(2) Muhammad Makky
(3) Efa Yonnedi
(4) Juniarti Juniarti
*corresponding author
AbstractPerkebunan kelapa sawit rakyat berperan penting dalam perekonomian masyarakat Kabupaten Dharmasraya, namun penerapan tata kelola yang berkelanjutan masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pekebun terhadap Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), pengetahuan pekebun terhadap aspek ekologi perkebunan kelapa sawit, serta perilaku pekebun dalam tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Agustus 2025 dengan pendekatan mixed methods. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 pekebun yang ditentukan dengan rumus Slovin, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pekebun dan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekebun belum mengetahui keberadaan, tujuan, dan manfaat ISPO sehingga belum ada pekebun rakyat yang tersertifikasi. Pekebun lebih menyadari dampak lingkungan yang bersifat langsung, seperti pencemaran udara akibat pembakaran lahan (97%), dibandingkan dampak jangka panjang seperti penurunan kualitas air tanah (38%) dan keanekaragaman hayati. Sebagian besar pekebun telah membuka lahan tanpa bakar (87%), menggunakan bibit bersertifikat (76%), dan memanfaatkan lahan bebas konflik (100%), tetapi penggunaan pupuk organik (57%) dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara organik (25%) masih terbatas. Dari sisi ekonomi, kelapa sawit dinilai meningkatkan pendapatan (94%) dan menyerap tenaga kerja lokal (97%). Perilaku pekebun dipengaruhi oleh tingkat persepsi dan pengetahuan yang dimiliki, sehingga sosialisasi, pendampingan teknis, dan penguatan kelembagaan pekebun diperlukan untuk mendorong tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan KeywordsSustainability; Oil Palm; ISPO; Smallholder Behavior; Governance
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i4.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i4.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Ahmad, A., Ismail, S., & Bhat, A. H. (2013). Pollution mitigation of palm oil mill effluent (POME) using membrane technology. International Journal of Environmental Science and Technology, 10(3), 551–564. https://doi.org/10.1007/s13762-013-0180-6
Aisyah, D. D., Irham, & Mulyo, J. H. (2021). Understanding the palm oil smallholders characteristics and their compliance towards the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO): A case study in North Sumatera, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
Anggun, G. (2024). Evaluasi kesesuaian lahan pada tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) di Nagari Sungai Rumbai Timur Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya [Skripsi, Universitas Andalas].
Arifin, B., Sahide, M. A. K., Supriatna, J., & Maryudi, A. (2022). Smallholder oil palm governance: Certification, productivity, and environmental challenges in Indonesia. Journal of Cleaner Production, 331, 129960. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.129960
Badan Pusat Statistik Kabupaten Dharmasraya. (2025). Luas lahan dan produksi tanaman kelapa sawit Kabupaten Dharmasraya 2020–2024. BPS Kabupaten Dharmasraya.
Basir, R. R. (2025). Tata kelola kebijakan di Indonesia terhadap isu ekspansi kelapa sawit. Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 2(1), 79–95.
Colchester, M., & Chao, S. (2013). Conflict or consent? The oil palm sector at a crossroads. Forest Peoples Programme, Sawit Watch, & TUK Indonesia.
Cramb, R., & Curry, G. N. (2012). Oil palm and rural livelihoods in the Asia–Pacific region: An overview. Asia Pacific Viewpoint, 53(3), 223–239. https://doi.org/10.1111/j.1467-8373.2012.01495.x
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2020a). Pedoman pelaksanaan sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2020b). Statistik perkebunan Indonesia 2019–2021: Kelapa sawit. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Euler, M., Hoffmann, M. P., Fathoni, Z., & Schwarze, S. (2017). Exploring yield gaps in smallholder oil palm production systems in eastern Sumatra, Indonesia. Agricultural Systems, 146, 111–119. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2016.04.007
Fatchiya, A., Sulistyawati, A., Tonny, F., Siwi, M., Adisantoso, J., Budiarto, T., & Prasetyo, K. (2022). Karakteristik sosiodemografis dan ketenagakerjaan perempuan di perkebunan sawit, Provinsi Lampung. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 155–163.
