(2) Carolus Borromeus Mulyatno
(3) Rian Antony
*corresponding author
AbstractTujuan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara ini adalah untuk mendapatkan data tentang kebebasan berpendapat mahasiswa NTT di media sosial dalam kerangka berpikir Karl Theodor Jaspers. Wawancara dengan empat responden ini berfokus pada tiga hal pokok. Pertama, pengertian kebebasan berpendapat di media sosial. Kedua, pengaruh kebebasan berpendapat di media sosial. Ketiga, nilai-nilai yang dapat dihidupi berkaitan dengan kebebasan berpendapat di media sosial. Dari ketiga data pokok ini dapat disimpulkan bahwa kebebasan berpendapat mahasiswa NTT di media sosial dalam karangka pemikiran Jaspers merupakan suatu peluang dan sarana yang baik dalam menumbuhkan dan memberikan nilai-nilai kemanusian. Bentuk konkret kebebasan berpendapat untuk kehidupan bersama adalah mengupload berita-berita, video, foto, dan poster yang mengandung informasi yang valid untuk kehidupan bersama. Oleh sebab itu, kebebasan berpendapat mahasiswa NTT di media sosial menurut pemikiran Karl Jaspers ini perlu dipublikasikan secara luas sebagai bentuk apresiasi yang menginspirasi banyak orang untuk menggunakan media sosial secara baik dan benar. KeywordsKarl Theodor Jaspers, Kebebasan, Mahasiswa, Media Sosial
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i3.2023.1086-1095 |
Article metrics10.31604/jips.v10i3.2023.1086-1095 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abidin, Zainal., Filsafat Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2000.
Antony, R., Persepsi Mahasiswa Kabupaten Sintang di Yogyakarta dalam Pemberitaan Hoaks Tenaga Kerja Asing di Facebook. Skripsi. UAJY, 2019. Diakses dari http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/21089
Arsyad, R.M dan Nadjib, M., Kebebasan Berpendapat Pada Media Jejaring Sosial Analisis Wacana Facebook Dari Jejaring Pertemanan Menuju Jejaring Perlawanan, Jurnal Komunikasi KAREBA, 1(1), 2011, 77-83. Diakses dari https://doi.org/10.31947/kjik.v1i1.371
Bertens, K., Filsafat Abad XX jilid II Perancis, Seri Filsafat Atma Jaya, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum, 1996.
Cahyono, A.s., Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia, Publiciana 9(1), 2017, 140-157. Doi: https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.79
Carr, C. T dan Hayes, R.A. Social Media: Defining, Developing, and Divining, Atlantic Journal of Communication. 23(1), 2015, 46–65. Doi: https://doi.org/10.1080/15456870.2015.972282
Creswell, J.W., Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mix Methods Approaches (5th ed.). United States of America: SAGE Publications, Inc, 2018.
Eatough, V & Smith, J.A, Interpretative Phenomenological Analysis. dalam Willig C. and Stainton Rogers W. (ed.) Handbook of Qualitative Psychology 2nd Edition. London: Sage, 2017.
Hamersma, Harry., Filsafat Eksistensi Karl Jaspers. Jakarta: Gramedia, 1985.
Hasan, Faud., Berkenalan dengan Eksistensialisme. Jakarta: Pustaka Jaya, 1997.
Hou, Y, et al., Social Media Addiction: Its Impact, Mediation, Intervention. Journal of Psychosocial Research on Cyberspace, 15; 13(1), 2019, 1-4.
Karman., Media Sosial: Antara Kebebasan dan Eksploitasi Social Media : Between Freedom And Exploitation, Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 18(1), 2014, 75-88. Doi: https://doi.org/10.31445/jskm.2014.180104
Kaufmann, W. Existentialism from Dostoyevsky to Sartre, New York: Meridian Books, 1941.
Jaspers, Karl., Philosophy, Volume 2. Terj. E.B. Aston. Chicago and London: The University of Chicago Press, 1997, 3-9.
Johnson, John W., Peran Media Bebas. Office of International Information Program U.S Department of State No. 7, 2001.
Juliswara, V., Mengembangkan Model Literasi Media yang Bekebhinekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu (Hoax) di Media Sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 4(2), 2017, 142- 164. Doi: https://doi.org/10.22146/jps.v4i2.28586
Mulyono, F., Dampak Media Sosial Bagi Remaja. Jurnal Simki Economic, 4, 2021, 57-65.
Sartini., Etika Kebebasan Beragama. Jurnal Filsafat 18(3), 2008, 242-243.
Setiawan, A., Media Sosial sebagai Sarana Kebebasan Berpendapat bagi Penganut Ateis Menurut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jurnal Lentera ICT, 7(1), 2021,1-12. Diakses dari https://plj.ac.id/ojs/index.php/jrict/article/view/431
Smith, R.K.M, dkk. Hukum Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: PUSHAM UII, 2008.
Smith, J. A., Flower, P., & Larkin, M., Interpretative phenomenological analysis : Theory, methods and research. London: SAGE Publications, 2009.
Sugiyono, (2020), Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download