PERBANDINGAN MANAJEMEN ORGANISASI PERTAHANAN BERBASIS AKUISISI

(1) * Trisno Iswandi Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(2) Hendrana Tjahjadi Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(3) Yogaswara Yogaswara Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(4) Erzi Aqson Gani Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


          Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi persenjataan diberbagai negara mengalami transformasi sangat cepat, jauh meninggalkan negara yang sedang berkembang salah satunya Indonesia. Sangat dibutuhkan acuan dalam penguasaan teknologi persenjataan secara mandiri seperti yang terjadi di beberapa negara maju sebagai contoh Korea Selatan, Singapura, Cina, India, Turki, Australia, dan Canada. Negara-negara tersebut telah menerapkan sistem akuisisi dengan didukung oleh regulasi menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pertahanan kekinian dijalankan secara konsisten dan tidak lagi terfokus pada procurement(pengadaan) semata.  Akuisisi pertahanan memiliki cakupan luas memungkin banyak hal yang dapat dilakukan seperti riset, desain, transfer serta penguasaan teknologi, pengadaan, produksi, pelatihan, dan modifikasi.  Dengan tidak terpaku pada satu proses pengadaan saja, maka akuisisi pertahanan menjadi pilihan, semestinya diadopsi untuk perubahan dalam dunia Pertahanan dan keamanan dalam negeri terkhusus pengembangan Alat utama sistem persenjataan (Alutsista) berbasis pada penguasaan teknologi kunci terutama sebagai penggunanya TNI (Angkatan Udara, Laut, dan Darat).

          Penulisan ini menggunakan penelitian berbasis studi literatur dan tinjauan kepustakaan dengan mengembangkan teori yang ada, sehingga dapat memperkuat dalam pembahasannya.  Memberikan gambaran dengan jelas bagaimana konsep pembangunan sistem pertahanan yang terukur.

          Pada akhirnya Indonesia perlu melakukan reformasi secara total dalam pembangunan konsep sistem pertahanan, melalui penguasaan secara penuh terhadap teknologi kunci dari Alutsista yang digunakan dalam mempertahankan kedaulatan dalam negeri terhadap potensi ancaman yang akan terjadi suatu waktu, tanpa adanya sistem deteksi dini potensi ancaman tersebut akan menjadi kenyataan yang secara tidak sadar telah menembus sistem pertahanan dan merenggut kedaulatan bangsa negara Indonesia.


Keywords


persenjataan, teknologi, akuisisi, procurement, riset, desain, reformasi, Alutsista

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i8.2023.4096-4103
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i8.2023.4096-4103 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Agency for Defence Development (ADD), 2012a. Tes and Evaluation.Available at:http://add.re.kr/ [Accessed September 28,2017].

Alan S.Williams," Reinventing Canadian Defence Procurement: A View from the Inside, McGill-Queen's University Press,Montreal/Kingston, 2006,pp.95-96, 159-160.

Ambros, Christiano Cruz, 2017. “Defense and Industrial Industry: Theoretical Controversies and Implications in Industrial Policy.†AUSTRAL: Brazilian Journal of Strategy & International Relations, 6(11), 132-153. https://doi. org/10.22456/2238-6912.74955

Aselsan, 2018. “Quality Assurance Standard†[daring]. https://www.aselsan.com.tr/ en-us/about-us/Pages/Quality.aspx

Bilgen, Hakki, 2010. “Competitiveness of Defense Industry in Turkey.†International Journal of Economics and Finance Studies, 2(1), 63-70. http://dergipark.gov. tr/ijefs/issue/26156/275500.

Chung,S,2009.Innovation, Competitiveness and Growth: Korean Experiences on Development Economics(ABCDE) by The World Bank and the Government of Republik of Korea.Seoul,pp.1-29.

Defence Acquisition Program Administrator(DAPA), 2017 . Weapon System Acquisition. Available at:http://www.dapa.go.kr/mbshome/mbs/dapa_eng/subview.jsp/id=dapa_eng_030100000000 [Accessed September 28,2017].

Defence Agency for Tecnology and Quality(DTaQ),2015.What We Do.Available at:http://www.dtaq.re.kr/en/work/analysisi.jsp[Accessed September 28,2017].

Defence Agency for Tecnology and Quality(DTaQ),2015.What We Do.Available at:http://www.dtaq.re.kr/en/work/analysisi.jsp[Accessed September 28,2017].

Han, N.S.& Park, J.S., 2004.The Defence Offset Policy in South Korea. The Korea Institute for Defence Analyses papers,4.

Lee, H.& Lee,J.,2013. Korean Offset Trade Model in Defence Industry. Advanced Science and Technology Letters,34(Business2013),pp.58-61

L,Wibowo dan Syamsul Hadi, Merangkul Cina:hubungan Indonesia Cina Pasca Soeharto.PT.Gramedia,Jakarta.

Kuah, Adrian, dan Bernard Loo, 2014. “Examining the Defense Industrialization-Economic Growt Relationship: The Case of Singapore.†RSIS Working Papers, No. 70, July. www.files.ethz.ch/isn/27158/WP70.pdf

Lee, H.& Lee,J.,2013. Korean Offset Trade Model in Defence Industry. Advanced Science and Technology Letters,34(Business2013),pp.58-61

L,Wibowo dan Syamsul Hadi, Merangkul Cina:hubungan Indonesia Cina Pasca Soeharto.PT.Gramedia,Jakarta.

Kuah, Adrian, dan Bernard Loo, 2014. “Examining the Defense Industrialization-Economic Growt Relationship: The Case of Singapore.†RSIS Working Papers, No. 70, July. www.files.ethz.ch/isn/27158/WP70.pdf

SIPRI,2018."Trends International ArmTransfers."SIPRI Fact Sheet.March.https//:www.sipri.org/sites/default/files/2018-03/fssipri_at2017.opdf.

Sari, Marina Ika, at al., 2018. “Indonesia-India Defense Diplomacy in the Indian Ocean.†Jurnal Pertahanan, 4(2), 77-88. http://jurnal.idu.ac.id/index.php/ DefenseJournal/article/view/403/marinaik

The Rise Of Cina : Challenges and Oppurtunities for Indonesia and ASEAN.

Wishanti, D.A.P.E(2016). Kebangkitan China dalam Kerjasama Ekonomi Internasional di Kawasan Asia Timur.Transformasi Global,1(1) 1-21 di unduh di http://transformasiglobal.ub.ac.id/index.php/trans/article/view/4[Accessed Agustus 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.