Feintrenie, L., Chong, W. K., & Levang, P. (2010). Why do farmers prefer oil palm? Lessons learnt from Bungo district, Indonesia. Small-Scale Forestry, 9(3), 379–396. https://doi.org/10.1007/s11842-010-9122-2
Fitzherbert, E. B., Struebig, M. J., Morel, A., Danielsen, F., Brühl, C. A., Donald, P. F., & Phalan, B. (2008). How will oil palm expansion affect biodiversity? Trends in Ecology & Evolution, 23(10), 538–545.
Gaveau, D. L. A., Salim, M. A., Hergoualc’h, K., Locatelli, B., Sloan, S., Wooster, M., … Molidena, E. (2014). Major atmospheric emissions from peat fires in Southeast Asia during non-drought years: Evidence from the 2013 Sumatran fires. Scientific Reports, 4, 6112. https://doi.org/10.1038/srep06112
Gellert, P. K. (2015). Palm oil expansion in Indonesia: Land grabbing as accumulation by dispossession. Rural Sociology, 80(3), 328–353. https://doi.org/10.1111/ruso.12061
Giam, X., Mani, L., Koh, L. P., & Tan, H. T. W. (2015). Saving tropical forests by knowing what we consume. Conservation Letters, 8(5), 314–321. https://doi.org/10.1111/conl.12120
Hartatik, W., & Widowati, L. R. (2006). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 1(2), 35–44.
Hidayat, N. K., Offermans, A., & Glasbergen, P. (2018). Sustainable palm oil as a public responsibility? On the governance capacity of Indonesian Standard for Sustainable Palm Oil (ISPO). Agriculture and Human Values, 35(1), 223–242. https://doi.org/10.1007/s10460-017-9816-6
Hospes, O. (2014). Marking the success or end of global multi-stakeholder governance? The rise of national sustainability standards in Indonesia and Brazil for palm oil and soy. Agriculture and Human Values, 31(3), 425–437. https://doi.org/10.1007/s10460-014-9511-9
Julius, J., Wibowo, S., & Hartono, H. (2017). Analisis emisi gas buang kendaraan pengangkut hasil perkebunan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 85–94.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2019). Inventarisasi gas rumah kaca sektor energi: Laporan tahunan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2022). Laporan inventarisasi gas rumah kaca dan monitoring, pelaporan, verifikasi (MPV) aksi mitigasi perubahan iklim tahun 2022. KLHK.
Marlier, M. E., DeFries, R. S., Kim, P. S., Gaveau, D. L., Koplitz, S. N., Jacob, D. J., … Fiske, G. (2015). Fire emissions and regional air quality impacts from fires in oil palm, timber, and logging concessions in Indonesia. Environmental Research Letters, 10(8), 085005. https://doi.org/10.1088/1748-9326/10/8/085005
Marti, S. (2008). Losing ground: The human rights impacts of oil palm plantation expansion in Indonesia. Friends of the Earth, LifeMosaic, & Sawit Watch.
Martianto, D., Siregar, H., & Murniati, K. (2020). Challenges of smallholders in implementing Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) certification. International Journal of Applied Business Research, 2(2), 99–108.
Meijaard, E., Garcia-Ulloa, J., Sheil, D., Wich, S. A., Carlson, K. M., Juffe-Bignoli, D., & Brooks, T. M. (2018). Oil palm and biodiversity: A situation analysis by the IUCN Oil Palm Task Force. IUCN. https://portals.iucn.org/library/node/47753
Merten, J., Röll, A., Guillaume, T., Meijide, A., Tarigan, S., Agusta, H., … Hölscher, D. (2025). Conversion of tropical forests to oil palm alters ecosystem functions, hydrology, and carbon fluxes. Science of the Total Environment, 848, 157630. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.157630
Miettinen, J., Shi, C., & Liew, S. C. (2017). Fire distribution in Peninsular Malaysia, Sumatra and Borneo in 2015 with special emphasis on peatland fires. Environmental Management, 60(4), 747–757. https://doi.org/10.1007/s00267-017-0911-7
Nair, K. S. S. (2011). Pest outbreaks in tropical forest plantations: Is there a greater risk for exotic tree species? Forest Ecology and Management, 261(12), 2061–2068.
