Nahdlatul Ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia: Landasan Ideologis, Historis, dan Keagamaan

(1) * Sugeng Riyadi Mail (Universitasa Nahdlatul Ulama Purwokerto, Indonesia, Indonesia)
(2) Khikmatun Amalia Mail (Universitasa Nahdlatul Ulama Purwokerto, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Di tengah dinamika pemikiran keislaman dan kebangsaan serta menguatnya wacana pendirian negara Islam dan khilafah, posisi dan sikap organisasi Islam arus utama menjadi penting dalam memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis dasar pemikiran Nahdlatul Ulama (NU) dalam menerima Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar dan konstitusi negara melalui pendekatan studi literatur. Subjek penelitian ini adalah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan, sedangkan objek penelitiannya berupa pandangan, sikap, dan keputusan-keputusan resmi NU terkait negara dan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (studi literatur), di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer berupa Q?n?n As?s?, AD/ART NU, keputusan Muktamar dan Munas Alim Ulama, serta hasil bahtsul mas?’il, dan sumber sekunder berupa literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan historis untuk menelusuri konteks sosial-politik lahirnya sikap NU, serta pendekatan hermeneutika dan fenomenologi untuk menafsirkan teks dan memahami makna di balik keputusan-keputusan NU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU memandang negara sebagai wasilah untuk mewujudkan kemaslahatan umat, menerima Pancasila sebagai ideologi yang selaras dengan nilai-nilai Islam, serta menolak konsep khilafah dan Negara Islam Indonesia karena dinilai tidak relevan dengan realitas negara-bangsa modern.


Keywords


Islam dan Negara; Nahdlatul Ulama; NKRI; Pancasila

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v10i1.2026.95-104
      

Article metrics

10.31604/jim.v10i1.2026.95-104 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Al Hashas, M. N., Hakim, A. L., & Alfaridzih, A. (2025). Agama, budaya, dan negara: Formulasi nasionalisme dalam pemikiran Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 11(2), 92–116.

Al-Bukh?r?, M. ibn I. (n.d.). ?a??? al-Bukh?r?. D?r al-Fikr.

Al-Ghaz?l?, A. ?. M. (2004). Al-iqti??d f? al-i‘tiq?d. D?r al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Qur’an al-Karim. (n.d.). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Al-Taimiyyah, A. A. (1998). Al-siy?sah al-shar‘iyyah f? i?l?? al-r?‘? wa al-ra‘iyyah. D?r al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Atjeh, A. (1966). Kebangkitan dunia baru Islam di Indonesia. Dalam L. Stoddard (Ed.), Dunia baru Islam (pp. 295–332). Panitia Penerbit Menteri Koordinator Kesejahteraan RI.

Bukhori, A., & Jadidah, A. (2023). Ideologi dan aqidah Aswaja an-Nahdliyah. Jurnal Studi Pesantren, 3(1), 18–32.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Devitasari, A. C., Putri, F. D. A., & Birsyada, M. I. (2025). Jejak sejarah tradisi intelektual Nahdlatul Ulama pada masa awal pendirian (1920-an). Estoria: Journal of Social Science and Humanities, 5(2), 815–831.

Farih, A. (2016). Nahdlatul Ulama (NU) dan kontribusinya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 24(2), 251–284.

Farih, A. (2019). Konsistensi Nahdlatul Ulama dalam mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah wacana negara Islam. Jurnal Politik Walisongo, 1(1), 1–20.

Fuad, A. J. (2020). Akar sejarah moderasi Islam pada Nahdlatul Ulama. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 31(1), 153–168.

Fuqaha, A. (n.d.). Ahkamul fuqaha (p. 992).

Gumati, R. W., & Ridwan, I. (2023). Ilmu kalam: Memahami teologi Islam secara komprehensif, normatif, dan historis. CV. Intake Pustaka.

Ibn Khald?n, A. R. (2005). Al-muqaddimah. D?r al-Fikr.

Keputusan Komisi Bahtsul Masail Ad-Diniyyah Al-Maudhu’yyah Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama. (2012). Keputusan Bahtsul Masail tentang kenegaraan (p. 1066). PBNU.

Kuswana, D. (2025). Agama dan gerakan sosial: Dari ideologi ke politik. Cipta Media Nusantara.

Mansur, A. (2024). Menelaah penguatan kecerdasan ideologis yuridis (teologis historis). Tazkiah: Journal of Islamic Education, 1(2), 85–95.

Marfiando, B. (2020). Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditinjau dari kebebasan berserikat. Jurnal Ilmu Kepolisian, 14(2), 13–23.

Mujib, A., Yunita, Y., Amrullah, M. K., & Muradi, A. (2021). Nahdlatul Ulama di tengah gelombang disrupsi: Meneguhkan Islam Nusantara, mempertahankan NKRI.

Mujibuddin, M. (2022). Radikalisme, terorisme, dan Islamisme. IRCiSoD.

Musaddad, E. (2025). Dinamika ijtihad ulama NU dari masa ke masa. Penerbit A-Empat.

Muslim ibn al-?ajj?j. (n.d.). ?a??? Muslim. D?r Ihy?’ al-Tur?th al-‘Arab?.

Nahdlatul Ulama. (1936). Keputusan Bahtsul Mas?’il tentang status wilayah Hindia Belanda. PBNU.

Nahdlatul Ulama. (1954). Keputusan Alim Ulama tentang waliy al-amri al-?ar?r? bi al-shawkah. PBNU.

Nahdlatul Ulama. (1984). Hasil Muktamar Nahdlatul Ulama ke-27: Hubungan Pancasila dan Islam. PBNU.

Nahdlatul Ulama. (2015). Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama. PBNU.

Rahman, Z. A., & Syamsuri, A. (2020). NU dan D?r al-Isl?m: Sebuah kajian terhadap konstelasi syariat Islam di Indonesia. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 29(1), 1–13.

Rusdi, M. I. F. (2024). Gerakan pembaharuan Islam pra dan pasca kemerdekaan Indonesia: Gerakan dan pemikiran Nahdlatul Ulama (NU). JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 6(1), 1–7.

Sitompul, E. M. (1989). NU dan Pancasila: Sejarah dan peranan NU dalam perjuangan UUD 1945. Pustaka Sinar Harapan.

ST, A. S. (2021). Sumber hukum Islam menurut doktrin Ahlus Sunnah wal Jama’ah. The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization, 5(1), 1–24.

Syah, M. K. T., & Setia, P. (2021). Radikalisme Islam: Telaah kampanye khilafah oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pra-pembubaran oleh pemerintah. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(4), 523–535.

Thaba, A. A. (1996). Islam dan negara dalam politik Orde Baru. Gema Insani Press.

Ulum, M., & Wahid, A. (2019). Fikih organisasi: Reaktualisasi sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 54–75.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Zuhri, A. M. (2019). Sanad ideologi radikal: Jejak historis dan pengaruh doktrin Khawarij dalam organisasi teror dunia. Nawa Litera Publishing.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.