PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PEREMPUAN DI KABUPATEN KARAWANG

(1) * Agung Adi Laksono Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Lukmanul Hakim Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Rachmat Ramdani Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti memilih menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif untuk menemukan cara, mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Pentingnya peran perempuan dalam pembangunan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan komitmen dunia untuk memprioritaskan pemberdayaan perempuan, karenanya pemerintah Indonesia membidik empat sektor utama yakni di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta terkait pencegahan kekerasan. Penelitian ini berkaitan erat dengan kinerja lembaga pemerintahan, yang berdampak konstruktif pada pengembangan kajian ilmu pemerintahan. Dalam pemberdayaan sumber daya perempuan, banyak upaya yang di lakukan oleh pemerintah dalam memberdayakan perempuan, salah satunya adalah Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). pelaksanaan program terpadu P2WKSS Kabupaten Karawang Tahun 2022 juga dicanangkan untuk ikut penilaian provinsi Jawa Barat. Hal itu dilakukan karena optimisme pemda terhadap Desa Tirtasari yang dianggap memiliki potensi untuk konsisten dalam pelaksanaan program P2WKSS, selain itu  Desa Tirtasari juga dianggap memiliki banyak kegiatan penunjang di tingkat masyarakat yang sudah berjalan sangat baik seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kegiatan rutinanan yang dilakukan oleh PKK. Namun terdapat kelemahan dalam pelaksanaan program P2WKSS ini, yakni kurang dilibatkannya perempuan itu sendiri sebagai pengelola program P2WKS, keterlibatan mereka masih sebatas kelompok penerima (objek) dan tidak terlibat sebagai pengelola program. Permaslalahan lain muncul dari pelaksana program yang tidak menjalankan programnya sesuai rencana, akibatnya terjadi keterlambatan pelaksanaan, padahal tahun ini ada target pemerintah yang harus dikejar yakni penilaian P2WKSS dari provinsi, selain itu program P2WKSS juga menunjuk daerah atau wilyah yang dianggap kurang menonjol dari segi pemberdayaan perempuan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sumberdaya organisasi dalam Implementasi Program Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2WKSS) Di Desa Tirtasari Kabupaten Karawang.


Keywords


Pemberdayaan Perempuan, Program (P2WKSS), Sumberdaya Perempuan.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i3.2023.1370-1376
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i3.2023.1370-1376 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdul Wahab, Solichin. 2004. Analisis Kebijaksanaan dari Formulasi ke

Implementasi Kebijaksanaan Negara.Jakarta : Bumi Aksara.

Arifin, Imamul dan Giana Hadi W. Membawa Cakrawala Ekonomi. Jakarta: PT. SetiaPurna.

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Tachjan. 2006. Implementasi Kebijakan Publik.Bandung : AIPI Bandung.

Esmara, H. 1986. Sumber Daya Manusia, Kesempatan Kerja DanPerkembangan Ekonomi. Jakarta: UI Press.

Hariyoso, S. 2002. Pembaruan Birokrasi dan Kebijaksanaan Publik. Yogyakarta : Peradaban.

Hasibuan, Malayu S.P. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Mantra, Ida Bagus. 1985. Pengantar Studi Demografi. Yogyakarta: Nur Cahya.

Martiany, D. (2015). Corporate Social Responsibility : Konsep, Strategi dan Implementasinya. Jakarta: Pusat Pengkajian, Pengolahan data dan Informasi (P3DI) Sekretariat Jendral DPR RI.

Moleong, J Lexy. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Purwanto dan Sulistya. 2012. Implementasi Kebijakan Publik. Yogyakarta : Gaya Media.

Inne, H., Stiawati, T., & Indriyany, I. A. (2019). Evaluasi Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Kabupaten Serang Tahun 2017. International Journal of Demos, 54 - 77.

Martiany, D. (2015). Corporate Social Responsibility : Konsep, Strategi dan Implementasinya. Jakarta: Pusat Pengkajian, Pengolahan data dan Informasi (P3DI) Sekretariat Jendral DPR RI.

Mardikanto, T.& Soebiato, P. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik.(Bandung: Alfabeta.) h. 100

Rejbiani, A. G., Azijah, D. N., & Hakim, L. (2021). Implementasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Desa Sukadaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 15 - 24.

Sanparta, Goso & Adil (2018). PENGARUH DAN PERAN PEREMPUAN KEPALA KELUARGA DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KONTRIBUSI PEREKONOMIAN KELUARGA.

Sari, A. L. (2013). FUNGSI PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN LINGGA (STUDI PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DI KECAMATAN LINGGA. Jurnal Universitas Medan Area.

Setyaningrum, D. A., & Rahaju, T. (2019). Evaluasi Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2WKSS) Di Desa Badang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang (Studi Pada Sektor Ketahanan Pangan). Jurnal Publika Unesa, 1-8.

Sumpeno, 2009. Sumpeno, Wahyudin. 2009. Sekolah Masyarakat Penerapan Rapid Training Design Dalam Pelatihan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar)h.46.

Ulfah. (2010). Efikasi Diri Mahasiswa yang Bekerja pada Saat Penyusunan Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.