EFEKTIVITAS STRATEGI ASEAN OUTLOOK ON INDO-PACIFIC (AOIP) DALAM MENJEMBATANI KEPENTINGAN SEMUA NEGARA DI KAWASAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTAHANAN INDONESIA

(1) * Oktaheroe Ramsi Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Anak Agung Banyu Perwita Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Yusuf Ali Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(4) Susilo Adi Purwantoro Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Ketidakpastian situasi global mendorong semua negara menyusun strategi untuk survive dalam memperjuangkan keberlanjutan kepentingan nasionalnya. Hal ini memicu beberapa negara, terutama major power untuk berupaya meluaskan pengaruh dan kekuasaan demi membangun hegemoni di berbagai belahan dunia sehingga terjadi rivalitas. Munculnya China sebagai hegemoni baru dengan konsep BRI memancing AS sebagai negara super power untuk menghadang kepentingan China, khususnya di Indo-Pasifik dengan menggandeng beberapa negara di kawasan dalam kerja sama pertahanan, seperti QUAD, AUKUS, dan lain-lain. Rivalitas ini menyebabkan konstelasi geopolitik di kawasan meningkat yang berimbas kepada negara-negara di sekitar, termasuk ASEAN. Untuk menetralisir rivalitas major power dan menjaga stabilitas kawasan, ASEAN mengeluarkan konsep AOIP sebagai strategi dan diplomasi guna menjembatani semua kepentingan di kawasan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dapat membantu menjelaskan dan menganalisis topik penelitian sekaligus menjawab rumusan masalah penelitian, yakni bagaimana efektivitas strategi ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP) dalam menjembatani kepentingan semua negara di kawasan dan dampaknya terhadap pertahanan Indonesia. Hasil penelitian membuktikan bahwa konsep AOIP efektif digunakan sebagai “bridging†bagi kepentingann negara-negara ASEAN bahkan negara major power di kawasan Indo-Pasifik. Penelitian ini juga menunjukan bahwa konsep pertahanan Indonesia yang menganut prinsip defensif aktif dihadapkan dengan situasi di kawasan dan global masih sangat relevan.

Keywords


Major power, Rivalitas, AUKUS, AOIP

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i8.2023.3742-3754
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i8.2023.3742-3754 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Buzan, Barry & Hansen, Lenen (2009). The Evolution of International Security Studies. United Kingdom: Cambridge University Press.

Buzan, Barry & Herring, Eric. (1998). The Arms Dynamic in World Politics. Boulder: Lynne Renner Wheatsheaf.

Buzan, Barry & Weaver, Olivia. (2003). Regions and Power: The Structure of International Security. Oxford Press.

Buzan, Barry. (1991). People States and Fear. An Agenda for International Security Studies in the Post-Cold War Era. Hertfordshire: Harvester

Buzan, Barry., Waever, Ole. & de Wilde, Jaap (1998). Security: A New Framework of Analysis, London: Lynne Riener Publisher.

Creswell, John W. (2009). Research Design, Qualitative, Qualitative, and Mixed Approaches. Third Edition. Los Angeles: Sage Publication, Inc.

Creswell, John W. (2014). Research Design, Qualitative, Qualitative, and Mixed Approaches. Third Edition. Los Angeles: Sage Publication, Inc.

Gilang, Pangestu Langgeng (2020). Strategi Indonesia Mewujudkan Asean Outlook on Indo-Pacific (Aoip) untuk Menciptakan Stabilitas di Kawasan Indo-Pasifik, UPN Veteran Jakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Hubungan Internasional, 11-27.

Glaser, C. L., & Kaufmann, C. (1998). What is the Offense-Defense Balance and Can We Measure It? . International Security, 44-82.

_____________. (2017). Militarizing politics, essentializing identities: Interpretivist process tracing and the power of geopolitics. Sage, 52(3): 423–445.

Gray, C. S. (2014). Strategy and Defence Planning. New York: Oxford University.

Holsti, K. J. (1987). Politik Internasional, Kerangka Unit Analisis, jilid II, Terjemahan M. Tahrir Azhari. Jakarta: Erlangga.

Indrajit, Richardus Eko. (2020). E-government In Action. Yogyakarta: Andi Offset.

Jervis, R. (1978). Cooperation Under the Security Dilemma. World Politics, 167-214.

Ji-Young Lee, (2021). The Tribute System and the World Imagined in Early Modern East Asia. Millennium: Journal of International Studies, 50: 256-266.

Junef, Muhar (2018). Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan, Jurnal Penelitian Hukum De Jure: 224.

Kaufmann, S. J., Little, R. & Wohlforth, W. C. (2007). The Balance of Power in World History. New York: Palgrave Macmillan.

Kusno, M. (2014). Bung Hatta dan Politik Bebas Aktif Indonesia. Konfrontasi: Jurnal Kulture, Ekonomi dan Perubahan Sosial, 12-25.

Mohadib. (2018). Prospek dan Tantangan Komunitas Politik Keamanan ASEAN. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 35-48.

Montratama, Ian & Mochammad, Yanyan. (2017). Bargaining: Revisi Teori Perimbangan Kekuatan dalam Hubungan Diplomasi Indonesia, Malaysia, Cina dan Amerika Serikat.

Muthanna, K. (2011). Military Diplomacy. Journal of Defence Studies, 1-15.

Mwagwabi, L. W. (2017, April 2). The Theory of Collective Security and Its Limitations in Explaining Internationa Organization: A Critical Analysis. Retrieved from Social Science Research Network: https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2948271

Perwita, Anak Agung Banyu & Yani, Yanyan Mochamad. (2005). Pengantar Ilmu Hubungan Internasional. Bandung: Rosda Karya.

Putra, I. N., & Hakim, A. (2016). Analisa Peluang dan Ancaman Keamanan Maritim Indonesia Sebagai Dampak Perkembangan Lingkungan Strategis. Asrojurnal-Sttal, 6 .

Oryza, Shabrina (2018). Perubahan Respon Indonesia Terhadap Klaim Nine-Dash Line Tiongkok Yang Melewati Perairan Natuna, Jurnal Analisis Hubungan Internasional, 6: 133-146.

Snyder, G. H. (2002). Mearsheimer's World Offensive Realism and The Struggle for Security. International Security Journal: 149-173.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed. Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriyatno, M. (2014). Tentang Ilmu Pertahanan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Toft, P. (2005). John J. Mearsheimer: An Offensive Realist between Geopolitics and Power. Journal of International Relations and Development: 381-408.

Vashistha, Poonam. (2015). Big Data Analytics Techniques: A Survey. India: Grupta Vishal.

Waltz, K. N. (1979). Theory of International Politics. California: Addison-Wesley Publishing Company.

Waltz, S. M. (1985). Alliance Formation and the Balance of World Power. International Security: 3-43.

Wilkins, T. S. (2011). 'Alignment', not 'Alliance' - The Shifting Paradigm of International Security Cooperation: Toward a Cooperation Taxonomy of Alignment. Review of International Studies: 53-76.

Wulandari, Komang Triana; SUSHANTI, Sukma; Putri, Penny Kurnia. (2021). “Kepentingan Indonesia dalam Menginisiasi Pembentukan ASEAN Outlook On Indo-Pacific (Aoip) Tahun 2017â€. Dikshi (Diskusi Ilmiah Komunitas Hubungan Internasional).

Yani, Y. M., Montratama, I., & Mahyudin, E. (2017). Pengantar Studi Keamanan. Malang: Intrans Publishing.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.