Identitas Suku Ngalik Sebagai Orang Asli Papua: Studi Etnografi di Kota Jayapura

(1) * Robi Mitra Mail (Universitas Internasional Papua, Indonesia)
(2) Pawennari Hijjang Mail (Universitas Hasanuddin, Indonesia)
(3) Muhammad Basir Mail (Universitas Hasanuddin, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkotaan dan strategi masyarakat suku Ngalik dalam mempertahankan identitasnya di wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari hingga April 2026 di dalam masyarakat suku Ngalik di wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, tipe etnografi (penarikan sampel secara purposive sampling). Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Selanjutnya, analisis data yang bersifat deskriptif dengan memaparkan hasil analisis etik dan analisis emik serta kaitannya dengan perkotaan dapat mempengaruhi identitas suku Ngalik dan strategi orang suku Ngalik dalam mempertahankan identitasnya di wilayah Kota Jayapura. Adapun hasil dalam penelitian disimpulkan bahwa Kota Jayapura dapat mempengaruhi perubahan bahasa, mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih berkualitas, peluang kerja lebih besar, dan dapat merubah gaya hidup. Masyarakat suku Ngalik membuat strategi untuk mempertahankan identitasnya di Kota Jayapura dengan cara membentuk komunitas, mengadakan acara budaya, menggunakan bahasa lokal dalam lingkungan keluarga maupun komunitas, dan menggunakan simbol-simbol orang gunung


Keywords


Perkotaan; Identitas; Orang Asli Papua; Suku Ngalik

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v10i4.2026.2448-2462
      

Article metrics

10.31604/jim.v10i4.2026.2448-2462 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abbas, M. R. (2016). Konstruksi Identitas Ke-Papua-An Di Kota Multi Kultural (Refleksi Kota Yogyakarta Dalam Kajian Identitas. Jurnal Politik Profetik, 4(1), 98–116. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpp/article/view/2738

Amaya, S. N., Mubarak, A., & Raharja, R. M. (2024). Dampak Urbanisasi Dalam Kehidupan Masyarakat Kota. RISOMA?: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 116–126. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.132

Amir, J., Usman, & Kasmawati. (2024). Pergeseran Penggunaan Kata Sapaan Oleh Generasi Milenial Papua Di Kota Enarotali. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha , 14(2), 187–199. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/79009

Ashaf, A. F. (2006). Pola Relasi Media, Negara, Dan Masyarakat: Teori Strukturasi Anthony Giddens Sebagai Alternatif. Sosiohumaniora, 8(2), 205–218. https://jurnal.unpad.ac.id/sosiohumaniora/article/view/5371

Auwe, Y., Wibowo, S. H. B., & Prabasmara, P. G. (2023). Penerapan Simbolisasi Noken dan Rumah Honai pada Disain Bentuk Arsitektur Pusat Budaya Noken Papua di Nabire. JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA, 6(1), 24–36. https://doi.org/10.37631/pendapa.v6i1.867

Azizah, K. N. (2022). Pengaruh Perkembangan Teknologi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Desa Buana Bhakti kabupaten siak. Instructional Development Journal (IDJ), 5(3), 321–324. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/IDJ/article/view/28944/10231

Elas, E.. (2018). Keunikan Acara Adat Bakar Batu Dan Noken Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Masyarakat Di Papua. Sekolah Tinggi Pariwasata Ambarrukmo Yogyakarta.

Febrian, R., Islam, M. F., & Yudistira, P. (2025). Peran Budaya dalam Pembentukan Identitas Manusia. RISOMA?: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(2), 25–35. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i2.623

Geertz, C. (1999). Tafsir Kebudayaan. Penerbit Kanisius.

