(2) Aldri Frinaldi
*corresponding author
AbstractLegalitas usaha merupakan aspek penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah Indonesia mengembangkan sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) sebagai instrumen reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko. Namun, implementasi OSS-RBA di daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait literasi digital dan kesiapan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi OSS-RBA dalam meningkatkan legalitas UMKM di Kota Pariaman menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis dokumen. Data diperoleh dari laporan DPMPTSP Kota Pariaman, data penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), dokumen perencanaan daerah, laporan OSS Nasional, regulasi, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi OSS-RBA telah meningkatkan legalitas UMKM melalui kemudahan akses perizinan dan percepatan penerbitan NIB. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi, ketersediaan sumber daya, komitmen aparatur, dan struktur birokrasi yang mendukung. Faktor pendukung utama meliputi regulasi daerah, sinergi antarinstansi, kemudahan teknologi, dan inovasi layanan jemput bola. Sementara itu, hambatan utama meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan jaringan internet, dan kendala teknis sistem OSS. OSS-RBA berkontribusi dalam meningkatkan legalitas UMKM dan memperkuat tata kelola pelayanan publik berbasis digital di Kota Pariaman KeywordsOSS-RBA; Legalitas UMKM; Implementasi Kebijakan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.2202-2211 |
Article metrics10.31604/jim.v10i3.2026.2202-2211 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Arsa, R., & Rinaldi, A. (2022). Reformasi birokrasi dalam mendukung kemudahan berusaha di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 10(2), 120–135.
Hafni, R., & Malia, S. (2021). Penguatan UMKM dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nugraha, F., Hidayat, A., & Putri, R. (2023). Digital transformation of public services through OSS-RBA implementation in Indonesia. Jurnal Administrasi Negara.
Pratama, Y. (2022). Integrasi sistem informasi perizinan dalam implementasi OSS-RBA. Jurnal Teknologi Administrasi Publik.
Putra, D., & Zulkarnain, M. (2024). Pendampingan UMKM berbasis jemput bola dalam peningkatan legalitas usaha. Jurnal Pengembangan Masyarakat.
Rahayu, S., & Rohman, A. (2022). Legalitas usaha sebagai instrumen peningkatan daya saing UMKM. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan.
Sari, M., & Rahmadani, F. (2023). Evaluasi implementasi OSS-RBA pada sektor UMKM di Kota Pariaman. Jurnal Administrasi Daerah.
Satriawan, B., Nugroho, D., & Arifin, M. (2022). Risk-based approach in business licensing reform: Evidence from Indonesia. Public Policy Review.
Sudaryanto, H., Wijaya, A., & Prasetyo, D. (2020). Digitalization and competitiveness of MSMEs in Indonesia. International Journal of Business and Society.
Tambunan, T. (2021). UMKM di Indonesia: Perkembangan, tantangan, dan prospek. Prenada Media Group.
Widjaja, H., Saputra, A., & Ningsih, R. (2023). Formalization of MSMEs and regional economic resilience in Indonesia. Jurnal Ekonomi Regional.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










Download