(2) Joko Sutarso
*corresponding author
AbstractPertumbuhan industri kedai kopi di Indonesia mendorong meningkatnya persaingan antar merek, sehingga perusahaan perlu menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif untuk menarik minat konsumen. Salah satu strategi yang memiliki pengaruh kuat adalah Word of Mouth (WOM), yaitu komunikasi antar konsumen yang menyampaikan pengalaman, rekomendasi, maupun informasi mengenai suatu produk atau layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Word of Mouth terhadap minat beli konsumen pada aplikasi Fore Coffee dengan menggunakan pendekatan teori Stimulus-Organism-Response (SOR). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 100 responden yang pernah menerima informasi WOM mengenai Fore Coffee. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman serta regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Word of Mouth dan minat beli dengan nilai korelasi sebesar 0,641 (p < 0,001). Analisis regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa WOM berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai odds ratio sebesar 4,20. Hal ini menunjukkan bahwa responden yang menerima WOM positif memiliki peluang lebih besar untuk memiliki tingkat minat beli yang lebih tinggi terhadap aplikasi Fore Coffee. Temuan ini memperkuat relevansi teori SOR dalam menjelaskan bagaimana stimulus berupa WOM dapat memengaruhi proses psikologis konsumen hingga menghasilkan respons berupa minat beli. KeywordsPemasaran dari Mulut ke Mulut; Niat Pembelian; Teori SOR; Perilaku Konsumen; Fore Coffee
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i3.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









