(2) Panji Suwarno
(3) Novky Asmoro
*corresponding author
AbstractTan Malaka, seorang tokoh pergerakan nasional Indonesia yang dikenal dengan pemikiran revolusioner dan progresifnya, tetap memiliki relevansi yang kuat dalam kondisi politik Indonesia saat ini. Analisis literatur dan data mengungkapkan bahwa pemikiran-pemikiran Malaka masih dapat diterapkan dalam konteks politik modern. Salah satu aspek penting pemikiran Malaka adalah konsep nasionalisme inklusif dan anti-kolonial. Pemikiran ini masih relevan dalam mempromosikan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di tengah beragamnya suku, agama, dan budaya. Selain itu, gagasannya tentang demokrasi langsung dan partisipatif dapat membantu meningkatkan partisipasi politik yang lebih luas di Indonesia, mendukung perkembangan demokrasi yang lebih kuat. Dalam hal sosialisme, pemikiran Tan Malaka menawarkan pandangan yang dapat diadaptasi sesuai dengan budaya dan kondisi Indonesia. Konsep ini berpotensi untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi bagi rakyat Indonesia, meskipun ada tantangan dalam menerapkan gagasan ini dalam praktik politik. Dalam konteks sosialisme, artikel ini menunjukkan bahwa konsep Tan Malaka tentang sosialisme yang diadaptasi dengan budaya dan keadaan Indonesia dapat membantu mewujudkan kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi bagi rakyat Indonesia. Di sisi lain, artikel ini juga membahas kritik terhadap pemikiran Tan Malaka dan tantangan dalam menerapkan gagasannya dalam praktik politik Indonesia saat ini. KeywordsTan Malaka, nasionalisme inklusif, demokrasi langsung dan partisipatif, sosialisme.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4392-4401 |
Article metrics10.31604/jips.v10i9.2023.4392-4401 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Habibie, B. J. (2007). Demokrasi dalam pandangan Tan Malaka. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 11(2), 141-151. doi: 10.22146/jsp.10998 .
Foulcher, K. (2012). The Language of Indonesia’s Revolution: Revolution and Modernization in Indonesia. Jakarta: Equinox Publishing.
Ichwan (2023). Resistensi Ideologi Sosialisme Terhadap Ideologi Kapitalisme (Membumikan Kembali Pemikiran Tan Malaka Dalam Sejarah Indonesia). Jurnal Lani: Kajian Ilmu sejarah & Budaya .
Jassin, H. B. (1975). Tan Malaka: Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia. Jakarta: Djambatan.
Lemert, E. M. (2000). Social Theory: The Multicultural and Classic Readings. Boulder: Westview Press.
Nurhidayanti, Samingan, & Marianus (2021). Politik Dan Nasionalisme Pemikiran Tan Malaka Tahun 1919-1949. Jurnal : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah. Vol. 6 No. 2.
Pamungkas, dkk (2022). Memperkuat Demokrasi di Indonesia 2022. Laboratorium Indonesia 2045. Diunduh di https://binus.ac.id/malang/ebc/pemikiran-tan-malaka/ tanggal 28 September 2023
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1987). Ensiklopedi nasional Indonesia (Vol. 13). Balai Pustaka.
Sayuti, H. (1989). Pengantar Metode Riset. Jakarta: Fajar Agung.
Samidi, Raden dan Suharno (2019). Mengurai Gagasan Tan Malaka sebagai Bentuk Kontribusi Terhadap Pemerintah Republik Indonesia. Dapat diakses pada laman. Jurnal Unnes
Sugiyanto (2010). Pengantar Ilmu Sejarah. Jember: Universitas Jember Press.
Sujarweni, W (2014). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sulaiman, A. (2017). Tan Malaka dan sosialisme Indonesia. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 16(1), 29-46.
Susilo, T (2008). Tan Malaka, Biografi Singkat, Yogyakarta: Grasi
Taufik A (2008). Tan Malaka Biografi Singkat 1897-1949. Yogyakarta: Ar Ruzz Media
Tim Edisi Khusus Tan Malaka (2010). Tan Malaka, Bapak Republik Yang Dilupakan (Seri Buku Tempo: Bapak Bangsa). Jakarta: KGP.
Triangga (2022). Pemikiran Tan Malaka. Diunduh di https://binus.ac.id/malang/ebc/pemikiran-tan-malaka/ tanggal 27 September 2023.
Wibowo, A. (2017). Pemikiran Tan Malaka tentang Nasionalisme dan Relevansinya dengan Indonesia saat ini. Jurnal Ilmiah Kebudayaan, 1(1), 47-60
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download