomic, 6(2), 93-102.

Fitriwati, C., Sulistyarini., & Parijo. (2017). Penerapan sistem poin dalam menanggulangi siswa yang melanggar aturan di SMA N 2 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 1-11.

Geor, O. (2021). Menelaah efektivitas perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan verbal selama masa pandemi covid-19. Jurnal Sapientia et virtus, 6(2), 104-117.

Gershof, E. T., & Font, S. A. (2016). Corporal punishment in u.s. public schools: prevalence, disparities in use, and status in state and federal policy elizabeth. Sciences, 1-37. https://doi.org/10.1053/j.gastro.2016.08.014.cagy

Hadian, V. A., Maulida, D. A., & Faiz, A. (2022). Peran lingkungan keluarga dalam membentuk karakter. Jurnal Education and Development, 10(1), 240-246.

Hartini, S. (2017). Pendidikan karakter disiplin siswa di era modern sinergi orang tua dan guru di MTS negeri Kabupaten Klaten. Al-Asasiyya: Journal Basic Of Education, 2(1), 38-59.

Hasanah, U. (2016). Pola asuh orang tua dalam membentuk karakter anak. Jurnal Elementary, 2(2), 72-82.

Ilma, N. (2015). Peran pendidikan sebagai modal utama membangun karakter bangsa. Jurnal Manajement Pendidikan Islam, 3(1), 82-87.

Juhji. (2016). Peran urgen guru dalam pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 52-62.

King, L. A. (2014). Psikologi Umum Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.

Mardawani. (2015). Ketaatan siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah (studi kasus pada siswa SMA Nusantara Indah Sintang). Vox Edukasi,6(1), 36-49.

Muis, T. (2017). Tindakan kekerasan guru terhadap siswa dalam interaksi belajar mengajar (studi kasus di SMAN Surabaya). Jurnal Pendidikan, 2(1), 72-76.

Ningsih, P. J., Melia, Y., & Wahyuni, Y. S. (2021). Upaya pihak sekolah untuk memperbaiki sikap siswa terhadap guru praktek di SMA Negeri 1 Koto Baru Kabupaten Dhamasraya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6688-6695.

Nirwana, H. (2012). Pengungkapan diri siswa sekolah menengah dan implikasinya bagi konseling. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(1), 1-7.

Nizan, M., & Suhendri. (2018). Persepsi terhadap pelaksanaan hukuman di SMA Dharmawangsa Medan. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan, 3(1), 109-116.

Rahmadani, A., & Febrian, L. (2016). Persepsi pendidikan dan fungsi sekolah berdasarkan nilai kebudayaan jawa dan minang. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Indigenous Indonesia. Kebhinekaan dan Masa Depan Indonesia: Peran Ilmu Sosial dalam Masyarakat: 450-469. Malang, 27 Agustus 2016: Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang.

Rahmawati, E., & Hasanah, U. I. (2021). Pemberian sanksi (hukuman) terhadap siswa terlambat masuk sekolah sebagai upaya pembentukan karakter disiplin. Indonesian Journal of Teacher Education, 2(1), 236-245.

Ratna. & Agustang, A. (2018). Penerapan punishment dalam membentuk karakter disiplin siswa di sma negeri 1 takalar. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi, 126-130

Rochaniningsih, N. S. (2014). Dampak pergeseran peran dan fungsi keluarga pada perilaku menyimpang remaja. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1), 59-71.

Sabir, A., Fitria, D., & Maryana, A. (2022). Peran guru ppkn dalam mengembangkan sikap disiplin pada proses pembelajaran siswa kelas XI SMAN 1 Sungai Geringging. Jurnal Motivasi Pendidikan dan Teknologi Informasi, 3(1), 37-46.

Salistrama. (2020). Persepsi siswa terhadap peran guru bimbingan dan konseling di sekolah SMA negeri 2 Paju Epat. Jurnal Inovasi BK, 2(2), 48-56.

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sholeh, A., Endah, D. H., & Adhi, S. P. (2019). Bentuk ketegasan dalam proses pembelajaran “dampak sanksi terhadap kedisiplinan siswa di SDN Kaliwiru Semarang. Janacitta: Journal of Primary and Children’s Education, 2(2), 2-11.

Sholikhah, I., Isnaeni, A., & Pratiwi, D. (2021). Strategi pengembangan pedidikan kedisiplinan di MI Karimi Tebuwung dukun Gresik. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 104-113.

Strauss, A. & Corbin, J. (1998). Basics of Qualitative Research (4th edition). SAGE Publications, Inc.

Trianingsih, R. (2017). Pendidikan dalam proses kebudayaan yang multikultural di Indonesia. Jurnal Tarbiyatuna: Kajian Pendidikan Islam, 1(1), 1-12.

Trisnawati, D. D. (2013). Membangun disiplin dan tanggung jawab siswa SMA Khadijah Surabaya melalui implementasi tata tertib sekolah. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 1(2), 397-411.

Umayyatun. (2019). Efektivitas punishment sebagai instrumen memodifikasi perilaku remaja. Ekomadania, 2(2), 80-93.

Wulandari, S., & Suyanto, T. (2018). Persepsi guru terhadap corporal punishment sebagai alat mendisiplinkan siswa di sekolah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 6(2), 247-259.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.