Giban, Y. (2020). Budaya Gamo Soho Bagi Masyarakat Di Suku Ngalik Distrik Silimo Kabupaten Yahukimo. Jurnal Tangkoleh Putai , 17(2), 171–190. https://jurnal.iaknambon.ac.id/index.php/TP/id/article/view/51

Jayadi, S., & Adabiyah, R. (2024). Cultural and Religious Interaction at Medana Cemetery: A Model of Social Harmony. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(2), 271–277. https://doi.org/10.25077/jantro.v26.n2.p271-277.2024

Koentjaraningrat. (1990). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Khoiri, A. A., & Mutia, N. D. (2024). Implementasi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pemersatu: Analisis Bahasa di Tanah Papua. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 328–341. https://doi.org/10.55606/concept.v2i4.1015

Kossay, T. R., & Kodiran. (2007). Perilaku dan gaya hidup orang Papua di Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.

Latuputty. (2013). Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Dan Pengembangan Spiritualitas Oikumene Di Indonesia Timur. Jurnal DINAMIS, 2(12), 5–9.

Lukman, B., Salawati, F., & Raffi, M. (2017). Perkembangan Teknologi Pada Masyarakat Desa Mantang RT 06 Kabupaten Bintan. Jurnal Masyarakat Maritim, 1(2), 1–6. https://doi.org/10.31629/jmm.v1i2.1680

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Mantra, I. B. (2004). Filsafat Penelitian dan Metode Penelitian Sosial. Pustaka Belajar.

Michell, D., Beddoe, L., Fraser, H., & Jarldorn, M. (2017). Solidarity and support: feminist memory work focus groups with working-class women studying social science degrees in Australia. International Journal of Qualitative Studies in Education, 30(2), 175–189. https://doi.org/10.1080/09518398.2016.1242804

Musdalifah, M., & Pratiwi, B. (2024). Pengaruh Dialek Bahasa Daerah Bugis Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Dengan Kearifan Lokal Di Wilayah Biak Papua. ALINEA?: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajarannya, 4(2), 315–327. https://doi.org/10.58218/alinea.v4i2.960

Nasution, S., Asari, H., Al-Rasyid, H., Dalimunthe, R. A., & Rahman, A. (2024). Learning Arabic Language Sciences Based on Technology in Traditional Islamic Boarding Schools in Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 77–102. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i1.4222

Nurkotib, S.A., Salviana, V.D.S., & Kumalasari, L. D. (2022). Makna Tradisi Bakar Batu Suku Dani (Studi Etnografi Di Kalangan Masyarakat Kampung Alang-Alang V Kabupaten Keerom Papua). Jurnal Sosial Budaya. Jurnal Sosial Budaya, 19(2), 155–163. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/SosialBudaya/article/view/19007

Putri, B. T., Ayu, C.S., Ginting, M. A. P., Saidah, S., & Nasution, S. (2024). Budaya dan Bahasa?: Refleksi Dinamis Identitas Masyarakat. Semantik?: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 20–32. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1321

Rahmawati, R. A., Prasetyo, Z. M., Alifia, E., & Najwa, A. F. (2024). Kajian Mengenai Tradisi Adat Suku Dani Di Papua Terkait Potong Jari Dilihat dari Perspektif Adat dan Kaitanya Dengan Hak Asasi Manusia. Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 3(4), 77–87.

Salemba, P., Renggong, R., & Zubaidah, S. (2024). Tradisi Bakar Batu Sebagai Bentuk Penyelesaian Tindak Pidana Kekerasan di Nabire Papua. Clavia, 22(3), 457–462. https://doi.org/10.56326/clavia.v22i3.5433

Sanjoko, Y., & Embran, E. R. (2019). Buku Ajar Bahasa Sentani Bagi Pemula. Balai Bahasa Papua.

Tambaip, B., Tjilen, A.P., & Ohoiwutun, Y. (2023). Kebijakan Pengembangan Infrastruktur Dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Merauke. PARETO?: Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 6(1), 97–107. https://journals.unihaz.ac.id/index.php/pareto/id/article/view/3833

Triana, D., & Putri, E.Y. (2022). Identitas Kultural Masyarakat Suku Anak Dalam (ORANG RIMBA) (Studi Analisis Film Dokumenter Orang Rimba “The Life of Suku Anak Dalam”). Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 13(2), 108–115. https://doi.org/10.31294/khi.v13i2.12374


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.