(2) Kalvin Edo Wahyudi
*corresponding author
AbstractPengembangan agrowisata menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat potensi lokal. Agrowisata Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, berkembang melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses kolaborasi antaraktor dalam pengembangan agrowisata menggunakan kerangka Collaborative Governance dari Ansell dan Gash, yang mencakup dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan hasil sementara. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antaraktor berjalan cukup baik, berdampak positif pada peningkatan ekonomi lokal, memperkuat hubungan antaraktor, dan meningkatkan citra desa sebagai kawasan agrowisata. Kepercayaan terbentuk melalui interaksi sosial dan kesamaan tujuan, meskipun intensitas dialog tatap muka dan koordinasi rutin menurun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan mekanisme komunikasi, peningkatan partisipasi masyarakat, dan transparansi antaraktor merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan kolaborasi antaraktor dalam pengembangan Agrowisata Belimbing. Dengan upaya tersebut, kolaborasi dapat terus berjalan efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat serta perkembangan destinasi wisata secara berkelanjutan. KeywordsAgrowisata; Belimbing; Collaborative Governance; Ngringinrejo; Partisipasi Masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i1.2026.13-21 |
Article metrics10.31604/jim.v10i1.2026.13-21 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alam, Ilman Nur. 2020. “Strategi Pemasaran Pariwisata ke Asia Tenggara oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur Tahun 2018-2020.” UIN Sunan Ampel Surabaya.
Alamsyah, Dwi, Nuryanti Mustari, Rudi Hardi, dan Ansyari Mone. 2019. “Collaborative Governance dalam Mengembangkan Wisata Edukasi di Desa Kamiri Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara.” FisiPublik : Jurnal Ilmu Sosial dan Politik 04(02):112–27.
Ansell, Chris, dan Alison Gash. 2008. “Collaborative Governance in Theory and Practice.” Journal of Public Administration Research and Theory 18(4):543–71. doi: 10.1093/jopart/mum032.
Anugrah, S. D., & Wahyudi, K. E. (2025). Collaborative Governance Analysis dalam Optimalisasi Objek Wisata Gronjong Wariti di Kabupaten Kediri. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 10(3), 400-417.
Arianti, Devi, dan Lena Satlita. 2018. “Collaborative Governance Dalam Pengembangan Konservasi Mangrove Baros Di Desa Tirtohargo Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul.” Natapraja 6(2):195–208.
Astuti, Retno Sunu, Warsono Hardi, dan Abd Rachim. 2020. Collaborative Governance (Dalam Perspektif Administrasi Publik). cetakan pe. diedit oleh T. D. Press. Semarang: Universitas Diponegoro Press.
Buchari, B., Firdaus, R., & Rachmawati, E. (2024). Community empowerment strategy in developing agrotourism village in Kuningan Regency, West Java. Jurnal Governance dan Sosial Politik, 5(1), 45–58. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/jgs/article/view/11550
Dwiyanto, Didiek, dan Agus Supriyanto. 2022. “Pengembangan Desa Wisata di Desa Gununganyar Kecamatan Soko Kabupaten Tuban dalam Perspektif Collaborative Governance.” jurnal Penelitian Administrasi Publik 2(2):1–11.
Febrianti, Salsabila Atikah, Elys Fauziyah, dan Resti Prastika Destiarni. 2024. “Preferensi Wisatawan Terhadap Agrowisata Belimbing Ngringinrejo.” Agrimics Journal 1(2):45–62.
Hidayatullah, MUhammad Arif, Hartuti Purnaweni, dan Teguh Yuwono. 2023. “Proses Collaborative Governance dalam Penanganan Banjir di Kota Semarang.” Pemerintahan dan Politik 8(4):279–85.
Kanita, Nina Widowati, dan Maesaroh. 2023. “Collaborative Governance Dalam Pengembangan Wisata Goa Pidul Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten GunungKidul.” Journal of Public Policy and Management Review 12(4):1–18.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. 2025. Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025.
Kotaromalos, Amir Faisal, Joana Joanita Tuhumury, dan Nurainy Latuconsina. 2024. “Model Collaborative Governance dalam Pengelolaan Program Ekonomi Mikro di Desa Waeheru Kecamatan Baguala Kota Ambon.” Jurnal Ilmiah Global Education 5(1):166–80. doi: 10.55681/jige.v5i1.1799.
Kusuma, V. F., & Wahyudi, K. E. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Wisata Kampung Pecinan Kecamatan Simokerto Kota Surabaya. Cakrawala Repositori IMWI, 6(6), 2454-2465.
Lestari, Dwi, dan Mansur Azis. 2022. “Analisis Pengembangan Desa Wisata ‘Ngebel Adventure Park.’” Niqosiya: Journal of Economics and Business Research 2(2):245–58.
Matthoriq, A., Hidayat, Z., & Rahman, A. (2021). Collaborative governance dalam tata kelola pariwisata desa (Studi pada Bumiaji Agrotourism di Kota Wisata Batu). Jurnal Ilmu Administrasi Publik (JIAP), 7(2), 234–248. https://jiap.ub.ac.id/index.php/jiap/article/view/1146
Nanda, Della Dwi, Ahmad Suprastiyo, dan Junadi Junadi. 2024. “Collaborative Governance Dalam Pengembangan Pariwisata Waduk Bendo di Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.” Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal 6(3):2624–37. doi: 10.47467/reslaj.v6i3.6280.
Novriansyah, M. Fajar, Maulana Mukhlis, &. Budiono, Pitojo, dan Ni Kadek Poniasih. 2021. “Kolaborasi Pemerintah Kampung dengan Perusahaan Tapioka Dalam Mencegah Pencemaran Lingkungan Hasil Pengelolaan Singkong.” Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Komunikasi (JIPIKOM) 3(2):81–91. doi: 10.31289/jipikom.v3i2.673.
Puspita, Sindi, Junadi, dan Septi Wulandari. 2024. “Collaborative Governance dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Kabupaten Bojonegoro.” JIAN-Jurnal Ilmu Administrasi Negara 8(1):16–26.
Rosyanti, Erny, dan Riza Awal Novanto Dwian Hartomi Akta Padma Eldo. 2019. “Collaborative Governance Sebagai Upaya Dalam Akselerasi Pembangunan Desa (Studi Analisis Desa Pacul Kabupapten Tegal).” Journal of Governance and Local Politics (JGLP) 1(2):137–56.
Soedarso, Muchammad Nurif, dan Windiani. 2014. “Potensi dan Kendala Pengembangan Pariwisata Berbasis Kekayaan Alam dengan Pendekatan Marketing Places (Studi Kasus Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Bojonegoro).” Jurnal Sosial Humanoria 7(2):136–49.
Sugiyono. 2023. Metodologi Penelitian Kuantitatif. diedit oleh S. Y. Suryandari. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










Download