BUDAYA PENGGEMAR DI DUNIA VIRTUAL (STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL PADA PENGGEMAR NCT DI INSTAGRAM))

(1) * Cindi Purnama Sari Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Korean Wave sangat identik dengan K-Pop yang merupakan fenomena menarik di Indonesia. Di balik populernya K-Pop tentunya penggemar memiliki peran serta dalam mentenarkan K-Pop. Dengan munculnya penggemar K-Pop yang melakukan aktivitas di dunia virtual yang beragam, maka penulis tertarik melakukan penelitian yaitu aktivitas budaya penggemar yang dilakukan oleh fandom NCTzen Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi etnografi virtual Christine Hine yang pelaksanaannya dengan memakai dua metode pengumpulan data yaitu exploring field site dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan budaya penggemar di dunia virtual dari empat bidang fandom di internet (Lucy Benneth, 2014), yaitu 1) Komunikasi, penggemar menggunakan identitas virtual dalam berkomunikasi antar penggemar dan memproduksi fan speak, 2) Kreativitas, penggemar yang menjadi produsen dalam menciptakan kreasi terdiri dari fan edit,  fan cover, serta meme, 3) Pengetahuan, fanbase memiliki peran sebagai sumber informasi terkait NCT seperti perilisan lagu, iklan, merchandise, drama atau film, penghargaan atau pencapaian, jadwal kegiatan, jadwal konser, dan pemberitaan tentang NCT dan 4) Organisasi dan Kekuatan Sipil, fanbase menjadi basis antar penggemar yaitu fan project yang berhasil diselesaikan antara lain fan streaming, fan voting, fan project support ads, concert fan project, fan birthday project dan fan donation.


Keywords


Fandom, Budaya Penggemar, Instagram

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i8.2023.4109-4114
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i8.2023.4109-4114 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Achmad, Z. A., & Ida, R. (2018). Etnografi Virtual Sebagai Teknik Pengumpulan Data Dan Metode Penelitian. The Journal of Society & Media, 2(2), 130. https://doi.org/10.26740/jsm.v2n2.p130-145

Benneth, L. (2014). Tracing Textual Poachers: reflections on the development of fan studies and digital fandom.

Korean Foundation for International Cultural Exchange (KOFICE). (2021). Global Hallyu Trends. eng.kofice.or.kr.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Rohmah. (30 Desember 2022). Riset: Mayoritas Responden Sebut K-Pop Bantu Hilangkan Stres. https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/riset-mayoritas-responden-sebut-k-pop-bantu-hilangkan-stres-gAoq (diakses pada 8 Maret 2023 pukul 15.20 wib)

Triantoro, D. A. (2019). Konflik Sosial dalam Komunitas Virtual di Kalangan Remaja. Jurnal Komunikasi, 13(2),135–150. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol13.iss2.art2


Refbacks

  • There are currently no refbacks.