(2) Nalom Siagian
(3) Artha Lumban Tobing
*corresponding author
AbstractPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 79 responden yang merupakan penerima manfaat program BPNT. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, serta analisis regresi linear berganda menggunakan apklikasi SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dan kualitas pelayanan memiliki hubungan yang cukup kuat terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,577. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,333 menunjukkan bahwa variabel efektivitas dan kualitas pelayanan mampu menjelaskan pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat sebesar 33,3%, sedangkan sisanya sebesar 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik efektivitas pelaksanaan program dan kualitas pelayanan yang diberikan, maka semakin meningkat pula tingkat kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Dengan demikian, peningkatan efektivitas pelaksanaan program serta kualitas pelayanan BPNT menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. KeywordsEfektivitas; Kualitas Pelayanan; Kesejahteraan Masyarakat.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i2.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i2.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Aisyah, T., Sukmawati, C., Hasyem, M., & Aklima, N. (2021). Efektivitas Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) terhadap kesejahteraan masyarakat miskin. Jurnal Studi Pembangunan Masyarakat, 6(2), 45–56.
Barrett, C. B. (2002). Food security and food assistance programs. In B. L. Gardner & G. C. Rausser (Eds.), Handbook of Agricultural Economics (Vol. 2, pp. 2103–2190). Elsevier Science.
Barrientos, A., & Hulme, D. (2009). Social protection for the poor and poorest: Concepts, policies and politics. Palgrave Macmillan.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). University of Chicago Press.
Devereux, S., & Sabates-Wheeler, R. (2004). Transformative social protection. Institute of Development Studies (IDS).
Dini, N., Nurmalisa, N., & Halim, A. (2018). Peran TKSK dan kesadaran penerima manfaat dalam keberhasilan BPNT di Bandar Lampung. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 45–55.
Esping-Andersen, G. (1990). The three worlds of welfare capitalism. Princeton University Press.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (1996). Organizations: Behavior, structure, processes (8th, Ed.). Irwin.
Grosh, M., del Ninno, C., Tesliuc, E., & Ouerghi, A. (2008). For protection and promotion: The design and implementation of effective safety nets. World Bank.
Grosh, M., & Leite, P. G. (2009). Defining eligibility for social transfers: A framework for assessing targeting methods. World Bank.
Handayaningrat, S. (2002). Pengantar studi administrasi dan manajemen. Gunung Agung.
Midgley, J. (2014). Social development: Theory and practice. SAGE Publications.
Payne, M. (2005). Modern social work theory (3rd ed.). Palgrave Macmillan.
Praja, R. (2020). Koordinasi pendamping sosial dan e-warong dalam menjaga transparansi dan ketepatan distribusi BPNT. Jurnal Kebijakan Publik, 7(1), 12–20.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Rahayu, S., & Fitriani, N. (2023). Efektivitas Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) terhadap ketahanan pangan rumah tangga miskin. Jurnal Administrasi Publik, 13(2), 145–158.
Ravallion, M. (2003). Targeted transfers in poor countries: Revisiting the trade-offs and policy options. World Bank Research Observer, 18(2), 151–175.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational behavior (15th, Ed.). Pearson Education.
Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). McGraw-Hill Education.
Sen, A. (1999). Development as freedom. Alfred A. Knopf.
Siagian Nalom, (2021), Statistika Dasar: Konseptualisasi Dan Aplikasi, ISBN: 978-623-378-086-5, Percetakan CV Kultura Digital Media, Surakarta, Cetakan pertama.
Siagian, S. P. (2003). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Sinambela, L. P. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif: Teori dan praktik. PT Bumi Aksara.
Steers, R. M. (1985). Efektivitas organisasi. Erlangga.
Suharto, E. (2009). Kemiskinan dan perlindungan sosial di Indonesia: Menggagas model jaminan sosial universal bidang kesehatan. Alfabeta.
Syafruddin, S., Ikbal, M., & Kalrah, K. (2021). Dampak Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) terhadap kesejahteraan rumah tangga di Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(2), 112–125.
Tiara, R., & Mardiyanto, A. (2019). Evaluasi implementasi Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kota Palembang. Jurnal Administrasi Publik Dan Kebijakan, 4(1), 55–68.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson Education.
Van de Walle, D. (1998). Targeting revisited. The World Bank Research Observer, 13(2), 231–248.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