Nashr, F., Putri, E. I. K., Dharmawan, A. H., & Fauzi, A. (2021). The sustainability of independent palm oil smallholders in multi-tier supply chains in East Kalimantan Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 16(4), 771–781.
Obidzinski, K., Andriani, R., Komarudin, H., & Andrianto, A. (2012). Environmental and social impacts of oil palm plantations and their implications for biofuel production in Indonesia. Ecology and Society, 17(1), 25. https://doi.org/10.5751/ES-04775-170125
Page, S. E., Siegert, F., Rieley, J. O., Boehm, H. V., Jaya, A., & Limin, S. (2002). The amount of carbon released from peat and forest fires in Indonesia during 1997. Nature, 420, 61–65. https://doi.org/10.1038/nature01131
Pahan, I. (2012). Panduan lengkap kelapa sawit: Manajemen agribisnis dari hulu hingga hilir. Penebar Swadaya.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. (2025). Profil Kabupaten Dharmasraya. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 11/Permentan/OT.140/3/2015 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO).
Pemerintah Republik Indonesia. (2020). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian.
Purnomo, H., Shantiko, B., Sitorus, S., Gunawan, H., Achdiawan, R., Kartodihardjo, H., & Dewayani, A. A. (2019). Reducing forest and land fires through good palm oil value chain governance. Forest Policy and Economics, 91, 94–106. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2017.12.014
Puspitarini, R. D. (2013). Dampak penggunaan pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Hama Terpadu, 125–133.
Putri, D. A., Nugraha, A., & Ramadhan, M. F. (2022). Implementation of Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) policy: Opportunities and challenges for smallholders. Journal of Environmental Policy and Sustainable Development, 4(1), 15–26.
Ramadhani, M. T., & Maulidian, M. O. R. (2020). Persepsi masyarakat terhadap perkebunan kelapa sawit ditinjau dari aspek ekologi dan ekonomi di Gampong Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Pendidikan Geosfer, 5(2).
Rist, L., Feintrenie, L., & Levang, P. (2010). The livelihood impacts of oil palm: Smallholders in Indonesia. Biodiversity and Conservation, 19(4), 1009–1024. https://doi.org/10.1007/s10531-010-9815-z
RSPO. (2018). Principles and criteria for the production of sustainable palm oil. Roundtable on Sustainable Palm Oil.
Santika, T., Wilson, K. A., Budiharta, S., Law, E. A., Poh, T. M., Ancrenaz, M., … Meijaard, E. (2021). Impact of palm oil sustainability certification on village well-being and poverty in Indonesia. Nature Sustainability, 4(12), 1090–1101. https://doi.org/10.1038/s41893-021-00732-1
Savilaakso, S., Garcia, C., Garcia-Ulloa, J., Ghazoul, J., Groom, M., Guariguata, M. R., Laumonier, Y., Nasi, R., Petrokofsky, G., Snaddon, J., & Zrust, M. (2014). Systematic review of effects on biodiversity from oil palm production. Environmental Evidence, 3(4), 1–21. https://doi.org/10.1186/2047-2382-3-4
Siahaan, H. N., Waluyati, L., & Masyhuri, M. (2023). Intentions and behavior of partner palm oil farmers PT Hari Sawit Jaya on sustainable palm oil management. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(2), 944–953.
Suardi, T. F., Sulistyowati, L., Noor, T. I., & Setiawan, I. (2022). Analysis of the sustainability level of smallholder oil palm agribusiness in Labuhanbatu Regency, North Sumatra. Agriculture, 12(9), 1469.
Suriadikarta, D. A., & Simanungkalit, R. D. M. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
Susanti, L., & Maryono, A. (2018). Pengendalian hama terpadu dalam budidaya kelapa sawit berkelanjutan. Jurnal Agroforestri, 3(2), 45–56.
Tacconi, L. (2016). Preventing fires and haze in Southeast Asia. Nature Climate Change, 6(7), 640–643. https://doi.org/10.1038/nclimate3008
World Health Organization. (2016). Ambient air pollution: A global assessment of exposure and burden of disease. WHO.
Yutika, F., Cahyadi, E. R., & Mulyati, H. (2019). Perilaku petani kelapa sawit pola swadaya dan pola plasma terhadap praktik produksi kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Kampar, Riau. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 102–112.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









