(2) Akhamd Qomaru Zaman
(3) Icha Dwi Listari
(4) Puspita Pebri Setiani
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di era digital, khususnya rendahnya literasi kewarganegaraan mahasiswa akibat maraknya informasi tidak akurat dan lemahnya internalisasi nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal terhadap adaptasi gaya belajar mahasiswa serta kontribusinya dalam meningkatkan literasi kewarganegaraan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan subjek 28 mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang memiliki latar belakang budaya beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, angket berbasis teori gaya belajar VARK, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berpengaruh kuat terhadap adaptasi gaya belajar mahasiswa, terutama dalam aspek kedisiplinan, kerja sama, etika digital, dan motivasi belajar. Adaptasi gaya belajar berbasis visual, auditori, membaca/menulis, dan kinestetik berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi kewarganegaraan digital, khususnya kemampuan menyaring informasi, memahami hak dan kewajiban digital, serta menerapkan etika komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran mampu memperkuat literasi kewarganegaraan digital mahasiswa secara kontekstual dan berkelanjutan
KeywordsAdaptasi Gaya Belajar; Era Digital; Kearifan Lokal; Literasi Kewarganegaraan
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i1.2026.43-49 |
Article metrics10.31604/jim.v10i1.2026.43-49 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anderson, T., & Dron, J. (2017). Learning technology through three generations of pedagogy. International Review of Research in Open and Distributed Learning, 18(2), 1–17. https://doi.org/10.19173/irrodl.v18i2.2565
Banks, J. A. (2017). Diversity and citizenship education: Global perspectives (2nd ed.). Jossey-Bass.
Bennett, W. L., & Checkel, J. T. (2015). Process tracing and the causal inference revolution. Sociological Methods & Research, 44(1), 3–37. https://doi.org/10.1177/0049124114552529
Choi, M., Glassman, M., & Cristol, D. (2017). What it means to be a citizen in the internet age. Computers & Education, 107, 100–112. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2017.01.002
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
García, E., & Weiss, E. (2017). Education inequalities at the school starting gate. Economic Policy Institute Research Report, 1–48.
Hobbs, R., & Mihailidis, P. (2016). The international encyclopedia of media literacy. Wiley-Blackwell.
Huda, M., Qodriah, S. L., Rismayadi, B., Hananto, A., Kardiyati, E. N., Ruskam, A., & Nasir, B. M. (2017). Towards cooperative learning implementation in higher education. Journal of Educational Technology & Society, 20(2), 1–12.
Ismail, F., & Supriyadi, S. (2019). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 16(2), 150–162. https://doi.org/10.21831/jc.v16i2.24764
Kahne, J., Lee, N. J., & Feezell, J. T. (2018). Digital media literacy education and online civic engagement. Journal of Youth and Adolescence, 47(11), 1–17. https://doi.org/10.1007/s10964-018-0868-7
Kemendikbudristek. (2020). Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2017). European research on children’s internet use. Journal of Children and Media, 11(1), 1–6. https://doi.org/10.1080/17482798.2016.1263236
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2021). Pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Bumi Aksara.
Nasution, S., & Hidayat, D. (2020). Literasi kewarganegaraan digital mahasiswa di era disrupsi. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 85–96.
OECD. (2019). Global competence and the future of education. OECD Publishing.
Prasetyo, Z. K., & Sutrisno, H. (2018). Cultural-based learning in higher education. Journal of Education and Learning, 12(4), 645–653. https://doi.org/10.11591/edulearn.v12i4.8328
Ribble, M. (2015). Digital citizenship in education: Nine elements all students should know (3rd ed.). International Society for Technology in Education.
Suyanto, T., & Widodo, S. T. (2022). Kearifan lokal sebagai basis penguatan karakter mahasiswa. Journal of Civic Education Studies, 9(1), 1–12.
UNESCO. (2018). Global citizenship education: Taking it local. UNESCO Publishing.
Winarno. (2020). Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi. Bumi Aksara.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










Download