(2) Amroeni Drajat
(3) Elly Warnisah Harahap
*corresponding author
AbstractSpiritualitas merupakan dimensi batin pencarian makna hidup, sementara pluralisme agama adalah pengakuan heterogenitas keyakinan dalam masyarakat multikultural. Keduanya menjadi piranti elementer penyatuan persepsi bersama tatanan harmonisasi kehidupan sosial, meski dihadapkan pada sikap intoleran, terutuma di Indonesia yang sangat majemuk. Penelitian ini mencoba mengungkap titik temu antara spiritualitas dan pluralism agama dalam satu bingkai keberagaman menuju sikap tasamuh, sejauhmana koherensi di antara keduanya dan apa yang menjadi indikator kesamaan dan perbedaannya. Dengan metode kualitatif dan penelitian pustaka, dilakukan studi komparatif terhadap gagasan beberapa sejarawan, teolog, dan pemikir Islam tentang teori-teori spiritualitas dan pluralism agama, bagaimana keduanya dapat mempengaruhi prilaku sosial masyarakat. Hasilnya ditemukan hubungan simbiotik spiritualitas dan pluralisme agama, terutama terletak pada aspek esoteris. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa perbedaan antara spiritualitas dan pluralism agama terletak pada aspek eksternal (eksoteris) prilaku umum manusia, namun tetap membawa pengaruh positif bagi tatanan kehidupan yang harmonis.
KeywordsSpiritualitas; Pluralisme agama; Esoteris; Eksoteris; Harmonisasi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.2299-2307 |
Article metrics10.31604/jim.v10i3.2026.2299-2307 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ali, Muhamad, Teologi Pluralis-Multikultural.
Amstrong, Karen, Sejarah Tuhan: Kisah 4.000 Tahun Pencarian Tuhan Dalam Agama-agama Manusia, Bandung, Mizan, 2022.
Basrowi dan Suwandi, Memahami Penelitian Kualitatif, Jakarta, Rineka Cipta, 2008.
Darmadi, Dadi, Pengantar dalam buku “On Being A Muslim” karya Farid Esack, Jakarta: Erlangga, 2002.
Esack, Farid, Al-Qur’an, Liberalisme, Pluralisme; Membebaskan Yang Tertindas, terj. Watung A. Budiman, Bandung: Mizan, 2000.
Faqieh, Maman Imanulhaq, Fatwa dan Canda Gus Dur, 2010, Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Harahap, Ahmad Yunus Mokoginta, Spiritualitasme Dan Pluralisme Agama, Jurnal As-Salam/ Vol. 2 No. 1 (2018).
Katsir, Ibnu, dalam Muhammad Nasib Ar-Rifa’i, Kemudahan dari Allah: Ringkasan Tafasir Ibnu Katsir, jilid 4, Jakarta, Gema Insani Press, 2001.
Knitter, Faul F., Pengantar Teologi Agama-agama, Yogyakarta, Kanisius, 2022.
Madjid, Nurcholish, Islam Doktrin dan Peradaban.
Mahmoud, Abdul Halim, Al-Ihwal Tasauf: Tarjamah Al Munqidz Minadhalal (Penyelamat dari kesesatan), Jakarta, Darul Ihya.
Nasution, Hasan Bakti, Metodologi Studi Pemikiran Islam: Kalam, Filsafat Islam, Tasawuf, Tareqat, Medan, Perdana Publishing, 2016.
Otto, Rudolf, The Idea of Holy: An Inquiry Into the Non-Rational Factor in the Idea of the Divine and Its Relational to the Rational, terj. John W. Harvey, Oxford, 1923.
Rachman, Budhy Munawar, dkk, Merayakan Kebebasan Beragama; Bunga Rampai 70 Tahun Djohan Effendi, 2011, Jakarta: Democracy Project.
Rachman, Budhy Munawar, Perspektif Global Islam dan Pluralisme, dalam jurna Ilmu Ushuluddin, Volume 1, Nomor 3, januari 2013
Simmel, Georg, The Problem of Sociology, Dalam K Wolff (ed). Essays in Sociology, Pilosophy and Aesthetic. New York: Harper Torcbooks. 1908/1959b, 310-336.
Thalib, Muhammad, Al-qur’an Tarjamah Tafsiriyah, Yogyakarta, Ma’had An-Nabawy, 2011.
Yasin, Taslim HM. Pluralisme Agama Sebuah Keniscayaan, dalam Jurnal Subtantia Vol. 15, No. 1, April 2013.
Zen RS, Siswo Mulyartono, dkk, Me-Wahib; Memahami Toleransi, Identitas dan Cinta di Tengah Keberagaman; Esai-Esai Pilihan Ahmad Wahib Award 2012 dan 2014, Edisi Digital, 2015, Jakarta: PUSAD Paramadina.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










Download