(2) Rudi Febriamansyah
(3) Devi Analia
*corresponding author
AbstractNagari Kumanis merupakan salah satu nagari dalam kawasan Geopark Ranah Minang Silokek yang memiliki potensi wisata dan produk ekonomi kreatif, namun jumlah kunjungan wisatawannya belum sebanding dengan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi wisata dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wisata di Nagari Kumanis. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif terhadap 94 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis potensi wisata dilakukan dengan Importance Performance Analysis (IPA) terhadap komponen wisata 4A, yaitu attraction, amenities, accessibility, dan ancillary, sedangkan perumusan strategi menggunakan Logical Framework Analysis (LFA) melalui Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 indikator yang dianalisis, terdapat 10 indikator pada Kuadran I (prioritas utama) yang didominasi komponen amenitas dan aksesibilitas sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Nagari Kumanis unggul pada komponen atraksi dan ancillary, tetapi masih lemah pada amenitas dan aksesibilitas. Strategi pengembangan yang direkomendasikan adalah meningkatkan alokasi anggaran APBD untuk perbaikan infrastruktur wisata serta membangun kemitraan dengan pemerintah dan pihak swasta untuk mengembangkan paket wisata dan menyelenggarakan event wisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal masyarakat secara berkelanjutan KeywordsLocal economy; Tourism potential; Geopark; Nagari Kumanis.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i3.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Anwani. (2019). Analisis obyek daya tarik wisata dan aksesibilitas terhadap minat berkunjung wisatawan di Pantai Baru Yogyakarta. Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 12(1), 57–64.
Arida, I. N. S., & Pujani, L. P. K. (2017). Kajian penyusunan kriteria-kriteria desa wisata sebagai instrumen dasar pengembangan desa wisata. Jurnal Analisis Pariwisata, 17(1).
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sijunjung. (2019). Masterplan Geopark Silokek tahun 2019. BAPPPEDA Kabupaten Sijunjung.
Halim, S. A., & Ishak, N. A. (2017). Examining community engagement in heritage conservation through geopark experiences from the Asia Pacific region. Kajian Malaysia, 35(Supp. 1), 11–38. https://doi.org/10.21315/km2017.35.Supp.1.2
Hermawan, H., & Brahmanto, E. (2018). Geowisata: Perencanaan pariwisata berbasis konservasi. PT Nasya Expanding Management.
Maulini, U. (2021). Aspek-aspek yang mempengaruhi jumlah kunjungan wisata Pantai Pangah Gandapura. Jurnal Ekonomi Regional Universitas Malikussaleh, 4(3).
Nurhalimah, Z. (2019). Kemitraan dalam pengembangan potensi pariwisata [Tesis magister, Universitas Brawijaya].
Peraturan Bupati Sijunjung Nomor 21 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penetapan Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek. (2022).
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata: Kajian sosiologis terhadap struktur, sistem dan dampak-dampak pariwisata. CV Andi Offset.
Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2011). Metode penelitian kuantitatif. PT Raja Grafindo Persada.
Purba, I. F. (2022). Analisis pasar wisata di Malioboro [Skripsi, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta].
Saharuna, M. Y., & Rahman, A. (2024). Pendampingan inventarisasi atraksi, aksesibilitas, dan amenitas desa sebagai komponen penilaian Anugerah Desa Wisata (ADWI) Kemenparekraf. PADAIDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2).
Setiawan, I. B. D. (2015). Identifikasi potensi wisata beserta 4A (attraction, amenity, accessibility, ancillary) di Dusun Sumber Wangi, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali [Skripsi, Universitas Udayana].
Siregar, S. (2015). Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif: Dilengkapi dengan perhitungan manual dan aplikasi SPSS versi 17. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Gava Media.
Tambunan, T. T. H. (2019). Pembangunan ekonomi perdesaan berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif. Pustaka Setia.
Utomo, D. K. S., dkk. (2024). Identifying 4A's component (attraction, accessibility, amenity, and ancillary) in Sade Tourism Village. Institut Teknologi Bandung.
Yuliawati, A. K., dkk. (2020). Manajemen pemasaran geowisata. CV Andi Offset.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









